DKI Protes Ancol Buang Limbah ke Sungai

Jumat, 28 Februari 2014 Reporter: Erna Martiyanti, Budhi Firmansyah Surapati Editor: Dunih 3517

rumah_pompa_ancol_dok.jpg

(Foto: doc)

Dinas Pekerjaan Umum DKI Jakarta melakukan protes kepada pengelola Ancol. Pasalnya, tempat rekreasi itu dinilai telah membuang air limbahnya ke sungai yang berada di samping Jalan RE Martadinata, sehingga membuat sungai tercemar. Akibat limbah tersebut, juga membuat sungai tidak bisa menampung air saat hujan, sehingga meluap ke jalan.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum DKI Jakarta, Manggas Rudy Siahaan mengatakan, limbah yang dibuang oleh pengelola Ancol, membuat sungai penuh. Sehingga tidak bisa lagi menampung air hujan yang berakibat melimpas ke jalan. Selain itu, pompa tidak mampu membuang air ke laut karena beban terlalu besar.

"Rumah pompa yang di Ancol untuk buang air ke Pademangan. Harusnya Ancol jangan membuang ke sana. Karena itu membebani pompa, dia harusnya buang ke utara langsung ke laut. Tapi sampai saat ini tetap membebani pompa Ancol itu," kata Manggas, di Balaikota DKI Jakarta, Jumat (28/2).

Pihaknya pun telah meminta kepada pengelola Ancol supaya segera merubah drainasenya. Sehingga tidak membuang lagi air ke arah selatan tetapi langsung dibuang ke laut. Setidaknya ada 14 outlet yang drainasenya harus diubah. Sehingga pembuangan airnya langsung ke arah utara, supaya tidak membebani lagi pompa Ancol. Dengan begitu, ketika hujan deras tidak terjadi genangan. "Kita sudah minta Ancol untuk buang ke utara. Tapi sampai saat ini, tetap membebani pompa Ancol itu," ujarnya.

Sementara itu, untuk mengatasi banjir yang kerap terjadi di kawasan Mangga Dua dan Gunung Sahari. Saat ini Dinas Pekerjaan Umum DKI Jakarta sedang melakukan peninggian jalan supaya tidak lagi terjadi genangan ketika hujan deras mengguyur ibu kota Jakarta. "Kalau untuk genangan di Mangga Dua, kami lagi perbaiki jalannya. Sekarang sedang ditinggikan, mudah-mudahan segera selesai. Sekarang lagi proses," tandasnya.

Sementara itu, Coorporate Comunication Manager PT Ancol Taman Impian, Meity Yan Harahap, membantah jika selama ini Ancol menyalurkan limbah ke Kali Ancol. Bahkan menurut Meity, pihak Ancol sudah sejak lama menerapkan sistem pengolahan limbah dan menyalurkannya langsung ke laut.

"Untuk pengelolaan limbah air, kita sudah sejak lama menjalankan IPAL (Instalasi Pengolahan Air Limbah). Itu disalurkan langsung ke laut," sangkalnya.

Karena itu, Meity merasa cukup heran dengan pernyataan Kepala Dinas PU DKI terkait instalasi air yang disalurkan ke kali di depan Jl RE Martadinata itu. "Kita sudah sejak lama kok menerapkan sistem seperti itu. Lagi, tidak mungkin kita membuang air ke sana karena volume kalinya pun relatif kecil," jelasnya.

BERITA TERKAIT
BERITA POPULER
750 Warga Terima Bantuan Sosial di Terminal Bus Kampung Rambutan

Pekerja dan Pedagang di Terminal Kampung Rambutan Dibantu Sembako

Rabu, 17 Juni 2026 5071

IMG COM 202606161328598850

TMR Ramai Dikunjungi Wisatawan

Selasa, 16 Juni 2026 1292

Cuaca hujan ringan dessy doc

Hujan Ringan Diperkirakan Basahi Jakarta Sore Ini

Minggu, 14 Juni 2026 1438

IMG 20260613 WA0042

Sudin LH Jaksel OTT Delapan Pelaku Buang Sampah Sembarangan

Sabtu, 13 Juni 2026 1366

Cuaca cerah Jakarta jati

Langit Jakarta Diprakirakan Cerah Hari Ini

Kamis, 18 Juni 2026 553

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks