Asyik, Ada Virtual Tour Museum Saat Pandemi COVID-19

Jumat, 15 Mei 2020 Reporter: Aldi Geri Lumban Tobing Editor: Toni Riyanto 4263

Asyik, Ada Virtual Tour Museum Saat Pandemi COVID-19

(Foto: doc)

Unit Pengelola Museum Kesejarahan Jakarta Dinas Kebudayaan DKI Jakarta akan mengadakan virtual tour atau tur daring di empat museum yakni, Museum Sejarah Jakarta, Museum Joang '45, Museum MH Thamrin, dan Museum Prasasti.

Virtual tour pertama pada 18 Mei 2020

Kepala UP Museum Kesejarahan Jakarta Dinas Kebudayaan DKI Jakarta, Sri Kusumawati mengatakan, tur daring dapat ditonton secara langsung melalui akun Instagram @museumkesejarahan.  

"Virtual tour pertama akan mengambil lokasi di Museum Sejarah Jakarta pada Senin 18 Mei 2020," ujar Ati, sapaan akrabnya, Jumat (15/5).

Ati menjelaskan, virtual tour berdurasi satu sampai dua jam. Pemandu museum akan menyusuri setiap ruangan yang ada di Museum Sejarah Jakarta sambil menceritakan kisah sejarah dan koleksi-koleksi yang tersimpan di ruangan tersebut.

"Eksplorasi ruangan dilakukan secara berseri dari satu ruangan ke ruangan lainnya. Tim sosmed kami pegang ponsel untuk pengambilan videonya, kalau yang menjelaskan nanti pemandu museum. Konsep virtual tour ini serial, artinya setiap ruangan punya seri masing-masing," terangnya.

Ia menambahkan, penonton dapat bertanya saat virtual tour sedang berlangsung atau melalui kolom komentar setelah dipublikasikan di Instagram TV (IGTV).

"Kalau saat lagi live kami jawab langsung kalau ada yang bertanya di kolom komentar kami jawab di kolom komentar," imbuhnya.

Menurutnya, museum di Jakarta tidak menerima kunjungan selama pandemi COVID-19. Untuk itu, virtual tour ini digelar untuk membuka kembali memori warga terhadap museum sebagai tempat rekreasi yang sarat edukasi dan nilai sejarah, serta memberikan hiburan. 

"Kehidupan sosial kita berubah jangan sampai memori kita akan museum dan sejarah kota jadi terlupakan. Virtual tour ini bertujuan agar pengunjung itu dapat merasakan kehadiran museum kembali secara tidak langsung," ungkapnya.

Virtual tour ini, sambung Ati, dilaksanakan sebagai upaya mempertahankan tingkat kunjungan warga maupun turis ke museum setelah pandemi ini berakhir.

"Jangan sampai setelah pandemi ini selesai justru masih menyisakan persepsi takut keramaian sehingga warga enggan berkunjung ke museum," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Sudin Kebudayaan Berikan Sembako Kepada 670 Penggiat Seni di Jaksel

670 Pegiat Seni di Jaksel Telah Diberikan Bantuan Sembako

Sabtu, 09 Mei 2020 2247

Disbud DKI Jakarta Gagas Program Seniman Go Online

Dinas Kebudayaan Inisiasi Pelatihan Seniman Go Online

Jumat, 01 Mei 2020 3996

Ancol Akan Suguhkan Petualangan Seru Virtual di Ocean Dream Samudra

Yuk Saksikan Keseruan Liburan Virtual Sea World Ancol

Kamis, 14 Mei 2020 2175

Jaga Kebersihan Museum, Agung Rela Berangkat Pagi Dari Rumahnya di Cikarang

Kisah Petugas Kebersihan Museum Fatahillah Bekerja di Tengah Pandemi

Jumat, 01 Mei 2020 6964

BERITA POPULER
Evakuasi Korban Hanyut di Ciliwung ist

Petugas Berhasil Evakuasi Jenazah di Kali Ciliwung

Kamis, 08 Oktober 2026 6323

Jalan Tembus Kelapa Gading Pulogadung Upaya Urai Kepadatan Lalu Lintas di Perintis Kemerdekaan

Jalan Tembus Kelapa Gading-Pulogadung Permudah Mobilitas dan Aksesibilitas Warga

Jumat, 09 Oktober 2026 757

Klinik ilegal ditutup jakpus folmer

Sudin Kesehatan Jakpus Sidak Dua Klinik Kecantikan Diduga Ilegal

Selasa, 06 Oktober 2026 1489

Pemprov DKI Manfaatkan AI Tata Kawasan Tanah Abang ist

Pramono Tegaskan Bulan Dana PMI Bersifat Sukarela

Kamis, 08 Oktober 2026 952

IMG 20261008 WA0094

Rencana Pengadaan Tanah Pembangunan MRT Segmen Thamrin-Kwitang Terus Disosialisasikan

Kamis, 08 Oktober 2026 934

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks