Menyempit, Kali Gubuk Genteng Akan Dinormalisasi

Kamis, 29 Januari 2015 Reporter: Budhi Firmansyah Surapati Editor: Lopi Kasim 5232

Menyempit, Kali Gubuk Genteng Akan Dinormalisasi

(Foto: Budhi Firmansyah Surapati)

Lantaran belum seluruhnya diturap, Kali Gubuk Genteng, di Kelurahan Semper Barat, Cilincing, Jakarta Utara, mengalami penyempitan. Akibatnya, saat hujan sebanyak 6 RW di sekitar kali tergenang hingga ketinggian 60 sentimeter.

nanti akan dikeruk dan dilanjutkan pembuatan turapnya

Untuk mengantisipasi hal tersebut terulang kembali, Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Utara akan melanjutkan pengerjaan turap. Tak hanya itu, Sudin PU Tata Air Jakarta Utara juga akan membuat sodetan.

Kali Gubuk Genteng dengan panjang sekitar 2,1 kilometer merupakan anak Kali Cakung yang melintasi Kelurahan Semper Barat menuju saluran penghubung di Jl Cakung Cilincing untuk dialirkan ke Kali Cakung Drain. Saat ini, dari keseluruhan kali, baru sekitar 800 meter yang diturap. Sedangkan sisanya, karena belum diturap, mengalami penyempitan. Dari lebar seharusnya sekitar 5 meter, kini mengalami penyempitan hingga sekitar 1 meter.

Sudirman (48), salah seorang warga RT 16/04, Kelurahan Semper Barat, mengatakan, pada saat hujan besar Jumat (23/1) lalu, sebanyak 6 RW, yakni RW 04, 05, 08, 12, 13 dan RW 16, Kelurahan Semper Barat tergenang dengan ketinggian mencapai 60 sentimeter. Genangan tersebut akibat air luapan Kali Gubug Genteng yang tidak tertampung.

"Kali ini menampung air dari wilayah Kelapa Gading. Nah, karena menyempit air tidak tertampung sehingga menggenangi pemukiman kita," ujarnya, Kamis (29/1).

Menurut Sudirman, secara swadaya, warga sudah berupaya melebarkan kali. Namun, karena keterbatasan alat, upaya mereka tidak dapat maksimal.

Sementara itu, Walikota Jakarta Utara, Rustam Effendi, membenarkan keadaan Kali Gubuk Genteng alami penyempitan hingga menyebabkan genangan di sejumlah RW di Kelurahan Semper Barat. Untuk itu, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Sudin PU Tata Air Jakarta Utara melakukan normalisasi.

"Nanti akan dikeruk dan dilanjutkan pembuatan turapnya. Kita juga akan tinggikan gorong-gorong saluran di Jl Cakung Cilincing dan dipasangi pompa agar optimal mengalirkan air ke Kali Cakung Drain," ucapnya.

Selain itu, kata Rustam, pihaknya sudah meminta Sudin PU Tata Air untuk membuat sodetan dari Kali Gubuk Genteng langsung menuju Kali Cakung Drain. Sodetan itu dimaksud mempersingkat alur aliran air sehingga bisa langsung dibuang ke Kali Cakung Drain.

"Kalau sudah terealisasi kawasan KBN dan pemukiman sekitar Gubuk Genteng akan terbebas dari genangan. Mudah-mudah Juni 2015 sudah bisa kita mulai pengerjaan," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Ratusan Gubuk Di KBB Dibakar

Ratusan Gubuk Liar di Tanah Abang Kembali Ditertibkan

Senin, 19 Januari 2015 5919

Musim Penghujan, Sampah di Kali Layar Meningkat

Volume Sampah di Kali Layar Meningkat

Rabu, 28 Januari 2015 5886

Penggunaan APBD DKI 2015 Untuk Urus Banjir, Tanah

Penanganan Banjir & Pembebasan Lahan Jadi Prioritas APBD 2015

Selasa, 27 Januari 2015 7086

       Banyak Tumpukan Sampah di Jakbar, Djarot SP1 Kadis Kebersihan

Djarot Beri Surat Peringatan ke Kadis Kebersihan

Rabu, 28 Januari 2015 8430

Tergenang Air, 200 Titik Jalan Rusak Di Jakarta Pusat

200 Titik Jalan di Jakpus Rusak Akibat Genangan

Selasa, 27 Januari 2015 5335

BERITA POPULER
Gub pramono Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu rezap

Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

Jumat, 30 Oktober 2026 7096

IMG 20261031 WA0044

Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

Sabtu, 31 Oktober 2026 4786

Mobil patah as budi

Petugas Dishub Evakuasi Mobil Patah As Roda di Cengkareng

Senin, 02 November 2026 1761

PJLP dki dok

Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

Jumat, 30 Oktober 2026 2431

Binamarga penertiban kabel udara sunter jakut jati

5,6 Kilometer Kabel Udara di Tanjung Priok Dipindah ke SJUT

Senin, 02 November 2026 960

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks