Anies Apresiasi PMI dalam Sterilisasi Kawasan Jakarta

Rabu, 15 April 2020 Reporter: Rezki Apriliya Iskandar Editor: Toni Riyanto 2136

Anies Apresiasi PMI dalam Sterilisasi Kawasan Jakarta

(Foto: Istimewa)

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, mengapresiasi Palang Merah Indonesia (PMI) dalam upaya sterilisasi kawasan Jakarta menggunakan kendaraan dengan teknologi pengembunan.

Bergerak massif melakukan disinfeksi 

Dalam kesempatan tersebut, Anies turut melepas rombongan kendaraan sterilisasi kota bersama Ketua Umum PMI, Muhammad Jusuf Kalla, di Markas Pusat PMI, yang juga merupakan Gudang Darurat Pencegahan COVID-19, di Jalan Gatot Subroto Kav. 94, Jakarta Selatan, Rabu (15/4) pagi.

"Saya ingin menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada PMI yang sigap, cepat, dan bergerak masif untuk membantu melakukan disinfeksi di kawasan Jakarta, sterilisasi di kawasan Jakarta. Dan alat-alat yang digunakan adalah alat-alat yang sangat sesuai dengan apa yang harus dilakukan yaitu membuat embun, dimana embun itu mengandung zat-zat kimia yang bisa melakukan sterilisasi. Jadi kami mengapresiasi sekali, insyaAllah ini memberikan manfaat bagi Jakarta dan Jabodetabek juga karena operasinya di kawasan Jabodetabek," ujar Anies, dikutip dari siaran pers PPID Provinsi DKI Jakarta.

Anies menyebut gerakan penanganan COVID-19 telah melibatkan seluruh komponen masyarakat untuk terlibat dan bekerja sama agar pandemi ini segera mereda. Gubernur Anies juga menegaskan akan memberikan sanksi bagi perusahaan yang masih beroperasi dengan kehadiran karyawan di kantor selama masa PSBB.

"KRL tetap penuh, kendaraan umum tetap penuh, karena perusahaannya tetap beroperasi. Selama perusahaan tetap beroperasi, maka kendaraan umum juga akan penuh. Dan kita pastikan bahwa semua yang tidak tertib akan mendapatkan sanksi, mulai dari pencabutan perizinan, sampai dengan sanksi-sanksi lainnya. Saya perlu tegaskan di sini karena ini adalah soal melindungi seluruh warga, melindungi masyarakat kita. Ini bukan kepentingan pemerintah. Ini bukan kepentingan swasta. Ini kepentingan setiap warga negara. Kita melindungi semuanya dengan cara mengurangi aktivitas, dengan cara berada di rumah. Saya betul-betul berharap ini ditaati, sehingga kami tidak harus memberikan sanksinya," terangnya.

Sementara itu  Ketua Umum PMI, Muhammad Jusuf Kalla, menambahkan upaya sterilisasi kawasan Jakarta yang dilakukan PMI diharapkan dapat mengurangi risiko penularan virus COVID-19 di Ibu Kota. Upaya sterilisasi merupakan salah satu langkah yang dilakukan di banyak negara terjangkit COVID-19.

"Semua pergi untuk membantu Pak Gubernur untuk sterilisasi kota. Karena hanya dengan sterilisasi kota, kita dapat mengurangi. Kita tidak bisa menghabisi, hanya mengurangi, jadi mitigasi yang kita jalankan. Dan itu dijalankan oleh hampir semua negara untuk mengatasi hal tersebut, di samping jaga jarak, cuci tangan, memakai masker, tinggal di rumah itu dikerjakan oleh masyarakat. Karena itu yang kita kerjakan adalah untuk sterilisasi," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Pemprov Terima Bantuan 12 Bilik Sterilisasi dari Kadin DKI

Pemprov Terima Bantuan 12 Bilik Sterilisasi dari Kadin DKI

Jumat, 27 Maret 2020 2657

Cegah Penyebaran COVID 19, TMR Disemprot Disinvektan

Taman Margasatwa Ragunan Disterilisasi dengan Cairan Disinfektan

Kamis, 26 Maret 2020 2246

Pasar Minggu Disterilisasi dengan Cairan Disinfektan

Pasar Minggu Disterilisasi dengan Cairan Disinfektan

Selasa, 24 Maret 2020 2428

Wabup Apresiasi Peran PMI Cegah Penyebaran COVID 19

Wabup Apresiasi Peran PMI Cegah Penyebaran COVID-19

Jumat, 27 Maret 2020 4166

BERITA POPULER
IMG 20260202 WA0102

Lapak Bensin Eceran di Jl Hadiah Utama Ditertibkan

Senin, 02 Februari 2026 2629

Cuaca Hujan Jati jakarta bmkg

Hujan Merata Diprakirakan Basahi Jakarta Hari Ini

Senin, 02 Februari 2026 734

Cabai Pasar Induk Kramat Jati Otoy

BPS Catat DKI Alami Deflasi 0,23 Persen Selama Januari 2026

Senin, 02 Februari 2026 637

Kominfo Jakut Gandeng Jakut Hub Perkuat Literasi Digital Generasi Muda

Sudin Kominfotik Jakut Berkolaborasi Tingkatkan Literasi Digital

Selasa, 27 Januari 2026 1399

Masa pembelajaran jarak jauh (PJJ) diperpanjang

Pramono Perpanjang Masa PJJ Sampai 1 Februari

Kamis, 29 Januari 2026 1014

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks