Proyek pembangunan kampung deret di Jakarta Barat yang telah dimulai sejak Desember 2013, kini sebentar lagi rampung. Sebanyak 90 persen diketahui telah selesai pengerjaannya, sedangkan 10 persen sisanya akan selesai pada pertengahan Maret 2014.
Kasudin Perumahan dan Gedung Pemda Jakarta Barat, Rokman Lizar menyebutkan, saat ini terdapat 359 unit rumah yang dibangun dan tersebar di kawasan kumuh, yaitu RW 03 dan 04 Kelurahan Kapuk, Kecamatan Cengkareng sebanyak 283 unit, RW 04, Kelurahan Tambora sebanyak 41 unit dan RW 05, Kelurahan Kalianyar, Kecamatan Tambora sebanyak 35 unit. Dari unit tersebut, sebanyak 70 unit yang telah rampung, bahkan telah ditempati.
Untuk program kampung deret tersebut, pembangunan dilakukan dengan material permanen. Dana yang diberikan Pemprov DKI kepada warga penerima bantuan kampung deret per meter perseginya sebesar Rp 1,5 juta dan luasnya maksimal 36 meter persegi.
“Untuk satu unit dianggarkan maksimal Rp 54 juta. Pengerjaanya sudah mencapai 90 persen lebih, sisanya diperkirakan akan kelar Maret 2014,” ujar Rokman, Jumat (28/2).
Konsep kampung Deret jelas Rokman, berpedoman pada rumah sehat, yakni ada pencahayaan, sirkulasi udara, septik tank komunal, jalan lingkungan, saluran, penerangan jalan umum (PJU), hidran kering, taman penghijauan dan lainnya.
Melalui program Kampung Deret, Pemprov DKI berupaya merubah kawasan yang sebelumnya kumuh menjadi pemukiman layak huni dan sehat. Empat RW di tiga kelurahan yang kini dibangun kampung deret merupakan wilayah kategori kumuh di Jakarta Barat. Untuk tahun 2014, program kampung deret di Jakarta Barat akan menyentuh 13 RW kumuh di delapan kelurahan, yakni Kelurahan Cengkareng Timur, Cengkareng Barat, Rawabuaya, Jembatan Besi, Jembatan Lima, Kapuk, Tambora dan Kalianyar.
“Total yang akan dibangun tahun 2014 mencapai 1.357 unit. Tiga kelurahan, yaitu Kelurahan Kapuk, Kalianyar dan Tambora kembali terkena program pengerjaan, karena tahun 2013 banyak warga yang sebelumnya tidak bersedia, kini berubah jadi berminat. Untuk pengerjaanya akan dilakukan bulan Juni dan kelar Agustus 2014,” tandas Rokman.
BERITA TERKAIT
BERITA POPULER
85 Peserta Sekolah Lansia di Jakut Diwisuda
Selasa, 28 Juli 2026
9248
Pemkot Jaktim Fasilitasi Evy Tinggal di Rusun Pulo Gebang
Jumat, 31 Juli 2026
3218
14 Kendaraan Kedapatan Parkir Liar di Jaktim Ditindak
Selasa, 28 Juli 2026
3637
MRT Jakarta Sepakati Kerja Sama Peningkatan Layanan Sistem Pengumpulan Tarif Otomatis
Rabu, 29 Juli 2026
1933
Area Kumuh Sekitar Terminal Tanjung Priok Ditata Jadi Taman