Basuki Tak Masalah LRT Ditolak DPRD

Rabu, 28 Januari 2015 Reporter: Folmer Editor: Agustian Anas 5692

Ahok Belum Terima Usulan Penurunan Tarif

(Foto: doc)

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) tidak mempermasalahkan pencoretan usulan program Light Rail Transit (LRT) di dalam APBD DKI 2015.

Pembatalan LRT itu memang benar. Sebab, konsep LRT ini betul-betul harus dibiayai dan dikelola pihak swasta. Nanti pengoperasiannya kami akan melibatkan BUMD

"Pembatalan LRT itu memang benar. Sebab, konsep LRT ini betul-betul harus dibiayai dan dikelola pihak swasta. Nanti pengoperasiannya kami akan melibatkan BUMD," ujar Basuki, usai rapat paripurna di Gedung DPRD DKI Jakarta, Selasa (27/1).

Mantan Bupati Belitung Timur ini memastikan, meskipun pembangunan moda transportasi LRT di ibu kota diserahkan kepada pihak swasta, namun tetap memberikan keuntungan bagi Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta. Keuntungan yang diperoleh akan dialokasikan untuk mensubsidi kebutuhan transportasi publik lainnya di Jakarta. ”Kita bisa beli bus atau kereta dengan harga murah,” katanya.

Ia menjelaskan, Pemprov DKI saat ini telah memiliki rancangan sebanyak tujuh koridor LRT yang diyakini mampu menjadi moda transportasi alternatif saat penyelenggaraan Asian Games 2018 mendatang.

"Logikanya sederhana. Kan sudah saya katakan sejak awal, enggak perlu lagi bikin kajian macam-macam, itu hanya menghabiskan waktu. Kalau kajian lagi, dua tahun saya baru mulai pembangunan, itu terlalu lambat, jadi lebih baik (bangun LRT) sekarang," jelasnya.

Namun Basuki mengungkapkan, pihaknya tidak akan menyerahkan seluruh pembangunan LRT kepada pihak swasta. ”Tahap awal, kita akan kasih pembangunan dua koridor LRT kepada swasta,” ungkapnya.

Sedangkan, lanjut Basuki, lima koridor LRT akan dibangun secara bertahap dari hasil keuntungan pembangunan dua koridor awal. "Makanya kita sudah ubah. Swasta, saya izinkan membangun dua koridor LRT. Setelah dua koridor jadi dan terlihat hasil keuntungan, dewan nanti akan melihat dan lima koridor sisanya akan kami biayai sendiri pembangunannya," tukasnya.

Sekadar diketahui, Basuki mengundang pengusaha properti besar di ibu kota untuk ikut serta membangun LRT. Sejumlah pengembang yang nantinya akan ikut serta dalam pembangunan LRT yakni Agung Sedayu Group, Agung Podomoro, JIExpo, PT Intiland, Lippo Group, Panin Group, Summarecon, dan Pakuwon Group. Selain itu, dua BUMD DKI juga akan berpartisipasi yakni PT Pembangunan Jaya Ancol dan PT Jakarta Propertindo (Jakpro).

Pembangunan proyek moda transportasi LRT diperoleh dari kewajiban pengembang menyerahkan koefisien lantai bangunan (KLB) kepada Pemprov DKI.

Rencananya, Pemprov DKI akan membangun tujuh koridor LRT yakni, Koridor I Kebayoran Lama-Kelapa Gading sepanjang 21,6 km, Koridor 2, Tanah Abang-Pulo Mas (17,6 km); Koridor 3 rute Joglo-Tanah Abang (11 km), Koridor 4 Puri Kembangan-Tanah Abang (9,3 km); Koridor 5 Pesing-Kelapa Gading (20,7 km); Koridor 6 Pesing-Bandara Soekarno-Hatta (18,5 km), dan Koridor 7 Cempaka Putih-Ancol (10 km). Pada tahap awal, Pemprov DKI akan membangun dua koridor yakni koridor 1 dan 7.

BERITA TERKAIT
Ahok Minta Pusat Bangun Kereta Bandara Sebelum Asian Games

Basuki Minta Kemenhub Bangun Kereta Bandara

Selasa, 27 Januari 2015 6233

Pemprov DKI Tawarkan Proyek LRT

Ahok Minta Pengusaha Bantu DKI Bangun LRT

Kamis, 22 Januari 2015 5160

Commuter Line Jakarta

Tahun Depan DKI Bangun LRT

Kamis, 26 Juni 2014 6615

wawancara_ahok-buruh.jpg

DKI Matangkan Rencana Pembangunan LRT

Senin, 09 Juni 2014 6323

BERITA POPULER
IMG 20260202 WA0102

Lapak Bensin Eceran di Jl Hadiah Utama Ditertibkan

Senin, 02 Februari 2026 3733

Cuaca Hujan Jati jakarta bmkg

Hujan Merata Diprakirakan Basahi Jakarta Hari Ini

Senin, 02 Februari 2026 738

Cabai Pasar Induk Kramat Jati Otoy

BPS Catat DKI Alami Deflasi 0,23 Persen Selama Januari 2026

Senin, 02 Februari 2026 648

Kominfo Jakut Gandeng Jakut Hub Perkuat Literasi Digital Generasi Muda

Sudin Kominfotik Jakut Berkolaborasi Tingkatkan Literasi Digital

Selasa, 27 Januari 2026 1508

Masa pembelajaran jarak jauh (PJJ) diperpanjang

Pramono Perpanjang Masa PJJ Sampai 1 Februari

Kamis, 29 Januari 2026 1121

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks