Pengembang Diminta Perbaiki Tanggul Kali Asin

Senin, 26 Januari 2015 Reporter: Folmer Editor: Erikyanri Maulana 4894

 Basuki : Perbaikan Kali Asin Tanggung Jawab Pengembang

(Foto: doc)

Perbaikan tanggul Kali Asin yang berlokasi di Muara Angke, Jakarta Utara akan segera dilakukan. Pemprov DKI Jakarta telah meminta kewajiban kepada pengembang Greenbay Pluit untuk menangani perbaikan tanggul tersebut.

Kita sudah minta kewajiban pengembang Greenbay Pluit untuk memasang pompa dan menambal kebocoran tanggul Kali Asin

”Kita sudah minta kewajiban pengembang Greenbay Pluit untuk memasang pompa dan menambal kebocoran tanggul Kali Asin,” kata Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama di Balaikota, Senin (26/1).

Ia mengatakan, perbaikan tanggul di Kali Asin segera dilakukan mengingat saat ini tengah memasuki musim penghujan.

”Kami khawatir tanggulnya bisa jebol. Kalau jebol pas pasang air laut setinggi 2,8 meter akan banyak memakan korban,” ujarnya.

Dikatakan Basuki, pihaknya juga telah memulai proyek perbaikan tanggul di pantai Jakarta atau NCICD Fase A yang saat ini memasuki tahap proses pengerjaan. 

”Kondisi seluruh pompa di rumah pompa air juga sudah siap beroperasi termasuk pemasangan pompa baru di Sentiong, Sunter dan di Marina Ancol sudah selesai,” ungkapnya.

Ia membantah bahwa lambatnya penanggulangan banjir di ibu kota karena kurangnya koordinasi antara Pemprov DKI dengan pemerintah pusat.

”Masalah banjir di ibu kota baru dapat teratasi jika pemukiman liar di seluruh bantaran kali ditertibkan. Inilah hambatan utama yang kami hadapi,” tegasnya.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Tata Air DKI Jakarta, Agus Priyono menambahkan, pihaknya menganggarkan perbaikan tanggul pantai NCICD Fase A ( sepanjang 9,8 km) sebesar Rp 3,9 triliun.

”Sedangkan kewajiban pengembang untuk perbaikan tanggul pantai NCICD tipe A sepanjang 7,3 kilometer sebesar Rp 2,92 triliun,” katanya.

Ia menambahkan, pihaknya mengalokasikan anggaran penanganan banjir sistem tata air yang dibagi menjadi sebanyak tiga aliran yakni barat sebesar Rp 43 Triliun, aliran tengah sebesar Rp 34 Triliun dan aliran timur sebesar Rp 41 Triliun.

”Namun, persoalan banjir tidak bisa diselesaikan dalam kurun waktu lima hingga 10 tahun ke depan. Karena hambatan utamanya banyak bangunan liar yang berdiri di bantaran kali. Kami sudah minta bantuan ke Menkopolhukam agar proses relokasi tidak menimbulkan gejolak masyarakat,” tandasnya.

BERITA TERKAIT
Alami Kebocoran, Tanggul Kali Asin Akan Diperbaiki

Tanggul Kali Asin Segera Diperbaiki

Rabu, 21 Januari 2015 4253

Tanggul Kali Sunter Dijebol Karena Normalisasi Terhalang Pipa

Tanggul Kali Sunter yang Jebol Selesai Diperbaiki

Senin, 26 Januari 2015 6252

 Kecamatan Tanjung Priok Terimbas Luapan Kali Sunter

Ahok Duga Ada Sabotase Penyebab Banjir di Jakut

Senin, 26 Januari 2015 4076

Basuki Targetkan Giant Sea Wall Tipe A Selesai 3 Tahun

Basuki Targetkan Giant Sea Wall Tipe A Selesai 3 Tahun

Selasa, 07 Oktober 2014 8310

BERITA POPULER
Gub pramono Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu rezap

Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

Jumat, 30 Oktober 2026 7129

IMG 20261031 WA0044

Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

Sabtu, 31 Oktober 2026 4818

Mobil patah as budi

Petugas Dishub Evakuasi Mobil Patah As Roda di Cengkareng

Senin, 02 November 2026 1969

PJLP dki dok

Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

Jumat, 30 Oktober 2026 2495

Binamarga penertiban kabel udara sunter jakut jati

5,6 Kilometer Kabel Udara di Tanjung Priok Dipindah ke SJUT

Senin, 02 November 2026 1060

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks