Pengembang Diminta Perbaiki Tanggul Kali Asin

Senin, 26 Januari 2015 Reporter: Folmer Editor: Erikyanri Maulana 4734

 Basuki : Perbaikan Kali Asin Tanggung Jawab Pengembang

(Foto: doc)

Perbaikan tanggul Kali Asin yang berlokasi di Muara Angke, Jakarta Utara akan segera dilakukan. Pemprov DKI Jakarta telah meminta kewajiban kepada pengembang Greenbay Pluit untuk menangani perbaikan tanggul tersebut.

Kita sudah minta kewajiban pengembang Greenbay Pluit untuk memasang pompa dan menambal kebocoran tanggul Kali Asin

”Kita sudah minta kewajiban pengembang Greenbay Pluit untuk memasang pompa dan menambal kebocoran tanggul Kali Asin,” kata Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama di Balaikota, Senin (26/1).

Ia mengatakan, perbaikan tanggul di Kali Asin segera dilakukan mengingat saat ini tengah memasuki musim penghujan.

”Kami khawatir tanggulnya bisa jebol. Kalau jebol pas pasang air laut setinggi 2,8 meter akan banyak memakan korban,” ujarnya.

Dikatakan Basuki, pihaknya juga telah memulai proyek perbaikan tanggul di pantai Jakarta atau NCICD Fase A yang saat ini memasuki tahap proses pengerjaan. 

”Kondisi seluruh pompa di rumah pompa air juga sudah siap beroperasi termasuk pemasangan pompa baru di Sentiong, Sunter dan di Marina Ancol sudah selesai,” ungkapnya.

Ia membantah bahwa lambatnya penanggulangan banjir di ibu kota karena kurangnya koordinasi antara Pemprov DKI dengan pemerintah pusat.

”Masalah banjir di ibu kota baru dapat teratasi jika pemukiman liar di seluruh bantaran kali ditertibkan. Inilah hambatan utama yang kami hadapi,” tegasnya.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Tata Air DKI Jakarta, Agus Priyono menambahkan, pihaknya menganggarkan perbaikan tanggul pantai NCICD Fase A ( sepanjang 9,8 km) sebesar Rp 3,9 triliun.

”Sedangkan kewajiban pengembang untuk perbaikan tanggul pantai NCICD tipe A sepanjang 7,3 kilometer sebesar Rp 2,92 triliun,” katanya.

Ia menambahkan, pihaknya mengalokasikan anggaran penanganan banjir sistem tata air yang dibagi menjadi sebanyak tiga aliran yakni barat sebesar Rp 43 Triliun, aliran tengah sebesar Rp 34 Triliun dan aliran timur sebesar Rp 41 Triliun.

”Namun, persoalan banjir tidak bisa diselesaikan dalam kurun waktu lima hingga 10 tahun ke depan. Karena hambatan utamanya banyak bangunan liar yang berdiri di bantaran kali. Kami sudah minta bantuan ke Menkopolhukam agar proses relokasi tidak menimbulkan gejolak masyarakat,” tandasnya.

BERITA TERKAIT
Alami Kebocoran, Tanggul Kali Asin Akan Diperbaiki

Tanggul Kali Asin Segera Diperbaiki

Rabu, 21 Januari 2015 4079

Tanggul Kali Sunter Dijebol Karena Normalisasi Terhalang Pipa

Tanggul Kali Sunter yang Jebol Selesai Diperbaiki

Senin, 26 Januari 2015 6048

 Kecamatan Tanjung Priok Terimbas Luapan Kali Sunter

Ahok Duga Ada Sabotase Penyebab Banjir di Jakut

Senin, 26 Januari 2015 3921

Basuki Targetkan Giant Sea Wall Tipe A Selesai 3 Tahun

Basuki Targetkan Giant Sea Wall Tipe A Selesai 3 Tahun

Selasa, 07 Oktober 2014 8115

BERITA POPULER
750 Warga Terima Bantuan Sosial di Terminal Bus Kampung Rambutan

Pekerja dan Pedagang di Terminal Kampung Rambutan Dibantu Sembako

Rabu, 17 Juni 2026 5199

IMG COM 202606161328598850

TMR Ramai Dikunjungi Wisatawan

Selasa, 16 Juni 2026 1331

Cuaca hujan ringan dessy doc

Hujan Ringan Diperkirakan Basahi Jakarta Sore Ini

Minggu, 14 Juni 2026 1446

IMG 20260613 WA0042

Sudin LH Jaksel OTT Delapan Pelaku Buang Sampah Sembarangan

Sabtu, 13 Juni 2026 1374

Cuaca cerah Jakarta jati

Langit Jakarta Diprakirakan Cerah Hari Ini

Kamis, 18 Juni 2026 560

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks