Seorang anggota Polsek Tamansari bernama Brigadir Sarif Kiat, dikeroyok tiga preman mabuk saat dirinya berusaha membubarkan pesta minuman keras (miras) di Jl Hayam Wuruk, Kelurahan Maphar, Kecamatan Tamansari, Jakarta Barat. Akibat kejadian itu, ia mengalami luka pada wajah dan jari telunjuk kirinya patah.
Kapolsek Metro Tamansari, AKBP Adi Vivid mengatakan, penganiayaan anggotanya terjadi, Rabu (26/2) kemarin, sekitar pukul 09.30. Kronologisnya bermula, saat Brigadir Sarif dan anggota buser lainnya mendapat laporan ada sekelompok pemuda pesta miras sambil mengganggu kenyamanan warga. Ia pun langsung datang ke lokasi untuk membubarkannya.
Namun, saat ditegur untuk bubar, kelompok pemuda tersebut justru melakukan perlawanan dan menyerang dengan melempar dengan batu. Tidak hanya itu mereka juga mengeroyok Brigadir Sarif hingga babak belur.
“Usai menyerang petugas para pemuda tersebut melarikan diri. saat ini satu dari pelaku bernama Soleman Mabel Toaseba (28) berhasil ditangkap," ujarnya, Kamis (27/2).
Adi menambahkan, saat hendak ditangkap Soleman hendak kabur dengan melempar batu dan mengenai kaki petugas. Tak ingin buruannya kabur, petugas terpaksa melumpuhkan Soleman dengan tembakan yang tepat mengenai kaki kanannya.
"Petugas masih memburu rekan-rekan Soleman yang turut melakukan pemukulan pada petugas," tandasnya.
BERITA TERKAIT
BERITA POPULER
Lapak Bensin Eceran di Jl Hadiah Utama Ditertibkan
Senin, 02 Februari 2026
3941
Rano Pastikan Perbaikan Jalan Rusak Terus Dilakukan
Selasa, 03 Februari 2026
481
Hujan Merata Diprakirakan Basahi Jakarta Hari Ini
Senin, 02 Februari 2026
738
BPS Catat DKI Alami Deflasi 0,23 Persen Selama Januari 2026