Sudin SDA Jaktim Keruk Lumpur di Waduk Ria Rio

Jumat, 06 Maret 2020 Reporter: Nurito Editor: Andry 3393

Waduk Ria Rio Mulai Dikeruk

(Foto: Nurito)

Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Timur mengerahkan dua alat berat jenis long arm roll untuk melakukan pengerukan lumpur di Waduk Ria Rio.

Penambahan alat berat untuk mempercepat proses pengerukan

Pengerukan dilakukan untuk mengatasi genangan yang sering terjadi di wilayah Kayu Putih, Pulogadung, Jakarta Timur saat diguyur hujan.

Kepala Seksi Pemeliharaan Suku Dinas SDA Jakarta Timur, Puryanto mengatakan, sebagai tahap awal, pengerukan yang baru dimulai hari ini menggunakan dua alat berat. Namun dalam dua hari ke depan, alat berat yang dikerahkan ke lokasi waduk akan ditambah delapan unit.

"Penambahan alat berat untuk mempercepat proses pengerukan," ujarnya, Jumat (6/3).

Ia menjelaskan, rencananya Waduk Ria Rio akan dikeruk hingga kedalaman enam meter. Pengerukan ditargetkan selesai dalam waktu empat bulan karena luasnya areal waduk yang mencapai 6,8 hektare.

"Harapan kita dengan dilakukan pengerukan waduk, genangan yang sering terjadi di Kayu Putih dapat teratasi," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Pulo Mas Jaya akan Revitalisasi Kawasan Waduk Ria Rio

Pulo Mas Jaya akan Revitalisasi Kawasan Waduk Ria Rio

Rabu, 09 Mei 2018 4292

Kali Utan Kayu di Matraman Dikeruk

Kali Utan Kayu di Matraman Dikeruk

Selasa, 03 Maret 2020 4276

BERITA POPULER
Pelabuhan muara angke rezap

Pemprov DKI Buka Mudik Gratis ke Kepulauan Seribu

Kamis, 05 Maret 2026 2151

Francine gang hijau malaka nur ist

Legislator Apresiasi Gang Hijau di Malaka Jaya

Kamis, 05 Maret 2026 1908

IMG 20260308 WA0075

PT Pembangunan Jaya Ancol Berkolaborasi Santuni 2.000 Mustahik

Minggu, 08 Maret 2026 982

Transjakarta low entry blokm

Transjakarta Rute Blok M–Bandara Soetta Bakal Dilayani Metrotrans Low Entry

Kamis, 05 Maret 2026 1904

IMG 20260309 WA0089

Pemprov DKI Jamin Perawatan Korban Longsor TPST Bantargebang

Senin, 09 Maret 2026 641

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks