Ahok Setuju Tarif Angkutan Umum Turun Rp 500

Selasa, 20 Januari 2015 Reporter: Erna Martiyanti Editor: Agustian Anas 6122

Ahok Belum Terima Usulan Penurunan Tarif

(Foto: doc)

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, menyetujui penurunan tarif angkutan umum di Jakarta sebesar Rp 500 seperti yang diusulkan Organisasi Angkutan Darat (Organda) DKI Jakarta.

Kita setuju saja tarif angkutan umum turun Rp 500. Kita ikut saja dulu, dia mau turunin sekian

"Kita setuju saja tarif angkutan umum turun Rp 500. Kita ikut saja dulu, dia mau turunin sekian," ujar Basuki, di Balaikota, Selasa (20/1).

Pria yang akrab disapa Ahok ini tidak mempersoalkan sejumlah angkutan umum yang tidak menurunkan tarif seperti Metromini dan Kopaja. "Saya bilang, kita tidak bisa maksa mereka mau turunin tarif juga. Organda kan sudah turunin sebagian," ucapnya.

Untuk itu, BUMD Transjakarta akan membeli bus sedang sebagai peremajaan angkutan umum. Sehingga baik Kopaja dan Metromini akan bersaing dengan bus-bus baru. "Kalau bus kita baik dan harga kita murah pasti angkot yang lain tidak laku nih. Jika kamu tidak laku kami akan kasih solusi masuk di bawah jajaran PT Transjakarta," ujarnya.

Nantinya jika sudah bergabung dengan BUMD Transjakarta, maka akan dibayar per kilometer. Sehingga sopir juga akan digaji sesuai dengan Upah Minimum Provinsi (UMP). Ini adalah salah satu cara untuk peremajaan angkutan umum di ibu kota. "Kami akan membayar rupiah per kilometer. Pengusaha angkutan umum tetap untung, sopir juga dikasih gaji 2 kali UMP, itu yg mau kita lakukan," tandasnya.

Seperti diberitakan, dalam rapat yang digelar Organda DKI bersama Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta, Senin (19/1), disepakati tarif angkutan umum sebesar Rp 500. Penurunan tarif yang diusulkan yakni untuk bus sedang (AC) dari Rp 7.500 menjadi Rp 7.000, bus besar (AC) dari Rp 9.500 menjadi Rp 9.000, dan bus kecil dari Rp 4.000 menjadi Rp 3.500. Tetapi untuk tarif Kopaja, Metromini, dan Mayasari Bhakti non AC tidak ada penurunan tarif. Tarifnya tetap Rp 4.000. Alasannya karena melihat kemampuan dari ketiganya. "Sekarang saja mereka sudah megap-megap, apalagi kalau diturunkan lagi, napasnya putus nanti," ucapnya.

BERITA TERKAIT
Organda Usulkan Penurunan Tarif Rp 500

Tarif Angkutan Umum di Jakarta Turun Rp 500

Senin, 19 Januari 2015 4492

Harga BBM Naik, Awak Angkutan Umum di Jakbar Juga Naikkan Tarif

Besok, Tarif Baru Angkutan Umum Diberlakukan

Senin, 24 November 2014 5948

BERITA POPULER
Gub pramono Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu rezap

Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

Jumat, 30 Oktober 2026 7122

IMG 20261031 WA0044

Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

Sabtu, 31 Oktober 2026 4813

Mobil patah as budi

Petugas Dishub Evakuasi Mobil Patah As Roda di Cengkareng

Senin, 02 November 2026 1943

PJLP dki dok

Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

Jumat, 30 Oktober 2026 2488

Binamarga penertiban kabel udara sunter jakut jati

5,6 Kilometer Kabel Udara di Tanjung Priok Dipindah ke SJUT

Senin, 02 November 2026 1044

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks