Fokus Pertahankan WTP, Anies Imbau Jajaran Tuntaskan Permasalahan Aset

Selasa, 21 Januari 2020 Reporter: Folmer Editor: F. Ekodhanto Purba 1792

 Fokus Pertahankan WTP, Gubernur Anies Imbau Jajaran Tuntaskan Permasalahan Aset

(Foto: Dadang Kusuma Wira Putra)

Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Anies Baswedan, menghadiri dan memberikan arahan pada Kick Off Meeting Penyusunan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2019 di Balai Agung, Balai Kota Jakarta, Selasa (21/1). LKPD ini nantinya akan diserahkan kepada Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI.

Tadi arahan umum mengenai langkah-langkah untuk menyusun laporan keuangan,

"Tadi arahan umum mengenai langkah-langkah untuk menyusun laporan keuangan. Karena tanggal 13 Maret 2020 kita akan memulai penyerahan kepada BPK dan tanggal 27 Januari 2020 akan kick off," ucap Anies seperti dikutip dari siaran pers PPID Provinsi DKI Jakarta, Selasa (21/1).

Gubernur Anies menggarisbawahi pentingnya menuntaskan permasalahan aset yang menjadi catatan dan temuan BPK..

“Pertama pada pemberesan masalah aset. Jadi banyak aset DKI yang puluhan tahun itu pencatatannya masih belum tuntas. Dan sebagian adalah masalah administrasi. Ini yang harus diselesaikan. Jadi kalau laporan keuangan kita di tahun berjalan, tahun 2019 (tahun 2018 itu kita Insya Allah aman). Tapi aset yang sudah puluhan tahun ini harus dibereskan, itu jadi PR utama,” jelas Gubernur Anies.

Gubernur Anies menargetkan LKPD Tahun Anggaran 2019 kembali meraih predikat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), seperti yang berhasil diraih selama 2 (dua) tahun terakhir secara berturut-turut (Tahun Anggaran 2017 dan 2018). Pentingnya mempertahankan WTP ini akan berpengaruh juga pada Tunjangan Kinerja Daerah (TKD) pada seluruh jajaran.

“Dan saya akan buat ini (pengerjaan LKPD) terhubung dengan TKD, Penyelesaiannya nanti akan berhubungan dengan TKD dan akan di link kan ke seluruh staff sehingga konsekuensinya kepada semua, bukan hanya kepala,” pesannya.

Selanjutnya, Gubernur Anies juga menyarankan kepada seluruh jajaran OPD untuk membuat tim khusus sebagai langkah percepatan penyelesaian LKPD sesuai dengan ketentuan. Mengingat tahun ini batas akhir penyelesaian LKPD lebih maju daripada tahun sebelumnya.

"Kalau perlu buat tim percepatan penyelesaian LKPD, jadi ada tim khusus yang terdiri dari pribadi yang menurut Bapak/Ibu berkompeten. Kita tinggal eksekusi dan saya minta sampaikan kepada jajaran untuk all out mempertahankan WTP, dan bagi SKPD yang mengalami re-organisasi tetap harus dituntaskan pengerjaannya," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Sekda DKI Gandeng BPK RI Gelar Entri Meeting Dengan SKPD/UKPD dan BUMD di Balai Kota

Pemprov dan BPK Adakan Entri Meeting di Balai Kota

Selasa, 30 Juli 2019 2331

Terima DIPA dan TKDD 2020, Anies Optimis Pengeluaran Pemprov DKI Efisien

Terima DIPA dan TKDD 2020, Anies Optimistis Pengeluaran Pemprov DKI Lebih Tepat Guna

Jumat, 22 November 2019 4018

Anies Sampaikan Realisasi Pelaksanaan APBD Provinsi DKI Jakarta Tahun Anggaran 2018

Anies Sampaikan Realisasi Pelaksanaan APBD Provinsi DKI Jakarta Tahun Anggaran 2018

Senin, 24 Juni 2019 3405

Sekda Optimistis DKI Kembali Raih WTP dari BPK

Sekda Optimistis DKI Pertahankan Predikat WTP

Rabu, 27 Februari 2019 2456

 Uji Petik Aset SKPD/UKPD di Jakut Rampung

Uji Petik Aset SKPD/UKPD di Jakut Rampung

Jumat, 31 Mei 2019 2058

BERITA POPULER
IMG 20260202 WA0102

Lapak Bensin Eceran di Jl Hadiah Utama Ditertibkan

Senin, 02 Februari 2026 3695

Cuaca Hujan Jati jakarta bmkg

Hujan Merata Diprakirakan Basahi Jakarta Hari Ini

Senin, 02 Februari 2026 737

Cabai Pasar Induk Kramat Jati Otoy

BPS Catat DKI Alami Deflasi 0,23 Persen Selama Januari 2026

Senin, 02 Februari 2026 647

Kominfo Jakut Gandeng Jakut Hub Perkuat Literasi Digital Generasi Muda

Sudin Kominfotik Jakut Berkolaborasi Tingkatkan Literasi Digital

Selasa, 27 Januari 2026 1422

Masa pembelajaran jarak jauh (PJJ) diperpanjang

Pramono Perpanjang Masa PJJ Sampai 1 Februari

Kamis, 29 Januari 2026 1037

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks