Kamis, 27 Februari 2014
Reporter: TP Moan Simanjuntak
Editor: Agustian Anas
2019
(Foto: doc)
Banjir yang merendam kawasan Komplek BTN RT 06 dan 07 RW 03, Kelurahan Kembangan Utara, Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat surut. Kini, puluhan kepala keluarga yang tinggal di dua RT tersebut mulai melakukan aksi bersih-bersih rumah setelah wilayah mereka terendam banjir setinggi 70 sentimeter kemarin.
“Banjir telah surut. Hal ini dikarenakan volume air di tiga sungai yang dekat dengang komplek, yaitu Kali Sepak, Pesanggrahan, dan Angke turun drastis," kata Indra Kurniawan (55), salah satu warga, Kamis (27/2).
Banjir yang menggenangi rumah warga, kata Indra, disebabkan lokasi komplek berada lebih rendah dari tiga kali itu. Selain itu, banjir juga disebabkan Kali Sepak yang melintasi kompleks tersebut belum juga diturap.
“Komplek ini menjadi langganan banjir akibat luapan air dari Kali Sepak. Apalagi, hingga kini kali tersebut belum juga diturap," ujarnya.
Karena itu, lanjut Indra, warga meminta instansi terkait segera melakukan penurapan Kali Sepak. "Jika tidak kunjung diturap, maka komplek kami akan selalu jadi langganan banjir setiap musim hujan,” ungkapnya.
Camat Kembangan, Slamet Riyadi tidak mengatakan, banjir yang merendam kompleks BTN yang dihuni 90 KK ini diakibatkan belum diturapnya sekitar 100 meter Kali Sepak. Kondisi semakin diperparah karena kompleks BTN dikelilingi tiga kali, yaitu Kali Sepak, Pesanggrahan, dan Angke yang bermuara ke Kali Cengkareng Drain.
“ Kami sudah berulangkali mengusulkan kepada unit terkait agar segera diturap, namun sampai saat ini tak kunjung terealisasi,” tutur Slamet.
BERITA TERKAIT
BERITA POPULER
PPSU Jelambar Bersih-bersih TPS Depo Kembar
Kamis, 19 Maret 2026
2391
Kebakaran di SMAN 84 Hanguskan Ruang Perpustakaan
Kamis, 19 Maret 2026
2484
Dukung Mudik Gratis, Bank Jakarta Sediakan 20 Bus Berbagai Tujuan
Selasa, 17 Maret 2026
1761
Pemprov DKI Bakal Gelar Halalbihalal di Lapangan Banteng
Sabtu, 21 Maret 2026
688
Pemprov DKI Gelar Car Free Night saat Malam Takbiran