Penggiat Lingkungan di Malaka Sari Raih Ibu Ibukota Awards 2019

Jumat, 20 Desember 2019 Reporter: Budhi Firmansyah Surapati Editor: Budhy Tristanto 3681

Penggiat Lingkungan di Malaka Sari Raih Ibu Ibukota Awards 2019

(Foto: Reza Hapiz)

Warga RW 02 Kelurahan Malaka Sari, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur, Sere Rohana Napitupulu, mengembangkan teknologi eco enzime untuk mengelola sampah di lingkungan permukimannya. Selain tidak menimbulkan bau, pengelolaan sampah dengan teknologi tersebut juga mengedukasi warga untuk memilah sampah sejak dari rumah.

Saya khawatir anak cucu kita tidak dapat air tanah. Makanya upayakan setiap ilmu yang kita dapat untuk menjaga bumi agar bisa diwariskan ke anak cucu kita

"Saat ini sudah sembilan RT di RW kami yang terlibat. Ke depan kita harap lebih banyak lagi yang terlibat," ujarnya, Jumat (20/12).

Dilanjutkan Rohana, awal berkecimpung mengelola sampah berawal dari kegiatan mengikuti green and clean dan keluar sebagai juara di tahun 2010. Sebagai kelanjutan, Ia bersama warga lainnya mendirikan Bank Sampah Malaka Asri di wilayah permukiman mereka.

Tidak hanya, memilah sampah dan menggiatkan penghijauan, Sere juga aktif mengembangkan teknologi menanam pohon urban farming. Kemudian, teknologi komposting di bank sampah yang dikelolanya juga terus dikembangankan dengan teknologi eco enzime sehingga mampu memproduksi kompos cair.

Selain itu, Rohana yang khawatir bila penanganan sampah tidak dikelola dengan baik dapat mencemari lingkungan pun mengembangkan air lindi menjadi bioaktivator untuk memperbaiki nutrisi tanah.

Bank Sampah Malaka Asri besutan Sere juga sudah mulai diduplikasi ke tujuh lokasi lain di area Jakarta Timur serta telah bekerjasama dengan perbankan perihal pengelolaan keuangan nasabah. Termasuk menggandeng perusahaan ojek online untuk memudahkan nasabah yang ingin menabung.

Atas semua upaya itu, Sera meraih penghargaan Ibu Ibukota Awards 2019 bidang Pelestarian Lingkungan, menyisihkan empat nominator lainnya, Solichah Indah Setyani (inisiator program Tabungan Sampah Kering, Pendiri Bank Sampah Induk Gesit dengan 750 nasabah), Euis Kurniawati (inisiator penghijauan wilayah Karang Anyar), Sarwo Indah Pujiutami (penggerak akademi kompos di Petukangan Selatan) dan Sutriyati (penggerak lingkungan Kebayoran Lama).

"Saya khawatir anak cucu kita tidak dapat air tanah. Makanya upayakan setiap ilmu yang kita dapat untuk menjaga bumi agar bisa diwariskan ke anak cucu kita," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Bank Sampah 68 di Kebagusan Diresmikan

Bank Sampah 68 di Kebagusan Diresmikan

Kamis, 19 Desember 2019 3717

Puncak Acara Ibu Ibukota Awards 2019, Anies Berharap Para Nomine Menginspirasi Generasi Muda

Puncak Acara Ibu Ibukota Awards 2019, Anies Berharap Para Nomine Menginspirasi Generasi Muda

Jumat, 20 Desember 2019 3401

Puncak Acara Ibu Ibukota Awards 2019, Anies Berharap Para Nomine Menginspirasi Generasi Muda

Hartuti Tak Menyangka Raih Penghargaan Ibu Ibukota Awards 2019

Jumat, 20 Desember 2019 2710

BERITA POPULER
IMG 20260319 191414

PPSU Jelambar Bersih-bersih TPS Depo Kembar

Kamis, 19 Maret 2026 2295

IMG 20260319 WA0000

Kebakaran di SMAN 84 Hanguskan Ruang Perpustakaan

Kamis, 19 Maret 2026 2221

Mudik gratis pemprov rezap

Dukung Mudik Gratis, Bank Jakarta Sediakan 20 Bus Berbagai Tujuan

Selasa, 17 Maret 2026 1687

Car free night sarinah otoy

Pemprov DKI Gelar Car Free Night saat Malam Takbiran

Kamis, 19 Maret 2026 950

Pemprov dki kemenag jalan istiqlal folmer

DKI dan Kemenag RI Sepakati Kerja Sama Pemanfaatan Barang Milik Daerah

Senin, 16 Maret 2026 1341

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks