Penggiat Lingkungan di Malaka Sari Raih Ibu Ibukota Awards 2019

Jumat, 20 Desember 2019 Reporter: Budhi Firmansyah Surapati Editor: Budhy Tristanto 3908

Penggiat Lingkungan di Malaka Sari Raih Ibu Ibukota Awards 2019

(Foto: Reza Hapiz)

Warga RW 02 Kelurahan Malaka Sari, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur, Sere Rohana Napitupulu, mengembangkan teknologi eco enzime untuk mengelola sampah di lingkungan permukimannya. Selain tidak menimbulkan bau, pengelolaan sampah dengan teknologi tersebut juga mengedukasi warga untuk memilah sampah sejak dari rumah.

Saya khawatir anak cucu kita tidak dapat air tanah. Makanya upayakan setiap ilmu yang kita dapat untuk menjaga bumi agar bisa diwariskan ke anak cucu kita

"Saat ini sudah sembilan RT di RW kami yang terlibat. Ke depan kita harap lebih banyak lagi yang terlibat," ujarnya, Jumat (20/12).

Dilanjutkan Rohana, awal berkecimpung mengelola sampah berawal dari kegiatan mengikuti green and clean dan keluar sebagai juara di tahun 2010. Sebagai kelanjutan, Ia bersama warga lainnya mendirikan Bank Sampah Malaka Asri di wilayah permukiman mereka.

Tidak hanya, memilah sampah dan menggiatkan penghijauan, Sere juga aktif mengembangkan teknologi menanam pohon urban farming. Kemudian, teknologi komposting di bank sampah yang dikelolanya juga terus dikembangankan dengan teknologi eco enzime sehingga mampu memproduksi kompos cair.

Selain itu, Rohana yang khawatir bila penanganan sampah tidak dikelola dengan baik dapat mencemari lingkungan pun mengembangkan air lindi menjadi bioaktivator untuk memperbaiki nutrisi tanah.

Bank Sampah Malaka Asri besutan Sere juga sudah mulai diduplikasi ke tujuh lokasi lain di area Jakarta Timur serta telah bekerjasama dengan perbankan perihal pengelolaan keuangan nasabah. Termasuk menggandeng perusahaan ojek online untuk memudahkan nasabah yang ingin menabung.

Atas semua upaya itu, Sera meraih penghargaan Ibu Ibukota Awards 2019 bidang Pelestarian Lingkungan, menyisihkan empat nominator lainnya, Solichah Indah Setyani (inisiator program Tabungan Sampah Kering, Pendiri Bank Sampah Induk Gesit dengan 750 nasabah), Euis Kurniawati (inisiator penghijauan wilayah Karang Anyar), Sarwo Indah Pujiutami (penggerak akademi kompos di Petukangan Selatan) dan Sutriyati (penggerak lingkungan Kebayoran Lama).

"Saya khawatir anak cucu kita tidak dapat air tanah. Makanya upayakan setiap ilmu yang kita dapat untuk menjaga bumi agar bisa diwariskan ke anak cucu kita," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Bank Sampah 68 di Kebagusan Diresmikan

Bank Sampah 68 di Kebagusan Diresmikan

Kamis, 19 Desember 2019 4033

Puncak Acara Ibu Ibukota Awards 2019, Anies Berharap Para Nomine Menginspirasi Generasi Muda

Puncak Acara Ibu Ibukota Awards 2019, Anies Berharap Para Nomine Menginspirasi Generasi Muda

Jumat, 20 Desember 2019 3558

Puncak Acara Ibu Ibukota Awards 2019, Anies Berharap Para Nomine Menginspirasi Generasi Muda

Hartuti Tak Menyangka Raih Penghargaan Ibu Ibukota Awards 2019

Jumat, 20 Desember 2019 2886

BERITA POPULER
80790596

TPHP Cengkareng Dirancang Jadi Destinasi Wisata

Kamis, 17 September 2026 2950

Pendataan pengadaan tanah MRT kwitang fakhri

Pendataan Awal Pengadaan Tanah MRT Thamrin-Kwitang Dimulai

Sabtu, 19 September 2026 1320

Pemadaman lampu hemat energi dok

Pemprov DKI Ajak Warga Hemat Energi Lewat Aksi 60 Menit Hari Ini

Sabtu, 19 September 2026 514

Kebakaran j65 jelambar jakbar budi

17 Unit Pemadam Tangani Kebakaran di Permukiman Padat Jelambar

Senin, 14 September 2026 1292

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Senin, 14 September 2026 1098

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks