Pembongkaran 200 Bangunan di Waduk Pluit Berlangsung Kondusif

Sabtu, 10 Januari 2015 Reporter: Budhi Firmansyah Surapati Editor: Dunih 5246

200 Bangunan Di Penampang Basah Waduk Pluit Kembali Ditertibkan

(Foto: doc)

Sebanyak 200 bangunan yang berdiri di atas penampang basah sisi timur bagian selatan Waduk Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara, hari ini kembali dibongkar. Pembongkaran berlangsung kondusif dengan melibatkan 500 personel gabungan Satpol PP, kepolisian, TNI dan Sudin Kebersihan Jakarta Utara.

Rumah-rumah harus segera dibongkar. Karena kalau sampai puncak musim penghujan tiba yang diperkirakan akhir Januari ini, kita khawatirkan longsor

Pembongkaran yang dilakukan di RT 16 dan RT 19, RW 17, Kelurahan Penjaringan, Kecamatan Penjaringan Jakarta Utara, adalah bagian dari normalisasi Waduk Pluit. Pembongkaran dipimpin langsung Walikota Jakarta Utara Rustam Effendi. Sebelum dilakukan penertiban, warga pemilik bangunan sudah diberi sosialisasi dan kemudian direlokasi ke Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara.

Walikota Jakarta Utara, Rustam Effendi mengatakan, relokasi 200 warga RT 19/17, Penjaringan, di penampang basah Waduk Pluit sudah terlaksana beberapa hari lalu. Sedangkan 200 kepala keluarga (KK) lain di RT 16 dan RT 19 RW 17, Penjaringan, baru dibongkar rumahnya hari ini.

"Rumah-rumah harus segera dibongkar. Karena kalau sampai puncak musim penghujan tiba yang diperkirakan akhir Januari ini, kita khawatirkan longsor," ujarnya, Sabtu (10/1).

Sedangkan secara keseluruhan, diperkirakan bangunan yang berdiri di atas penampang basah mencapai 2.000 bangunan. Rustam mengatakan, setelah didata, pemilik bangunan direlokasi ke Rusunawa Muara Baru.

"Ini sedang kita koordinasikan dengan Dinas Perumahan untuk menyediakan rusun. Sebab, saat ini yang tersisa di Muara Baru sekitar 400 unit lagi," ucapnya.

Sementara itu, Pelaksana Normalisasi Waduk dan Kali DKI Jakarta, Heriyanto menambahkan, setelah 200 KK warga kembali direlokasi, dalam waktu dekat sebanyak 200 KK juga akan direlokasi. Saat ini, pihaknya masih menunggu kesiapan dari 2 blok Rusun Muara Baru yang akan dijadikan lokasi relokasi.

"Mungkin sekitar Februari drager (penyedot lumpur) akan kita turunkan. Jadi nanti di bagian pinggir itu backhoe dan di tengahnya drager. Kalau warga belum di relokasi, kita khawatir rumah mereka longsor," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Rentan Longsor, 200 KK Waduk Pluit Diprioritaskan Relokasi

DKI Kebut Relokasi 200 KK di Waduk Pluit

Sabtu, 03 Januari 2015 6371

43 KK Warga Sisi Timur Waduk Pluit Direlokasi

43 KK Warga Sisi Timur Waduk Pluit Direlokasi

Rabu, 10 Desember 2014 5261

Bangunan & Lapak PKL di Tegal Alur Ditertibkan

78 Bangunan Sisi Timur Waduk Pluit Dibongkar

Jumat, 12 Desember 2014 5997

walikota utara rustam efendi

Cegah Banjir, Rustam akan Optimalkan Fungsi Waduk

Selasa, 06 Januari 2015 4684

Rustam Siapkan Mental dan Strategi Khusus Benahi Jakarta Utara

Rustam Siapkan Strategi Khusus Benahi Jakut

Jumat, 02 Januari 2015 6571

BERITA POPULER
IMG 20260202 WA0102

Lapak Bensin Eceran di Jl Hadiah Utama Ditertibkan

Senin, 02 Februari 2026 3424

Cuaca Hujan Jati jakarta bmkg

Hujan Merata Diprakirakan Basahi Jakarta Hari Ini

Senin, 02 Februari 2026 737

Cabai Pasar Induk Kramat Jati Otoy

BPS Catat DKI Alami Deflasi 0,23 Persen Selama Januari 2026

Senin, 02 Februari 2026 646

Kominfo Jakut Gandeng Jakut Hub Perkuat Literasi Digital Generasi Muda

Sudin Kominfotik Jakut Berkolaborasi Tingkatkan Literasi Digital

Selasa, 27 Januari 2026 1407

Masa pembelajaran jarak jauh (PJJ) diperpanjang

Pramono Perpanjang Masa PJJ Sampai 1 Februari

Kamis, 29 Januari 2026 1021

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks