Pembongkaran 200 Bangunan di Waduk Pluit Berlangsung Kondusif

Sabtu, 10 Januari 2015 Reporter: Budhi Firmansyah Surapati Editor: Dunih 5398

200 Bangunan Di Penampang Basah Waduk Pluit Kembali Ditertibkan

(Foto: doc)

Sebanyak 200 bangunan yang berdiri di atas penampang basah sisi timur bagian selatan Waduk Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara, hari ini kembali dibongkar. Pembongkaran berlangsung kondusif dengan melibatkan 500 personel gabungan Satpol PP, kepolisian, TNI dan Sudin Kebersihan Jakarta Utara.

Rumah-rumah harus segera dibongkar. Karena kalau sampai puncak musim penghujan tiba yang diperkirakan akhir Januari ini, kita khawatirkan longsor

Pembongkaran yang dilakukan di RT 16 dan RT 19, RW 17, Kelurahan Penjaringan, Kecamatan Penjaringan Jakarta Utara, adalah bagian dari normalisasi Waduk Pluit. Pembongkaran dipimpin langsung Walikota Jakarta Utara Rustam Effendi. Sebelum dilakukan penertiban, warga pemilik bangunan sudah diberi sosialisasi dan kemudian direlokasi ke Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara.

Walikota Jakarta Utara, Rustam Effendi mengatakan, relokasi 200 warga RT 19/17, Penjaringan, di penampang basah Waduk Pluit sudah terlaksana beberapa hari lalu. Sedangkan 200 kepala keluarga (KK) lain di RT 16 dan RT 19 RW 17, Penjaringan, baru dibongkar rumahnya hari ini.

"Rumah-rumah harus segera dibongkar. Karena kalau sampai puncak musim penghujan tiba yang diperkirakan akhir Januari ini, kita khawatirkan longsor," ujarnya, Sabtu (10/1).

Sedangkan secara keseluruhan, diperkirakan bangunan yang berdiri di atas penampang basah mencapai 2.000 bangunan. Rustam mengatakan, setelah didata, pemilik bangunan direlokasi ke Rusunawa Muara Baru.

"Ini sedang kita koordinasikan dengan Dinas Perumahan untuk menyediakan rusun. Sebab, saat ini yang tersisa di Muara Baru sekitar 400 unit lagi," ucapnya.

Sementara itu, Pelaksana Normalisasi Waduk dan Kali DKI Jakarta, Heriyanto menambahkan, setelah 200 KK warga kembali direlokasi, dalam waktu dekat sebanyak 200 KK juga akan direlokasi. Saat ini, pihaknya masih menunggu kesiapan dari 2 blok Rusun Muara Baru yang akan dijadikan lokasi relokasi.

"Mungkin sekitar Februari drager (penyedot lumpur) akan kita turunkan. Jadi nanti di bagian pinggir itu backhoe dan di tengahnya drager. Kalau warga belum di relokasi, kita khawatir rumah mereka longsor," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Rentan Longsor, 200 KK Waduk Pluit Diprioritaskan Relokasi

DKI Kebut Relokasi 200 KK di Waduk Pluit

Sabtu, 03 Januari 2015 6543

43 KK Warga Sisi Timur Waduk Pluit Direlokasi

43 KK Warga Sisi Timur Waduk Pluit Direlokasi

Rabu, 10 Desember 2014 5472

Bangunan & Lapak PKL di Tegal Alur Ditertibkan

78 Bangunan Sisi Timur Waduk Pluit Dibongkar

Jumat, 12 Desember 2014 6169

walikota utara rustam efendi

Cegah Banjir, Rustam akan Optimalkan Fungsi Waduk

Selasa, 06 Januari 2015 4823

Rustam Siapkan Mental dan Strategi Khusus Benahi Jakarta Utara

Rustam Siapkan Strategi Khusus Benahi Jakut

Jumat, 02 Januari 2015 6800

BERITA POPULER
IMG 20260728 WA0142

85 Peserta Sekolah Lansia di Jakut Diwisuda

Selasa, 28 Juli 2026 9246

Pemkot Jaktim Fasilitasi Evy Tinggal di Rusun Pulo Gebang

Pemkot Jaktim Fasilitasi Evy Tinggal di Rusun Pulo Gebang

Jumat, 31 Juli 2026 3216

Operasi Lintas Jaya Jaktim nur

14 Kendaraan Kedapatan Parkir Liar di Jaktim Ditindak

Selasa, 28 Juli 2026 3635

MRT Jakarta Jalin Kerja Sama Peningkatan Layanan Pengumpulan Tarif Otomatis Fase 1 Lin Utara Selatan

MRT Jakarta Sepakati Kerja Sama Peningkatan Layanan Sistem Pengumpulan Tarif Otomatis

Rabu, 29 Juli 2026 1931

IMG 20260731 WA0041

Area Kumuh Sekitar Terminal Tanjung Priok Ditata Jadi Taman

Jumat, 31 Juli 2026 1501

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks