Rabu, 26 Februari 2014
Reporter: Folmer
Editor: Agustian Anas
2881
(Foto: doc)
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki T Purnama meminta pedagang Blok G Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat untuk lebih mandiri dan tidak bergantung kepada Pemprov DKI Jakarta dalam hal mempromosikan pasar kepada konsumen.
"Bukan kewajiban kami bikin Anda untung. Anda melanggar aturan dengan berjualan di jalan, kami ini hanya bantu Anda menyelesaikan masalah," kata Basuki, di Balaikota, Rabu (26/2).
Karena itu, kata Basuki, Pemprov DKI akan menindak tegas pedagang yang kembali turun ke jalan untuk berjualan karena Blok G sepi dari pembeli. "Pedagang yang kembali turun mesti dipenjarakan, kita sudah minta hakim untuk tindak. Masalahnya kan di Indonesia ini kita enggak bisa langsung tilang, tapi mesti minta hakim," ujarnya.
Sekadar diketahui, Pemprov DKI Jakarta telah berusaha mempromosikan Pasar Blok G agar ramai dikunjungi warga dan pedagang tidak kembali turun berjualan di pinggir jalan. Serangkaian promosi digelar mulai dari undian berhadiah mobil, sampai membangun jembatan penghubung antara Blok A, Blok B, dan Blok F menuju Blok G.
Pemprov DKI juga berencana membangun eskalator, jembatan penghubung Pasar Blok G Tanah Abang dengan Stasiun Kereta Api Tanah Abang hingga ide menjadikan Blok G pasar tematik. Namun sejumlah upaya yang dilakukan oleh Pemprov DKI masih belum membawa dampak menguntungkan kepada pedagang Blok G. Alhasil, puluhan pedagang di lantai 3 meninggalkan kios tempat usahanya.
BERITA TERKAIT
BERITA POPULER
Lapak Bensin Eceran di Jl Hadiah Utama Ditertibkan
Senin, 02 Februari 2026
4454
Rano Pastikan Perbaikan Jalan Rusak Terus Dilakukan
Selasa, 03 Februari 2026
758
Perayaan Imlek di Jakarta Bakal Lebih Semarak dan Berwarna
Selasa, 03 Februari 2026
571
Pemprov DKI Gelar Tiga Sorti Operasi Modifikasi Cuaca Hari Ini
Selasa, 03 Februari 2026
553
Transjabodetabek Blok M-Bandara Soetta Diluncurkan Pekan Depan