Rabu, 26 Februari 2014
Reporter: Folmer
Editor: Agustian Anas
3068
(Foto: doc)
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki T Purnama meminta pedagang Blok G Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat untuk lebih mandiri dan tidak bergantung kepada Pemprov DKI Jakarta dalam hal mempromosikan pasar kepada konsumen.
"Bukan kewajiban kami bikin Anda untung. Anda melanggar aturan dengan berjualan di jalan, kami ini hanya bantu Anda menyelesaikan masalah," kata Basuki, di Balaikota, Rabu (26/2).
Karena itu, kata Basuki, Pemprov DKI akan menindak tegas pedagang yang kembali turun ke jalan untuk berjualan karena Blok G sepi dari pembeli. "Pedagang yang kembali turun mesti dipenjarakan, kita sudah minta hakim untuk tindak. Masalahnya kan di Indonesia ini kita enggak bisa langsung tilang, tapi mesti minta hakim," ujarnya.
Sekadar diketahui, Pemprov DKI Jakarta telah berusaha mempromosikan Pasar Blok G agar ramai dikunjungi warga dan pedagang tidak kembali turun berjualan di pinggir jalan. Serangkaian promosi digelar mulai dari undian berhadiah mobil, sampai membangun jembatan penghubung antara Blok A, Blok B, dan Blok F menuju Blok G.
Pemprov DKI juga berencana membangun eskalator, jembatan penghubung Pasar Blok G Tanah Abang dengan Stasiun Kereta Api Tanah Abang hingga ide menjadikan Blok G pasar tematik. Namun sejumlah upaya yang dilakukan oleh Pemprov DKI masih belum membawa dampak menguntungkan kepada pedagang Blok G. Alhasil, puluhan pedagang di lantai 3 meninggalkan kios tempat usahanya.
BERITA TERKAIT
BERITA POPULER
TPHP Cengkareng Dirancang Jadi Destinasi Wisata
Kamis, 17 September 2026
2509
17 Unit Pemadam Tangani Kebakaran di Permukiman Padat Jelambar
Senin, 14 September 2026
1203
Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing
Senin, 14 September 2026
966
111 Kucing di Dua Pulau Sudah Disterilisasi dan Divaksin Rabies Gratis
Kamis, 17 September 2026
512
Bahas Krisis Iklim hingga Pangan, Pramono Bertolak ke New York