Rabu, 26 Februari 2014
Reporter: Folmer
Editor: Agustian Anas
2956
(Foto: doc)
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki T Purnama meminta pedagang Blok G Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat untuk lebih mandiri dan tidak bergantung kepada Pemprov DKI Jakarta dalam hal mempromosikan pasar kepada konsumen.
"Bukan kewajiban kami bikin Anda untung. Anda melanggar aturan dengan berjualan di jalan, kami ini hanya bantu Anda menyelesaikan masalah," kata Basuki, di Balaikota, Rabu (26/2).
Karena itu, kata Basuki, Pemprov DKI akan menindak tegas pedagang yang kembali turun ke jalan untuk berjualan karena Blok G sepi dari pembeli. "Pedagang yang kembali turun mesti dipenjarakan, kita sudah minta hakim untuk tindak. Masalahnya kan di Indonesia ini kita enggak bisa langsung tilang, tapi mesti minta hakim," ujarnya.
Sekadar diketahui, Pemprov DKI Jakarta telah berusaha mempromosikan Pasar Blok G agar ramai dikunjungi warga dan pedagang tidak kembali turun berjualan di pinggir jalan. Serangkaian promosi digelar mulai dari undian berhadiah mobil, sampai membangun jembatan penghubung antara Blok A, Blok B, dan Blok F menuju Blok G.
Pemprov DKI juga berencana membangun eskalator, jembatan penghubung Pasar Blok G Tanah Abang dengan Stasiun Kereta Api Tanah Abang hingga ide menjadikan Blok G pasar tematik. Namun sejumlah upaya yang dilakukan oleh Pemprov DKI masih belum membawa dampak menguntungkan kepada pedagang Blok G. Alhasil, puluhan pedagang di lantai 3 meninggalkan kios tempat usahanya.
BERITA TERKAIT
BERITA POPULER
1.000 Lulusan SMA Sederajat Ikut Program Pemagangan di 67 Perusahaan
Senin, 04 Mei 2026
878
Pemprov DKI-Danantara Sepakat Bangun PSEL
Senin, 04 Mei 2026
794
Dinkes DKI Siagakan Posko Kesehatan di Peringatan May Day 2026
Jumat, 01 Mei 2026
1158
Pramono Pastikan Pemprov Hadir Dukung Pembangunan Keluarga