Pembahasan KUA-PPAS Dilakukan Hingga Malam Hari

Rabu, 30 Oktober 2019 Reporter: Aldi Geri Lumban Tobing Editor: Toni Riyanto 3218

Pembahasan KUA-PPAS Dilakukan Hingga Malam Hari

(Foto: Mochamad Tresna Suheryanto)

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi DKI Jakarta melakukan pembahasan Kebijakan Umum APBD dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Tahun Anggaran 2020 bersama jajaran Eksekutif hingga malam hari.

Kami juga melaksanakan fungsi pengawasan,

Pantauan beritajakarta.id, pembahasan di masing-masing Komisi hari ini sudah dimulai sejak sekitar pukul 10.00 dan berlangsung hingga sekitar pukul 22.30.

Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetio Edi Marsudi mengatakan, Legislatif berkomitmen untuk melakukan pembahasan KUA-PPAS secara serius, sehingga dilakukan secara detail dan seksama.

"Selain memiliki fungsi anggaran, kami juga melaksanakan fungsi pengawasan. Artinya, kalau ada usulan anggaran yang perlu kami evaluasi ya tentu akan kami koreksi," ujarnya, Rabu (30/10).

Ia menambahkan, dalam proses penginputan anggaran juga tidak menutup kemungkinan terjadinya human error. Untuk itu, Legislatif akan menjalankan fungsinya untuk mempertanyakan dan mengingatkan.

"APBD ini kan uang rakyat yang harus juga dipertangungjawabkan penggunaannya. Saat ini sudah era keterbukaan, kami ke depankan itu," ungkapnya.

Sementara itu, Sekretaris Komisi D DPRD DKI Jakarta, Syarif menuturkan, pembahasan dilakukan hingga larut malam karena memang menjadi kebutuhan. Terlebih, pembahasan Rancangan APBD Tahun Anggaran 2020 harus sudah rampung pada 30 November mendatang.

"Dari sisi penyajian kami nilai sudah baik. Namun demikian, untuk mendukung percepatan kami meminta jajaran Satuan Kerja Perangkat Daerah juga harus siap. Kami ingin agar materi yang akan dipaparkan bahannya bisa disampaikan kepada kami dua atau tiga hari sebelum pelaksanaan rapat," terangnya.

Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur pimpinan dan anggota DPRD dan Eksekutif yang sudah bekerja keras untuk menyelesaikan pembahasan anggaran tahun 2020.

"Kami tentu menyampaikan masukan-masukan dan kritik, termasuk mengenai penataan trotoar, kami minta ada master plan untuk segera disampaikan. Demikian halnya untuk Dinas PRKP berkaitan dengan community action plan (CAP) dan collaborative implementation program (CIP)," urainya.

Ia menambahkan, pembahasan perlu dilakukan secara mendetail dan seksama karena berkaitan dengan nominal anggaran yang besar. Sehingga, memerlukan waktu yang tidak sebentar.

"Saya kira sejauh ini progres pembahasan sudah cukup positif. Dewan sangat berkomitmen meluangkan waktu dan memberikan pemikiran dalam pembahasan anggaran tahun 2020," tandasnya.

BERITA TERKAIT
 Komisi A Rapat Pembahasan KUA-PPAS Dengan Biro

Komisi A Bahas KUA-PPAS di Lima Biro

Rabu, 30 Oktober 2019 1987

Komisi C Gelar Rapat Lanjutan Dengan TAPD Bahas KUA-PPAS APBD 2020

Komisi C Inginkan Optimalisasi Penerimaan Pendapatan Daerah

Selasa, 29 Oktober 2019 2796

Ketua DPRD Pastikan Pembahasan KUA-PPAS Dilakukan Terbuka

Ketua DPRD Pastikan Pembahasan KUA-PPAS Dilakukan Terbuka dan Transparan

Rabu, 30 Oktober 2019 1966

BERITA POPULER
IMG 20260728 WA0142

85 Peserta Sekolah Lansia di Jakut Diwisuda

Selasa, 28 Juli 2026 9255

Pemkot Jaktim Fasilitasi Evy Tinggal di Rusun Pulo Gebang

Pemkot Jaktim Fasilitasi Evy Tinggal di Rusun Pulo Gebang

Jumat, 31 Juli 2026 3225

Operasi Lintas Jaya Jaktim nur

14 Kendaraan Kedapatan Parkir Liar di Jaktim Ditindak

Selasa, 28 Juli 2026 3645

MRT Jakarta Jalin Kerja Sama Peningkatan Layanan Pengumpulan Tarif Otomatis Fase 1 Lin Utara Selatan

MRT Jakarta Sepakati Kerja Sama Peningkatan Layanan Sistem Pengumpulan Tarif Otomatis

Rabu, 29 Juli 2026 1939

IMG 20260731 WA0041

Area Kumuh Sekitar Terminal Tanjung Priok Ditata Jadi Taman

Jumat, 31 Juli 2026 1511

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks