Dua Warga Jakarta Meninggal Akibat DBD

Jumat, 21 Februari 2014 Reporter: Rio Sandiputra Editor: Agustian Anas 4589

dbd_ilst.JPG

(Foto: doc)

Penyakit demam berdarah dengue (DBD) yang disebabkan oleh gigitan nyamuk aedes aegypti mulai memakan korban jiwa. Ya, selama tahun 2014 ini, sudah dua warga Jakarta yang meninggal akibat terkena penyakit tersebut.

"Sampai saat ini ada 2 orang yang meninggal akibat DBD. Satu di Jakarta Barat dan satu di Pasar Minggu, Jakarta Selatan," ujar Dien Emmawati, Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, saat melakukan fogging (pengasapan) bersama TNI di Kelurahan Pengadegan, Jumat (21/2).

Kedua korban meninggal itu merupakan orang dewasa. Nyawanya tidak tertolong karena terlambat dibawa ke rumah sakit. "Keduanya orang dewasa, dan meninggal di Rumah Sakit karena kondisinya sudah cukup parah," katanya.

Selain dua korban meninggal itu, kata Dien, hingga saat ini ada sekitar 1.168 orang yang dirawat karena DBD. Sehingga fogging dilakukan di 53 RW yang berada di 35 kelurahan DKI dengan potensi tempat berkembang biak nyamuk aedes aegypti. "Sebetulnya sudah cukup tinggi. Makanya dilakukan fogging secara serentak. Nanti, kita akan evaluasi dan diharapkan kasusnya bisa turun," ungkapnya.

Wakasad Letjen TNI  M Munir mengatakan, kegiatan ini sebagai salah satu upaya untuk mencegah penyakit pascabanjir. Salah satunya penyakit deman berdarah. "Sebenarnya ini dilaksanakan di seluruh Kodim yang wilayahnya terdampak banjir. Untuk di Pengadegan ini dilakukan karena salah satu wilayah yang terdampak cukup parah," ucapnya.

Kegiatan ini melibatkan seluruh unsur Kodim, Pemprov DKI Jakarta, dan komponen masyarakat lainnya. "Jumlah personel yang diturunkan ada 2500 dari TNI AD, TNI AL ada 100 personel, 1.400 komponen masyarakat, dan 700 personel pemda," jelasnya.

Walikota Jakarta Selatan Syamsudin Noor menegaskan, di Jakarta Selatan ada beberapa wilayah terdampak banjir dan memang menjadi prioritas utama dalam pencegahan penyakit pascabanjir. "Ada di Bukit Duri, Pengadegan, Rawa Jati, Tanjung Barat, dan Jagakarsa. Sudah diperintahkan lurah-lurah untuk segera melakukan fogging dan pencegahan lainnya," ungkapnya.

Dalam acara yang berlangsung pukul 07.00 WIB tersebut juga diserahkan sembako bagi ratusan warga korban banjir serta kerja bakti membersihkan lumpur di rumah warga.
BERITA TERKAIT
BERITA POPULER
IMG 20260202 WA0102

Lapak Bensin Eceran di Jl Hadiah Utama Ditertibkan

Senin, 02 Februari 2026 3410

Cuaca Hujan Jati jakarta bmkg

Hujan Merata Diprakirakan Basahi Jakarta Hari Ini

Senin, 02 Februari 2026 737

Cabai Pasar Induk Kramat Jati Otoy

BPS Catat DKI Alami Deflasi 0,23 Persen Selama Januari 2026

Senin, 02 Februari 2026 646

Kominfo Jakut Gandeng Jakut Hub Perkuat Literasi Digital Generasi Muda

Sudin Kominfotik Jakut Berkolaborasi Tingkatkan Literasi Digital

Selasa, 27 Januari 2026 1407

Masa pembelajaran jarak jauh (PJJ) diperpanjang

Pramono Perpanjang Masa PJJ Sampai 1 Februari

Kamis, 29 Januari 2026 1021

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks