Ini Tips Jaga Kesehatan Saat Cuaca Panas Terik

Kamis, 24 Oktober 2019 Reporter: Aldi Geri Lumban Tobing Editor: Toni Riyanto 9565

Ini Langkah Agar Tubuh Tetap Stabil Saat Panas Terik

(Foto: Istimewa)

Dinas kesehatan DKI Jakarta memberikan sejumlah tips untuk menjaga kondisi tubuh agar tetap bugar saat cuaca panas terik terjadi.

Konsumsi air putih itu sedikitnya 5-6 liter per hari

Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Widyastuti mengatakan, sejumlah tips yang perlu dilakukan yakni, melakukan aklimatisasi atau penyesuaian suhu tubuh dengan suhu lingkungan, meminimalisir aktivitas di ruangan terbuka antara pukul 10.00-16.00 WIB, menggunakan alat pelindung dari sengatan matahari langsung, serta banyak mengonsumsi air putih.

"Konsumsi air putih itu sedikitnya 5-6 liter per hari atau satu gelas per jam, jangan menunggu sampai haus," ujarnya, Kamis (24/10).

Ia menambahkan, saat berada di luar rungan dianjurkan untuk sering menyemprotkan atau membasuh air di muka atau bagian tubuh lain, hindari meminum kopi karena akan mempercepat dehidrasi, dan cukup istirahat dan tidur (6-8 jam per hari).

"Konsumsi buahan-buahan segar seperti, jeruk, apel, dan pier akan sangat bermanfaat. Bagi yang memang harus beraktivitas di luar ruangan juga dianjurkan untuk menggunakan sunsreen," terangnya.

Widya menjelaskan, cuaca panas terik bisa memberikan dampak tidak baik bagi tubuh dan memicu heat stroke. Heat stroke terdapat dua bentuk yakni, exertional heat stroke (EHS) yang umumnya terjadi pada orang muda yang terlibat dalam aktivitas fisik berat untuk jangka waktu yang lama dalam lingkungan panas.

"Kedua adalah non exertional heat stroke (NEHS) yang lebih sering mempengaruhi orang tua, penderita sakit kronis, dan usia yang sangat muda," ungkapnya.

Menurutnya, gejala heat stroke yakni, pusing, mual, dan muntah. Sedangkan, tanda heat stroke meliputi, peningakatan suhu tubuh lebih dari 40,5 derajat celsius, berkurangnya kemampuan untuk menurunkan suhu tubuh (berhenti berkeringat dan kulit menjadi panas), penurunan tekanan darah, peningkatan denyut jantung, dan sesak nafas.

"Bagi yang merasa kondisi kesehatannya terganggu segeralah melakukan pemeriksaan ke dokter atau puskesmas," tandasnya.

BERITA TERKAIT
23 Puskesmas Kecamatan Terakreditasi Paripurna

23 Puskesmas Kecamatan Terakreditasi Paripurna

Rabu, 23 Oktober 2019 13083

178 Sopir Ambulans Diberi Pelatihan Kegawatdaruratan Dasar

178 Sopir Ambulans Diberi Pelatihan Kegawatdaruratan Dasar

Rabu, 23 Oktober 2019 2568

 RSUD Tarakan Adakan Seminar Memperingati World Thrombosis Day

RSUD Tarakan Adakan Seminar Memperingati World Thrombosis Day

Selasa, 22 Oktober 2019 3005

BERITA POPULER
Gub pramono Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu rezap

Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

Jumat, 30 Oktober 2026 7198

IMG 20261031 WA0044

Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

Sabtu, 31 Oktober 2026 4893

Mobil patah as budi

Petugas Dishub Evakuasi Mobil Patah As Roda di Cengkareng

Senin, 02 November 2026 3563

PJLP dki dok

Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

Jumat, 30 Oktober 2026 2675

Binamarga penertiban kabel udara sunter jakut jati

5,6 Kilometer Kabel Udara di Tanjung Priok Dipindah ke SJUT

Senin, 02 November 2026 1400

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks