13 PSK Terjaring di Kebayoran Baru

Kamis, 20 Februari 2014 Reporter: Rio Sandiputra Editor: Agustian Anas 12556

jaring_psk_rioo.jpg

(Foto: doc)

Razia terhadap Pekerja Seks Komersial (PSK) diintensifkan Suku Dinas Sosial dan Satpol PP Jakarta Selatan menjelang pemilihan umum (Pemilu). Dalam razia yang digelar Rabu (19/2) malam hingga Kamis (20/2) dinihari, petugas berhasil menjaring sebanyak 13 PSK di kawasan Kebayoran Baru.

Sebanyak 100 personel Satpol PP Jakarta Selatan diterjunkan dalam operasi penertiban yang dimulai sekitar pukul 23.00 ini. Penyisiran dimulai dari sekitar Jl Bulungan, lalu melingkar ke Jl Mahakam, Jl Melawai Raya, serta depan Terminal Blok M. Dari lokasi tersebut didapati para PSK yang sedang menunggu pelanggannya. Razia tersebut sempat diwarnai aksi kejar-kejaran antara petugas dengan sejumlah PSK. Bahkan PSK yang tertangkap meronta saat akan diangkut ke mobil operasional milik Suku Dinas Sosial Jakarta Selatan.

Kepala Satpol PP DKI Jakarta, Kukuh Hadi Santoso, yang memimpin langsung operasi mengatakan, razia ini dimaksudkan untuk menciptakan keamanan dan kenyamanan jelang Pemilu serta menciptakan Jakarta bebas PMKS dan penyakit masyarakat seperti PSK.

"Saya perintahkan kepada seluruh Satpol PP wilayah untuk melakukan penertiban jelang pemilu. Sebab, dari laporan masyarakat, di kawasan Blok M ini banyak PMKS terutama PSK yang sudah dianggap mengganggu," ujar Kukuh Hadi Santoso.

Dari hasil penyisiran, kata Kukuh, pihaknya berhasil menjaring 13 orang perempuan yang terindikasi sebagai PSK. "Ada 13 PSK yang kita dapati. Langsung kita amankan, dan diserahkan ke Dinas Sosial untuk dibina," ucapnya.

Kukuh mengaku telah meminta kepada Kasatpol PP di lima wilayah kota agar lebih bertindak cepat dan tepat. "Tidak usah itu pakai upacara dan rapat, agar hasilnya maksimal. Kalau ada rencana, kumpulkan orang langsung bergerak," tegasnya.

Sementara itu, Kepala Suku Dinas Sosial Jakarta Selatan, Abdurahman Anwar, mengatakan, para PSK yang terjaring langsung dikirim ke PSBI Kedoya, Jakarta Barat untuk diberikan pembinaan serta pelatihan keterampilan kerja. "Ya akan dibina dan diberi pelatihan kerja. Kira-kira pembinaan itu berlangsung selama 6 bulan," ujarnya. 
BERITA TERKAIT
BERITA POPULER
Gub pramono Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu rezap

Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

Jumat, 30 Oktober 2026 7113

IMG 20261031 WA0044

Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

Sabtu, 31 Oktober 2026 4803

Mobil patah as budi

Petugas Dishub Evakuasi Mobil Patah As Roda di Cengkareng

Senin, 02 November 2026 1897

PJLP dki dok

Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

Jumat, 30 Oktober 2026 2474

Binamarga penertiban kabel udara sunter jakut jati

5,6 Kilometer Kabel Udara di Tanjung Priok Dipindah ke SJUT

Senin, 02 November 2026 1017

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks