Lantaran tempat berjualan pedagang kaki lima (PKL) binaan di Pasar Slipi Jaya selalu sepi pembeli, 50 PKL di pasar tersebut kembali turun ke jalan dengan memenuhi pedestrian di sepanjang Jl Aipda KS Tubun, Kelurahan Kota Bambu Selatan, Kecamatan Palmerah, Jakarta Barat.
Keberadaan PKL yang umumnya berjualan onderdil kendaraan, barang-barang bekas, pakaian, sepatu bekas dan lain sebagainya itu, kini membuat pedestrian jadi tampak kumuh dan semrawut.
Sartomi (48) pedagang sepatu bekas mengatakan, dirinya nekat kembali berjualan di lokasi lama, karena di Pasar Slipi Jaya yang telah ditempati sejak sejak Oktober 2013 selalu sepi pembeli.
“Saya sudah coba bertahan selama hampir dua minggu. Tapi, pembelinya sangat sepi sekali hingga terpaksa saya dan rekan-rekan kembali berdagang di sini (pedestrian),” ujar Sartomi, Selasa (25/3).
Camat Palmerah, Agus Triono mengaku, pihaknya sudah berupaya mengembalikan para PKL binaan Pasar Slipi dengan dua kali melakukan penertiban. Namun, pasca penertiban sebanyak 50 PKL dengan rincian 32 PKL binaan dan 18 PKL di luar binaan itu kembali menggelar lapaknya di pedestrian sepanjang Jl Aipda KS Tubun.
“Kami akan kembali bernegosiasi dengan para PKL tersebut, untuk mencari jalan terbaik agar mereka menempati kios yang sudah disediakan,” tutur Agus.
BERITA TERKAIT
BERITA POPULER
Lapak Bensin Eceran di Jl Hadiah Utama Ditertibkan
Senin, 02 Februari 2026
3421
Hujan Merata Diprakirakan Basahi Jakarta Hari Ini
Senin, 02 Februari 2026
737
BPS Catat DKI Alami Deflasi 0,23 Persen Selama Januari 2026
Senin, 02 Februari 2026
646
Sudin Kominfotik Jakut Berkolaborasi Tingkatkan Literasi Digital