Dinkes DKI Gencarkan Program Triple Eliminasi

Rabu, 04 September 2019 Reporter: Aldi Geri Lumban Tobing Editor: Toni Riyanto 4087

Dinkes DKI Gencarkan Program Triple Eliminasi

(Foto: Aldi Geri Lumban Tobing)

Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta terus menggencarkan program Triple Eleminasi untuk mencegah penularan penyakit hepatitis, sifilis,dan HIV.

Pemutusan mata rantai penularan dari ibu ke anak

Kepala Dinkes DKI Jakarta, Widyastuti mengatakan, Triple Eliminasi menjadi sesuatu yang penting dan strategis dalam rangka menekan angka infeksi baru pada bayi baru lahir. Sehingga, dapat dilakukan pemutusan mata rantai penularan dari ibu ke anak.

"Ini penting untuk segera kami lakukan. Kami ingin memastikan generasi mendatang bebas dari ancaman penyakit tersebut melalui pemutusan mata rantai penularan dari ibu hamil kepada janin yang dikandungnya atau yang dilahirkan," ujarnya, saat seminar Pemutusan Mata Rantai Penularan Ibu ke Anak Terkait Penyakit Hepatitis, Sifilis, dan HIV, di salah satu hotel di kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan, Rabu (4/9).

Widyastuti menjelaskan, pelaksanaan seminar yang mengangkat tema "Selamatkan Generasi Penerus Bangsa Melalui Triple Eliminasi (Hepatitis, Sifilis, HIV)" merupakan rangkaian Peringatan Hari Hepatitis Sedunia ke-10 Tingkat Provinsi DKI Jakarta.

Menurutnya, program pemutusan mata rantai penularan penyakit dari ibu ke anak sudah mulai sejak tahun 2013. Namun demikian, belum dalam bentuk Triple Eliminasi.

"Program Triple Eleminasi ini baru kita mulai di tahun 2016," terangnya.

Menurutnya, pencegahan penularan dari ibu ke anak harus komprehensif, mulai dari pelayanan, pencegahan, dan perawatan untuk ibu hamil dan bayinya baik masa kehamilan, persalinan, dan sesudahnya.

"Kami mengarahkan semua ibu hamil yang datang ke puskesmas kecamatan di DKI Jakarta kita lakukan skrining. Tujuannya, semakin dini ditemukan kami lakukan intervensi terhadap ibunya dan kita siapkan suatu immunoglobulin bagi bayi yang dilahirkan," ungkapnya.

Ia menambahkan, Dinkes DKI Jakarta akan membuat surat edaran yang ditujukan kepada rumah sakit dan puskesmas di Jakarta untuk membentuk tim yang berkolaborasi di tingkat internalnya mendukung program Triple Eliminasi ini.

"Kami ingin ada penguatan jejaring internal sehingga urusan hepatitis, sifilis, dan HIV bukan semata-mata urusan dokter penyakit dalam. Tapi, perlu integrasi dan kolaborasi dengan disiplin ilmu yang lain, termasuk POGI," tandasnya.

Untuk diketahui, seminar ini rutin dilaksanakan sejak empat tahun terakhir dengan tema berbeda setiap tahunnya. Tema tahun ini mendorong agar fasilitas pelayanan kesehatan dapat menghantarkan generasi muda yang lebih berkualitas dengan cara memutuskan rantai penularan hepatitis, sifilis, dan HIV, dari ibu kepada anak.

Seminar ini diikuti peserta yang berasal dari rumah sakit di Jakarta, puskesmas kecamatan, dan organisasi profesi seperti Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI), Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (Papdi), Ikatan Bidan Indonesia, dan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI).

BERITA TERKAIT
Pemprov DKI Gelar Talkshow Pekan ASI Sedunia 2019

Pemprov DKI Gelar Talkshow Pekan ASI se-Dunia 2019

Kamis, 29 Agustus 2019 2077

Dinkes Siapkan Tenaga Asuhan Mandiri Dukung Urban Farming

Dinkes Siapkan Tenaga Asuhan Mandiri Dukung Urban Farming

Senin, 05 Agustus 2019 2610

Pemprov DKI Gelar Puncak Peringatan Hari Kesehatan Nasional Ke-54 Tingkat Provinsi di Monas

Dinkes DKI Ajak Masyarakat untuk Hidup Sehat

Minggu, 09 Desember 2018 3327

 Layanan Baru Kesehatan

Ada Waroeng Sehat di Puskesmas Kecamatan Johar Baru

Sabtu, 29 Desember 2018 7103

Sudin Kesehatan Jakbar Gelar Gerebek Imunisasi

Sudin Kesehatan Jakbar Gelar Gerebek Imunisasi

Selasa, 16 Oktober 2018 4372

BERITA POPULER
IMG 20260728 WA0142

85 Peserta Sekolah Lansia di Jakut Diwisuda

Selasa, 28 Juli 2026 9248

Pemkot Jaktim Fasilitasi Evy Tinggal di Rusun Pulo Gebang

Pemkot Jaktim Fasilitasi Evy Tinggal di Rusun Pulo Gebang

Jumat, 31 Juli 2026 3218

Operasi Lintas Jaya Jaktim nur

14 Kendaraan Kedapatan Parkir Liar di Jaktim Ditindak

Selasa, 28 Juli 2026 3637

MRT Jakarta Jalin Kerja Sama Peningkatan Layanan Pengumpulan Tarif Otomatis Fase 1 Lin Utara Selatan

MRT Jakarta Sepakati Kerja Sama Peningkatan Layanan Sistem Pengumpulan Tarif Otomatis

Rabu, 29 Juli 2026 1934

IMG 20260731 WA0041

Area Kumuh Sekitar Terminal Tanjung Priok Ditata Jadi Taman

Jumat, 31 Juli 2026 1504

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks