Dinas KPKP Adakan Bimtek Diversifikasi Olahan Hasil Pertanian

Rabu, 17 Juli 2019 Reporter: Aldi Geri Lumban Tobing Editor: Toni Riyanto 2334

 Dinas KPKP Adakan Bimtek Diversifikasi Olahan Hasil Pertanian

(Foto: Aldi Geri Lumban Tobing)

Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta menggelar bimbingan teknis (Bimtek) diversifikasi olahan hasil pertanian di Rusun Pondok Bambu, Rusun Pulo Jahe, dan Rusun Cipinang Besar Selatan.

Pengganti tepung terigu sebagai bahan dasar 

Kepala Dinas KPKP DKI Jakarta, Darjamuni mengatakan, Bimtek tersebut diikuti oleh peserta program Pengembangan Kewirausahaan Terpadu (PKT) yang berdomisili di rusun tersebut. Setiap rusun diikuti sebanyak 25 peserta.

"Untuk Rusun Pondok Bambu sudah diselenggarakan kemarin, hari ini di Rusun Pulo Jahe, dan besok diadakan di Rusun Cipinang Besar Selatan," ujarnya, Rabu (17/7).

Darjamuni menjelaskan, Bimtek bertujuan untuk menyosialisasikan penggunaan pangan lokal sebagai pengganti tepung terigu yang biasanya digunakan sebagai bahan dasar pembuatan cake dan kue kering. Seperti, penggunaan tepung mocaf (modified cassava flour) yang berasal dari singkong, tepung pisang dan tepung jagung.

"Tepung-tepung tersebut sebagai pengganti tepung terigu sebagai bahan dasar pembuatan cake dan kue kering. Sedikit demi sedikit mengurangi ketergantungan terhadap penggunaan terigu," terangnya.

Menurutnya, dari segi kesehatan, terutama khusus untuk anak-anak penyandang autis penggunaan tepung non terigu sangat dianjurkan.

"Gluten yang terkandung di dalam terigu dapat memicu anak-anak penderita autisme semakin hiperaktif," terangnya.

Ia menambahkan, peserta juga dikenalkan pengolahan beberapa komoditas strategis seperti, cabai dan bawang menjadi bentuk olahan lain yang memiliki umur simpan lebih lama seperti, menjadi olahan abon cabai, cabai blok, slice cabai, dan pasta bawang.

"Seperti kita ketahui harga cabai dan bawang sangat berpengaruh terhadap inflasi dan perekonomian secara nasional. Sehingga, apabila harga cabai atau bawang sedang murah bisa diolah dalam bentuk lain yang memiliki umur simpan lebih lama," ungkapnya.

Untuk diketahui, narasumber yang terlibat dalam Bimtek tersebut adalah praktisi olahan hasil pertanian dan para peneliti dari Balai Pengkajian Teknologi Hasil Pertanian DKI Jakarta.

Adapun materi yang diberikan yakni, pembuatan cup cake tepung pisang keju coklat, brownies tepung mocaf, churros tepung pisang lumer coklat, abon cabe, dan stik nanas crunchy.

BERITA TERKAIT
Stan Dinas KPKP di Indonesia Agrofood Expo Raih Juara 1

Stan Dinas KPKP di Indonesia Agrofood Expo Raih Juara 1

Senin, 01 Juli 2019 2095

 Dinas KPKP Apresiasi Penggiat Pertanian Perkotaan di Tugu Utara

Dinas KPKP Apresiasi Penggiat Pertanian Perkotaan di Tugu Utara

Jumat, 12 Juli 2019 3113

Dinas KPKP Ajak Masyarakat Giatkan Budi Daya Cabai

Dinas KPKP Ajak Masyarakat Giatkan Budi Daya Cabai

Rabu, 10 Juli 2019 3535

BERITA POPULER
80790596

TPHP Cengkareng Dirancang Jadi Destinasi Wisata

Kamis, 17 September 2026 2875

Kebakaran j65 jelambar jakbar budi

17 Unit Pemadam Tangani Kebakaran di Permukiman Padat Jelambar

Senin, 14 September 2026 1259

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Senin, 14 September 2026 1054

Gempa kepulauan seribu ist2

Gempa di Perairan Pulau Seribu Tidak Akibatkan Kerusakan

Sabtu, 12 September 2026 1196

IMG 20260917 WA0098

111 Kucing di Dua Pulau Sudah Disterilisasi dan Divaksin Rabies Gratis

Kamis, 17 September 2026 585

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks