7.000 Botol Miras Dimusnahkan di Jaktim

Jumat, 03 Mei 2019 Reporter: Nurito Editor: F. Ekodhanto Purba 2502

7.000 Botol Miras Dimusnahkan di Jaktim

(Foto: Nurito)

Wali Kota Jakarta Timur, Muhammad Anwar memimpin pemusnahan sebanyak 7.000 botol minuman keras (miras) di Halaman Kantor Wali Kota Jakarta Timur, Jumat (3/5).

Selama bulan Ramadan kita juga akan melakukan operasi peredaran miras ilegal,

Kegiatan tersebut juga dihadiri Wakil Wali Kota Jakarta Timur, Uus Kuswanto.

Plt Kasatpol PP Jakarta Timur, Anwar mengatakan, seluruh miras yang dimusnahkan merupakan hasil razia di 10 kecamatan, sejak Januari hingga saat ini.

"Selama bulan Ramadan kita juga akan melakukan operasi peredaran miras ilegal," ujarnya, Jumat (3/5).

Ia menambahkan, total ada 12 ribu botol miras dari berbagai merek dan ukuran yang diamankan. Rinciannya, 7.000 dimusnahkan di kantor wali kota, sedangkan 5.000 botol lainnya dikirim ke Provinsi DKI untuk dimusnahkan.

BERITA TERKAIT
Razia Gabungan di Duren Sawit Amakan 313 Botol Miras

Ratusan Botol Miras Ilegal Diamankan di Duren Sawit

Minggu, 09 Desember 2018 2858

178 Botol Mitas Diamankan Petugas Gabungan

178 Botol Miras Disita di Kramat Jati

Minggu, 25 November 2018 2312

Operasi Pekat di Pejagalan Sita 2.160 Botol Miras

Operasi Pekat di Pejagalan Sita 2.160 Botol Miras

Minggu, 24 Februari 2019 2195

BERITA POPULER
80790596

TPHP Cengkareng Dirancang Jadi Destinasi Wisata

Kamis, 17 September 2026 2980

Pendataan pengadaan tanah MRT kwitang fakhri

Pendataan Awal Pengadaan Tanah MRT Thamrin-Kwitang Dimulai

Sabtu, 19 September 2026 1411

Pemadaman lampu hemat energi dok

Pemprov DKI Ajak Warga Hemat Energi Lewat Aksi 60 Menit Hari Ini

Sabtu, 19 September 2026 540

Kebakaran j65 jelambar jakbar budi

17 Unit Pemadam Tangani Kebakaran di Permukiman Padat Jelambar

Senin, 14 September 2026 1295

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Senin, 14 September 2026 1106

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks