Warga Marunda Canangkan Gerakan Merajang Serai

Jumat, 25 Januari 2019 Reporter: Budhi Firmansyah Surapati Editor: Budhy Tristanto 2552

Warga Marunda Canangkan Gerakan Merajang Serai dan Tanam Lavender

(Foto: Budhi Firmansyah Surapati)

Warga Kelurahan Marunda, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, mencanangkan gerakan merajang serai dan penanaman 2.000 pohon lavender guna mengatasi penyebaran nyamuk di lingkungan permukiman. 

Harapannya upaya ini bisa meminimalisir DBD di wilayah Marunda

Lurah Marunda, Hilda Damayanti mengatakan, merajang (memotong dan menempatkan di sudut rumah) serai terbukti akan dapat mengusir nyamuk dari dalam rumah. 

"Batangnya ditancapkan saja di sudut-sudut rumah. Aromanya tidak disukai nyamuk dan bisa tahan sebulan," ujarnya, Jumat (25/1).

Selain mencanangkan gerakan merajang serai dan menanam  pohon lavender, lanjut Hilda, phaknya juga rutin menggelar pemberantasan sarang nyamuk (PSN) setiap Jumat dan Minggu. 

"Harapannya upaya ini bisa meminimalisir DBD di wilayah Marunda," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Tren Kasus DBD di Jakut Menurun

Jumlah Kasus DBD di Jakut Terus Menurun

Jumat, 04 Januari 2019 2512

Pemkot Jakut Waspadai Potensi Peningkatan Kasus DBD

Pemkot Jakut Gencarkan Gerakan PSN

Rabu, 23 Januari 2019 1922

BERITA POPULER
Selama Bulan Juli, 441 Ekor Kucing di Jaksel Sudah di Sterilisasi

441 Ekor Kucing Sudah Disterilisasi di Jaksel

Senin, 03 Agustus 2026 993

Urban Farming Rudin Lurah Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

Selasa, 04 Agustus 2026 841

1785757954269

Kepulauan Seribu Raih Peringkat Pertama Aktivasi IKD Terbaik Nasional

Senin, 03 Agustus 2026 825

Pokdakan dan Pelaku Usaha Ikuti Pelatihan Budidaya Ramah Lingkungan

Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

Selasa, 04 Agustus 2026 720

IMG 20260803 WA0088

Konservasi Pulau Sabira Perkuat Ekosistem Laut dan Kesejahteraan Nelayan

Senin, 03 Agustus 2026 800

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks