Korban Banjir yang Mengemis Akan Ditangkap

Rabu, 26 November 2014 Reporter: Andry Editor: Agustian Anas 4302

Dinsos DKI Ancam Tangkap Korban Banjir yang Mengemis

(Foto: doc)

Dinas Sosial (Dinsos) DKI mengancam akan menangkap korban banjir di ibu kota yang nekat mengemis di jalan.

Kalau ada korban banjir yang ngemis, laporkan ke call center kami di (021) 4264675. Kami tindak lanjuti dan akan kami masukan ke panti sosial

Korban banjir yang menjadi pengemis dadakan saat mengungsi dari rumah, dikategorikan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS). Karena itu, Pemprov DKI tidak akan mentolerir para pengemis yang mengatasnamakan korban banjir.

”Kalau ada korban banjir yang ngemis, laporkan ke call center kami di (021) 4264675. Kami tindak lanjuti dan akan kami masukan ke panti sosial," tegas Masrokhan, Kepala Dinas Sosial DKI Jakarta, Rabu (26/11).

Dikatakan Masrokhan, fenomena korban banjir menjadi pengemis saat musim hujan tidak boleh terjadi di Jakarta. Pasalnya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan memenuhi kebutuhan pasokan pangan dan sandang di tenda-tenda pengungsian. "Di Jakarta tidak boleh ada korban banjir yang mengemis. Itu sangat memalukan," ujarnya.

Ia menuturkan, korban banjir yang menjadi pengemis pernah terjadi di Jakarta pada zaman dahulu. Di mana, anak-anak korban banjir dimanfaatkan para orangtua untuk mendapatkan keuntungan. "Fenomena itu sudah ada dari zaman dulu, tapi sekarang tidak boleh terjadi lagi," katanya.

Masrokhan menjelaskan, Pemprov DKI sejauh ini telah menyiapkan dapur umum dan tenda pengungsian di wilayah terdampak banjir. Sehingga tidak ada alasan bagi para korban banjir mengaku kelaparan hingga akhirnya mengemis di jalan. "Dapur umum sudah kita buka, bantuan juga datang dari mana-mana. Semua kebutuhan cukup untuk semua wilayah," ungkapnya.

Pihaknya, kata Masrokhan, telah menyiapkan personel Taruna Siaga Bencana (Tagana) yang berjumlah 200 orang ke lokasi-lokasi rawan banjir. Ratusan personel Tagana itu nantinya akan membantu warga korban banjir, mulai dari evakuasi hingga menyuplai barang kebutuhan. ‎"Tagana diterjunkan tergantung dari kebutuhan, ‎yang jelas kami telah siapkan petugasnya," tukasnya.

BERITA TERKAIT
Puncak Banjir DKI Diprediksi Januari 2015

Dinsos Akan Lebih Selektif Bantu Korban Banjir

Kamis, 20 November 2014 3374

163 PMKS Dipulangkan ke Daerah Asal

163 PMKS Dipulangkan ke Daerah Asal

Jumat, 24 Oktober 2014 5037

basuki t purnama wawancara dok beritajakarta

PMKS Nakal Akan Dipidana

Senin, 29 September 2014 4702

BERITA POPULER
Gub pramono Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu rezap

Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

Jumat, 30 Oktober 2026 7113

IMG 20261031 WA0044

Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

Sabtu, 31 Oktober 2026 4803

Mobil patah as budi

Petugas Dishub Evakuasi Mobil Patah As Roda di Cengkareng

Senin, 02 November 2026 1897

PJLP dki dok

Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

Jumat, 30 Oktober 2026 2474

Binamarga penertiban kabel udara sunter jakut jati

5,6 Kilometer Kabel Udara di Tanjung Priok Dipindah ke SJUT

Senin, 02 November 2026 1017

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks