Korban Banjir yang Mengemis Akan Ditangkap

Rabu, 26 November 2014 Reporter: Andry Editor: Agustian Anas 3987

Dinsos DKI Ancam Tangkap Korban Banjir yang Mengemis

(Foto: doc)

Dinas Sosial (Dinsos) DKI mengancam akan menangkap korban banjir di ibu kota yang nekat mengemis di jalan.

Kalau ada korban banjir yang ngemis, laporkan ke call center kami di (021) 4264675. Kami tindak lanjuti dan akan kami masukan ke panti sosial

Korban banjir yang menjadi pengemis dadakan saat mengungsi dari rumah, dikategorikan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS). Karena itu, Pemprov DKI tidak akan mentolerir para pengemis yang mengatasnamakan korban banjir.

”Kalau ada korban banjir yang ngemis, laporkan ke call center kami di (021) 4264675. Kami tindak lanjuti dan akan kami masukan ke panti sosial," tegas Masrokhan, Kepala Dinas Sosial DKI Jakarta, Rabu (26/11).

Dikatakan Masrokhan, fenomena korban banjir menjadi pengemis saat musim hujan tidak boleh terjadi di Jakarta. Pasalnya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan memenuhi kebutuhan pasokan pangan dan sandang di tenda-tenda pengungsian. "Di Jakarta tidak boleh ada korban banjir yang mengemis. Itu sangat memalukan," ujarnya.

Ia menuturkan, korban banjir yang menjadi pengemis pernah terjadi di Jakarta pada zaman dahulu. Di mana, anak-anak korban banjir dimanfaatkan para orangtua untuk mendapatkan keuntungan. "Fenomena itu sudah ada dari zaman dulu, tapi sekarang tidak boleh terjadi lagi," katanya.

Masrokhan menjelaskan, Pemprov DKI sejauh ini telah menyiapkan dapur umum dan tenda pengungsian di wilayah terdampak banjir. Sehingga tidak ada alasan bagi para korban banjir mengaku kelaparan hingga akhirnya mengemis di jalan. "Dapur umum sudah kita buka, bantuan juga datang dari mana-mana. Semua kebutuhan cukup untuk semua wilayah," ungkapnya.

Pihaknya, kata Masrokhan, telah menyiapkan personel Taruna Siaga Bencana (Tagana) yang berjumlah 200 orang ke lokasi-lokasi rawan banjir. Ratusan personel Tagana itu nantinya akan membantu warga korban banjir, mulai dari evakuasi hingga menyuplai barang kebutuhan. ‎"Tagana diterjunkan tergantung dari kebutuhan, ‎yang jelas kami telah siapkan petugasnya," tukasnya.

BERITA TERKAIT
Puncak Banjir DKI Diprediksi Januari 2015

Dinsos Akan Lebih Selektif Bantu Korban Banjir

Kamis, 20 November 2014 3157

163 PMKS Dipulangkan ke Daerah Asal

163 PMKS Dipulangkan ke Daerah Asal

Jumat, 24 Oktober 2014 4712

basuki t purnama wawancara dok beritajakarta

PMKS Nakal Akan Dipidana

Senin, 29 September 2014 4408

BERITA POPULER
IMG 20260202 WA0102

Lapak Bensin Eceran di Jl Hadiah Utama Ditertibkan

Senin, 02 Februari 2026 3871

Rano tinjau Jalan Rusak Thamrin jati

Rano Pastikan Perbaikan Jalan Rusak Terus Dilakukan

Selasa, 03 Februari 2026 446

Cuaca Hujan Jati jakarta bmkg

Hujan Merata Diprakirakan Basahi Jakarta Hari Ini

Senin, 02 Februari 2026 738

Cabai Pasar Induk Kramat Jati Otoy

BPS Catat DKI Alami Deflasi 0,23 Persen Selama Januari 2026

Senin, 02 Februari 2026 648

Masa pembelajaran jarak jauh (PJJ) diperpanjang

Pramono Perpanjang Masa PJJ Sampai 1 Februari

Kamis, 29 Januari 2026 1135

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks