Rabu, 12 Februari 2014
Reporter: Nurito
Editor: Lopi Kasim
3775
(Foto: doc)
Upaya mengatasi banjir di Kampung Pulo, Kampung Melayu terus dilakukan Pemprov DKI Jakarta. Salah satunya, dengan merelokasi warga untuk menempati rumah susun (rusun) yang disediakan Pemprov DKI. Dengan cara ini diharapkan banjir yang setiap tahun menggenangi kawasan itu bisa teratasi.
Untuk meyakinkan warga, hari ini, Pemkot Administrasi Jakarta Timur mengajak warga yang sebelumnya mengungsi di emperan toko Jl Jatinegara Barat untuk melihat langsung rumah susun sewa (Rusunawa) Komaradin dan Rusunawa Cipinang Besar Selatan. Hasilnya, warga pun menyatakan persetujuannya untuk pindah secepatnya ke rusunawa tersebut.
Walikota Jakarta Timur, HR Krisdiyanto mengatakan, pihaknya mengajak sekitar 100 warga Kampung Pulo meninjau rusunawa. Setelah warga menyatakan setuju direlokasi, maka saat itu juga pihaknya meminta agar warga secepatnya pindah ke rusunawa. "Kalau tidak segera pindah, ya bisa diambil warga lain dari luar wilayah Jakarta Timur. Kita siap fasilitasi warga Kampung Pulo untuk pindah ke Rusun Komarudin dan Cipinang Besar Selatan," ujar Krisdiyanto, Rabu (12/2).
Dikatakan Krisdiyanto, kepindahan warga akan dilengkapi dengan sejumlah syarat, yakni seperti melampirkan foto copy KTP, KK dan surat bukti kepemilikan tanah atau rumah di Kampung Pulo. Selain itu, dilengkapi dengan lampiran keterangan dari kelurahan dan kecamatan.
Pihaknya, kata Kris, sudah meminta kepada pengurus RT dan RW setempat untuk mendata warga yang siap dipindah ke rusunawa, mengingat unit rusunawa yang terbatas. Tercatat, di Rusunawa Komarudin, dari 400 unit yang ada, hanya tersedia 200 unit untuk relokasi warga Kampung Pulo. Sedangkan di Rusunawa Cipinang Besar Selatan ada sekitar 50 unit.
Untuk warga yang belum mendapatkan unit, nantinya direlokasi ke Rusunawa Jatinegara Kaum, sebanyak 200 unit. Untuk Rusunawa Jatinegara Barat, saat ini sedang dalam proses pembangunan.
Ketua RT 13/03 Kampung Pulo, Nendi menuturkan, secara umum seluruh warganya siap direlokasi ke Rusunawa Komarudin dan Cipinang Besar selatan. Untuk mempercepat proses akan langsung dilakukan pendataan. "Prinsipnya, semua warga setuju direlokasi ke rumah susun. Tapi akan kita data dulu agar secara administrasi tertib dan jelas siapa saja yang direlokasi," ujarnya.
Ia berharap, dengan relokasi maka tak ada lagi warganya yang tidur di emperan toko di Jl Jatinegara Barat. Sejak diterjang banjir beberapa waktu lalu, warga terpaksa bertahan di emperan toko selama hampir satu bulan lantaran rumah mereka masih tergenang banjir.
BERITA TERKAIT
BERITA POPULER
85 Peserta Sekolah Lansia di Jakut Diwisuda
Selasa, 28 Juli 2026
9241
Pemkot Jaktim Fasilitasi Evy Tinggal di Rusun Pulo Gebang
Jumat, 31 Juli 2026
3209
14 Kendaraan Kedapatan Parkir Liar di Jaktim Ditindak
Selasa, 28 Juli 2026
3630
MRT Jakarta Sepakati Kerja Sama Peningkatan Layanan Sistem Pengumpulan Tarif Otomatis
Rabu, 29 Juli 2026
1926
Area Kumuh Sekitar Terminal Tanjung Priok Ditata Jadi Taman