Rabu, 12 Februari 2014
Reporter: Nurito
Editor: Lopi Kasim
3602
(Foto: doc)
Upaya mengatasi banjir di Kampung Pulo, Kampung Melayu terus dilakukan Pemprov DKI Jakarta. Salah satunya, dengan merelokasi warga untuk menempati rumah susun (rusun) yang disediakan Pemprov DKI. Dengan cara ini diharapkan banjir yang setiap tahun menggenangi kawasan itu bisa teratasi.
Untuk meyakinkan warga, hari ini, Pemkot Administrasi Jakarta Timur mengajak warga yang sebelumnya mengungsi di emperan toko Jl Jatinegara Barat untuk melihat langsung rumah susun sewa (Rusunawa) Komaradin dan Rusunawa Cipinang Besar Selatan. Hasilnya, warga pun menyatakan persetujuannya untuk pindah secepatnya ke rusunawa tersebut.
Walikota Jakarta Timur, HR Krisdiyanto mengatakan, pihaknya mengajak sekitar 100 warga Kampung Pulo meninjau rusunawa. Setelah warga menyatakan setuju direlokasi, maka saat itu juga pihaknya meminta agar warga secepatnya pindah ke rusunawa. "Kalau tidak segera pindah, ya bisa diambil warga lain dari luar wilayah Jakarta Timur. Kita siap fasilitasi warga Kampung Pulo untuk pindah ke Rusun Komarudin dan Cipinang Besar Selatan," ujar Krisdiyanto, Rabu (12/2).
Dikatakan Krisdiyanto, kepindahan warga akan dilengkapi dengan sejumlah syarat, yakni seperti melampirkan foto copy KTP, KK dan surat bukti kepemilikan tanah atau rumah di Kampung Pulo. Selain itu, dilengkapi dengan lampiran keterangan dari kelurahan dan kecamatan.
Pihaknya, kata Kris, sudah meminta kepada pengurus RT dan RW setempat untuk mendata warga yang siap dipindah ke rusunawa, mengingat unit rusunawa yang terbatas. Tercatat, di Rusunawa Komarudin, dari 400 unit yang ada, hanya tersedia 200 unit untuk relokasi warga Kampung Pulo. Sedangkan di Rusunawa Cipinang Besar Selatan ada sekitar 50 unit.
Untuk warga yang belum mendapatkan unit, nantinya direlokasi ke Rusunawa Jatinegara Kaum, sebanyak 200 unit. Untuk Rusunawa Jatinegara Barat, saat ini sedang dalam proses pembangunan.
Ketua RT 13/03 Kampung Pulo, Nendi menuturkan, secara umum seluruh warganya siap direlokasi ke Rusunawa Komarudin dan Cipinang Besar selatan. Untuk mempercepat proses akan langsung dilakukan pendataan. "Prinsipnya, semua warga setuju direlokasi ke rumah susun. Tapi akan kita data dulu agar secara administrasi tertib dan jelas siapa saja yang direlokasi," ujarnya.
Ia berharap, dengan relokasi maka tak ada lagi warganya yang tidur di emperan toko di Jl Jatinegara Barat. Sejak diterjang banjir beberapa waktu lalu, warga terpaksa bertahan di emperan toko selama hampir satu bulan lantaran rumah mereka masih tergenang banjir.
BERITA TERKAIT
BERITA POPULER
Lapak Bensin Eceran di Jl Hadiah Utama Ditertibkan
Senin, 02 Februari 2026
3134
Hujan Merata Diprakirakan Basahi Jakarta Hari Ini
Senin, 02 Februari 2026
736
BPS Catat DKI Alami Deflasi 0,23 Persen Selama Januari 2026
Senin, 02 Februari 2026
641
Sudin Kominfotik Jakut Berkolaborasi Tingkatkan Literasi Digital