Tumpukan Sampah Hambat Angkot Masuk Terminal

Rabu, 12 November 2014 Reporter: Rio Sandiputra Editor: Widodo Bogiarto 8213

tumpukan sampah tersebut juga menghambat angkutan umum yang akan keluar masuk terminal.

(Foto: doc)

Para sopir angkutan umum mengeluhkan tumpukan sampah yang berada di sepanjang jalan menuju pintu masuk Terminal Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Selain menebarkan aroma tidak sedap, tumpukan sampah itu juga membuat angkutan umum harus antre untuk masuk terminal.

Karena tumpukan sampah itu kita harus antre masuk terminal

Pantauan beritajakarta.com, tumpukan sampah yang mayoritas jenis sampah sayuran dan buah-buahan itu memakan hingga separuh badan jalan. Tumpukan sampah paling banyak terlihat di samping kantor PD Pasar Jaya Area Pasar Minggu.

"Padahal penumpang paling banyak pagi-pagi. Karena tumpukan sampah itu kita harus antre masuk terminal," kata Syarif (42), salah satu sopir angkutan umum S11 (Lebak Bulus-Pasar Minggu), Rabu (12/11).

Akibatnya, kata Syarif, kalau pagi hari banyak angkutan umum yang enggan masuk terminal dan memilih berputar arah sebelum mendekati jalan menuju terminal. "Kalau tidak ada petugas, ya putar di dekat kelurahan saja balik arah. Karena kalau nekat masuk juga, memakan waktu sekali," keluhnya.

Terkait tumpukan sampah ini, Kepala Suku Dinas Kebersihan Jakarta Selatan, Zaenal Syarifudin mengatakan, Tempat Pembuangan Sampah (TPS) Pasar Minggu dapat menampung sampah hingga 16 ton per harinya. Sampah yang mayoritas jenis organik itu setiap hari rutin dibuang ke Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang di Kota Bekasi.  

"Sampah itu semuanya hasil jualan pedagang kaki lima (PKL) di malam hari yang kebanyakan pedagang sayur, buah, dan bumbu dapur. Sayangnya pedagang masih belum mau langsung buang ke TPS, sehingga malah mengganggu angkot," ujar Zaenal.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Suku Dinas Perhubungan Jakarta Selatan, Arifin Hamonangan menegaskan, pihaknya akan menindak angkutan umum yang melanggar aturan. Apalagi angkutan umum yang ngetem sembarangan.

"Semuanya akan kita tertibkan. Karena mereka terbukti melanggar Perda Nomor 8 tahun 2007 tentang Ketertiban Umum," tegas Arifin.

Arifin mengungkapkan, pihaknya akan bekerjasama dengan Suku Dinas Kebersihan dan Satpol PP untuk menertibkan PKL agar bisa keluar area relokasi di belakang terminal dan Jalan Buntu, seperti yang disepakati yakni pukul 05.00. Sehingga petugas kebersihan dapat segera membersihkan bekas lapak PKL agar masalah sampah tidak kembali mengganggu.

BERITA TERKAIT
Kerja Bakti 3 Pilar, Angkut 2 Ton Sampah Di Jl Warung Jati Barat

Dua Ton Sampah Diangkut dari Pasar Minggu

Jumat, 07 November 2014 4636

tps liar cengkareng dok beritajakarta

TPS Liar Marak di Cengkareng

Minggu, 09 November 2014 5584

150 Angkot Ditilang di Terminal Kampung Melayu

150 Angkot di Terminal Kampung Melayu Ditilang

Senin, 22 September 2014 6081

Bau Pesing dan Kotor, Pengunjung Keluhkan Terminal Kalideres

Terminal Kalideres Bau Pesing

Jumat, 31 Oktober 2014 6387

BERITA POPULER
Gub pramono Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu rezap

Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

Jumat, 30 Oktober 2026 7153

IMG 20261031 WA0044

Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

Sabtu, 31 Oktober 2026 4840

Mobil patah as budi

Petugas Dishub Evakuasi Mobil Patah As Roda di Cengkareng

Senin, 02 November 2026 2597

PJLP dki dok

Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

Jumat, 30 Oktober 2026 2556

Binamarga penertiban kabel udara sunter jakut jati

5,6 Kilometer Kabel Udara di Tanjung Priok Dipindah ke SJUT

Senin, 02 November 2026 1234

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks