APBD Belum Cair, PKL Night Market Distop Sementara

Jumat, 14 Februari 2014 Reporter: Erna Martiyanti Editor: Agustian Anas 4017

nightmarket_lopi.jpg

(Foto: doc)

Pelaksanaan Kaki Lima Night Market yang biasa digelar setiap akhir pekan kini terpaksa dihentikan sementara waktu karena ABPD 2014 belum cair. Penghentian sementara acara Kaki Lima Night Market ini sesuai dengan arahan dari Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaya Purnama.

"Kita sudah perkiraan pendanaan tidak tepat Januari. Padahal ada biaya yang dikeluarkan untuk acara itu, seperti pasang tenda, angkutan, dan listrik. Sehingga Pak Wagub menyarankan di stop dulu, sampai anggaran cair," kata Joko Kundaryo, Kepala Dinas KUMKMP DKI Jakarta, di Balaikota DKI Jakarta, Jumat (14/2).

Penghentian ini dilakukan sejak awal Januari 2014. Namun dirinya belum bisa memastikan kapan acara yang diadakan di Jalan Medan Merdeka Selatan ini bisa dimulai kembali. "Kemungkinan pada bulan keempat, tapi ya kita belum bisa pastikan," ujarnya.

Kendati demikian, menurut Joko, pihaknya tidak tinggal diam. Sambil menunggu anggaran cair, Dinas KUMKMP sedang melakukan lelang untuk pelaksanannya. Sebab tahun ini, penyelenggaraannya diserahkan kepada event organization (EO). Selain itu, juga dilakukan pendataan ulang terhadap pedagang kaki lima (PKL) yang ikut serta. Mengingat peserta setiap dua bulan sekali diganti, untuk memberikan kesempatan kepada pedagang lainnya.

"Akan ada lagi nanti setelah anggaran benar-benar clear. Sekarang kita siapkan lelang, bukan berarti kita diam, tapi melakukan lelang untuk EO- nya," ujarnya.

Pada tahun ini dianggarkan lebih dari Rp 11 miliar untuk 52 kali pelaksanaan Kaki Lima Night Market. Setiap kali acara menghabiskan dana sebesar Rp 80 juta. Dana tersebut lebih hemat dibanding tahun sebelumnya yang mencapai Rp 150 juta. Sebab pada tahun ini, Dinas KUMKMP telah memiliki tenda sendiri. Sementara jumlah PKL yang ikut bergabung sama seperti sebelumnya yakni 400 PKL.

Ditambahkan Joko, pada pelaksanaan berikutnya akan ada konsep baru yang bekerjsama dengan Dinas Periwisata dan Kebudayaan. Nantinya akan ada kombinasi, bukan hanya transaksi jual beli tetapi juga ada sisi hiburannya. "Akan kita kombinasi, bukan hanya belanja kuliner dan fashion saja, tetapi ada art-nya juga. Performing art, kerjasama dengan Dinas Pariwisata dan kampus-kampus," tandasnya.
BERITA TERKAIT
BERITA POPULER
Gub pramono Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu rezap

Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

Jumat, 30 Oktober 2026 7033

IMG 20261031 WA0044

Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

Sabtu, 31 Oktober 2026 4646

PJLP dki dok

Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

Jumat, 30 Oktober 2026 2162

Road to lerata run anita

Road to Larata Run 2026 Padukan Olahraga dan Transportasi Publik

Sabtu, 31 Oktober 2026 1312

Jrf2026 rezap

Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

Selasa, 27 Oktober 2026 2200

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks