APBD Belum Cair, PKL Night Market Distop Sementara

Jumat, 14 Februari 2014 Reporter: Erna Martiyanti Editor: Agustian Anas 3946

nightmarket_lopi.jpg

(Foto: doc)

Pelaksanaan Kaki Lima Night Market yang biasa digelar setiap akhir pekan kini terpaksa dihentikan sementara waktu karena ABPD 2014 belum cair. Penghentian sementara acara Kaki Lima Night Market ini sesuai dengan arahan dari Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaya Purnama.

"Kita sudah perkiraan pendanaan tidak tepat Januari. Padahal ada biaya yang dikeluarkan untuk acara itu, seperti pasang tenda, angkutan, dan listrik. Sehingga Pak Wagub menyarankan di stop dulu, sampai anggaran cair," kata Joko Kundaryo, Kepala Dinas KUMKMP DKI Jakarta, di Balaikota DKI Jakarta, Jumat (14/2).

Penghentian ini dilakukan sejak awal Januari 2014. Namun dirinya belum bisa memastikan kapan acara yang diadakan di Jalan Medan Merdeka Selatan ini bisa dimulai kembali. "Kemungkinan pada bulan keempat, tapi ya kita belum bisa pastikan," ujarnya.

Kendati demikian, menurut Joko, pihaknya tidak tinggal diam. Sambil menunggu anggaran cair, Dinas KUMKMP sedang melakukan lelang untuk pelaksanannya. Sebab tahun ini, penyelenggaraannya diserahkan kepada event organization (EO). Selain itu, juga dilakukan pendataan ulang terhadap pedagang kaki lima (PKL) yang ikut serta. Mengingat peserta setiap dua bulan sekali diganti, untuk memberikan kesempatan kepada pedagang lainnya.

"Akan ada lagi nanti setelah anggaran benar-benar clear. Sekarang kita siapkan lelang, bukan berarti kita diam, tapi melakukan lelang untuk EO- nya," ujarnya.

Pada tahun ini dianggarkan lebih dari Rp 11 miliar untuk 52 kali pelaksanaan Kaki Lima Night Market. Setiap kali acara menghabiskan dana sebesar Rp 80 juta. Dana tersebut lebih hemat dibanding tahun sebelumnya yang mencapai Rp 150 juta. Sebab pada tahun ini, Dinas KUMKMP telah memiliki tenda sendiri. Sementara jumlah PKL yang ikut bergabung sama seperti sebelumnya yakni 400 PKL.

Ditambahkan Joko, pada pelaksanaan berikutnya akan ada konsep baru yang bekerjsama dengan Dinas Periwisata dan Kebudayaan. Nantinya akan ada kombinasi, bukan hanya transaksi jual beli tetapi juga ada sisi hiburannya. "Akan kita kombinasi, bukan hanya belanja kuliner dan fashion saja, tetapi ada art-nya juga. Performing art, kerjasama dengan Dinas Pariwisata dan kampus-kampus," tandasnya.
BERITA TERKAIT
BERITA POPULER
80790596

TPHP Cengkareng Dirancang Jadi Destinasi Wisata

Kamis, 17 September 2026 2503

Kebakaran j65 jelambar jakbar budi

17 Unit Pemadam Tangani Kebakaran di Permukiman Padat Jelambar

Senin, 14 September 2026 1202

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Senin, 14 September 2026 962

IMG 20260917 WA0098

111 Kucing di Dua Pulau Sudah Disterilisasi dan Divaksin Rabies Gratis

Kamis, 17 September 2026 509

Gub pramono ppid

Bahas Krisis Iklim hingga Pangan, Pramono Bertolak ke New York

Jumat, 18 September 2026 404

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks