Komisi D Minta Dinas PRKP Bangun Rusun di 2019

Jumat, 31 Agustus 2018 Reporter: Adriana Megawati Editor: Andry 2127

Komisi D Minta Dinas PRKP Bangun Rusunawa di 2019

(Foto: doc)

Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta meminta Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (PRKP) untuk membangun rumah susun (rusun) di tahun 2019.

Kami ingin rusun diselesaikan dengan benar dan tuntas

Sekretaris Komisi D DPRD DKI Jakarta, Pandapotan Sinaga menilai penyediaan rusun sudah sangat mendesak. Karena itu pihaknya mendorong Dinas PRKP agar mengajukan lelang akhir tahun ini sehingga proses pembangunannya bisa direalisasikan tahun depan.

"Kami ingin rusun diselesaikan dengan benar dan tuntas," ujarnya, Jumat (31/8).

Pandapotan menuturkan, dalam rapat Badan Anggaran (Banggar) DPRD DKI Jakarta beberapa waktu lalu, pihaknya mengusulkan agar Sisa Lebih Penghitungan Anggaran (SiLPA) 2017 sebesar Rp 13,1 triliun dialokasikan untuk pembangunan rusun.

"Kebutuhan hunian di Jakarta itu sekitar 300 ribu. Kita dorong agar dinas terkait segera mencari lahan kosong untuk membangun rusun," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Kawasan Rusun Marunda Bakal Ditata Kembali

Kawasan Rusun Marunda Bakal Ditata Kembali

Kamis, 30 Agustus 2018 2362

       Dinas PRKP Diminta Perketat Pengawasan Rusun

Dinas PRKP Diminta Perketat Pengawasan Rusun

Senin, 27 Agustus 2018 1856

BERITA POPULER
Gubernur halal bihalal itb otoy

Pramono Hadiri Halal Bihalal Ikatan Orangtua Mahasiswa ITB

Minggu, 19 April 2026 4381

Siaranpers pemprov dki 20260422122518 3ms4j9 484

Pramono Kunjungi Tiga Negara Perkuat Kemitraan Strategis

Rabu, 22 April 2026 834

Launching Color Of Jakarta otoy

Rano Paparkan Potensi Ekraf Videografi dan Fotografi di Launching COJ

Jumat, 17 April 2026 1743

IMG 20260421 WA0063

Pansus Perparkiran Bahas Optimalisasi Pendapatan Sektor Parkir

Selasa, 21 April 2026 930

Paskah Pemprov DKI Jakarta 2 bilal

Pemprov DKI Rayakan Paskah Bersama di Kota Tua

Sabtu, 18 April 2026 1378

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks