Masyarakat yang ingin menyeberang di Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Halte Tranjakarta Pesakih, Daan Mogot, Jakarta Barat, seperti harus bertaruh nyawa dengan maut. Pasalnya, JPO di lokasi tersebut berlubang sepanjang 60 sentimeter dan lebar 40 sentimeter, sehingga tidak memiliki pijakan lagi.
Ironisnya, jika malam hari, lampu neon JPO banyak yang mati sehingga keberadaan lubang tersebut menjadi samar terlihat.
Kondisi yang hampir sama juga terdapat pada JPO Halte Transjakarta Sumur Bor, JPO Rawabuaya, JPO Jembatan Baru dan JPO Jembatan Gantung. Banyaknya paku ripet perekat lembaran alas JPO halte tersebut yang copot, membuat lembaran besi baja pijakan JPO yang rusak hingga membahayakan penyeberang jalan.
Terkait hal itu, Kepala Humas Unit Pengelola Transjakarta Sri Ulina Pinem, mengatakan, untuk masalah tersebut sesuai pembagian tugas adalah kewenangan Dinas Perhubungan DKI Jakarta. Tapi bila kerusakannya terdapat di dalam areal Halte Transjakarta maka pihaknya yang berwenang untuk memperbaiki.
“Kewenangan kami hanya memperbaiki kerusakan pada areal halte busway. Sedangkan untuk JPO-nya kewenangan Dinas Perhubungan DKI Jakarta,” jelas Sri, Jumat (7/2).
Sementara, Kasudin Perhubungan Jakarta Barat, Ucok Bangsawan Harahap, yang coba dikonfirmasi telepon gengamnya tidak aktif.
BERITA TERKAIT
BERITA POPULER
Pekerja dan Pedagang di Terminal Kampung Rambutan Dibantu Sembako
Rabu, 17 Juni 2026
5015
TMR Ramai Dikunjungi Wisatawan
Selasa, 16 Juni 2026
1281
Hujan Ringan Diperkirakan Basahi Jakarta Sore Ini
Minggu, 14 Juni 2026
1436
Sudin LH Jaksel OTT Delapan Pelaku Buang Sampah Sembarangan