Saluran Penghubung Kali Sunter Mulai Dikeruk

Sabtu, 01 November 2014 Reporter: Nurito Editor: Widodo Bogiarto 4183

Saluran Penghubung Kali Sunter Mulai Dikeruk

(Foto: doc)

Musim hujan yang segera datang, membuat Pemkot Administrasi Jakarta Timur terus berbenah untuk untuk mengurangi dampak banjir. Salah satunya dengan melakukan pengerukan saluran penghubung (PHB) Pulogadung menuju Kali Sunter.

Saluran PHB ini sudah lima tahun tidak dikeruk. Sehingga wajar jika saat ini terjadi sedimentasi dan saluran tidak berfungsi sama sekali

Saluran PHB itu menghubungkan Kali Petukangan di kawasan Rawa Terate, Cakung. Namun proyek pengerukan yang dikerjakan hanya sepanjang 200 meter, yakni mulai dari jembatan di Jalan Bekasi Raya hingga Kali Sunter, tepatnya di belakang kantor PT Aneka Tambang. Proyek yang mulai Sabtu (1/11) ini, diprediksi rampung akhir bulan November ini.

"Panjang saluran yang dikeruk 200 meter dengan kedalaman 1 meter dari eksisting yang ada. Kita targetkan pengerukan lumpur ini tuntas hingga akhir bulan," kata Nursiwan, Kepala Seksi Konservasi Suku Dinas Pekerjaan Umum Tata Air Jakarta Timur.

Saluran PHB ini memiliki lebar rata-rata 12 meter. Namun kondisinya sudah tidak layak. Seluruh daerah alirannya sudah dipenuhi lumpur dan terjadi sedimentasi. Bahkan banyak tumbuh rumput dan ilalang setinggi 50-80 sentimeter. Tak hanya itu, saluran PHB ini juga dipenuhi sampah dan kotoran yang berasal dari tempat penampungan dan pemotongan ayam. Akibatnya kawasan itu menjadi kumuh dan menebarkan aroma tidak sedap.

Nursiwan menjelaskan, jika tidak segera dikeruk, maka dapat memicu terjadinya banjir. Sebab selama ini di Kawasan Industri Pulogadung (KIP) dan di pemukiman warga di Rawa Terate kerap menjadi langganan banjir jika musim hujan. Ketinggian air genangan mencapai 1-1,5 meter di pemukiman warga maupun di KIP. Genangan tersebut salah satunya berasal dari luapan saluran PHB ini.

"Saluran PHB ini sudah lima tahun tidak dikeruk. Sehingga wajar jika saat ini terjadi sedimentasi dan saluran tidak berfungsi sama sekali," ujar Nursiwan.

BERITA TERKAIT
Dua Sodetan Saluran di Jaktim Gagal Dikerjakan

Dua Sodetan Saluran di Jaktim Gagal Dikerjakan

Jumat, 31 Oktober 2014 4390

gorong gorong saluran penghubung

Puluhan Tahun Saluran PHB Kedaung Kaliangke Tersumbat

Kamis, 30 Oktober 2014 4151

Lantaran kerap mengganggu ketertiban umum, sekitar 100 an lapak milik pedagang kaki lima (PKL) di Jl

Bikin Macet, 100 PKL di Rawa Terate Ditertibkan

Rabu, 29 Oktober 2014 4028

Perluasan Waduk Rawa Lindung Belum Disetujui

Warga Sekitar Waduk Rawa Lindung Khawatir Banjir

Senin, 27 Oktober 2014 6219

BERITA POPULER
750 Warga Terima Bantuan Sosial di Terminal Bus Kampung Rambutan

Pekerja dan Pedagang di Terminal Kampung Rambutan Dibantu Sembako

Rabu, 17 Juni 2026 6088

IMG COM 202606161328598850

TMR Ramai Dikunjungi Wisatawan

Selasa, 16 Juni 2026 1741

Cuaca hujan ringan dessy doc

Hujan Ringan Diperkirakan Basahi Jakarta Sore Ini

Minggu, 14 Juni 2026 1558

Gubernur pramono haul habaib otoy

Beri Penghormatan Tokoh Betawi, Pemprov DKI Gelar Haul Akbar Ulama dan Habaib di Monas

Jumat, 19 Juni 2026 606

Gebyar seni budaya setubabakan nur

Rayakan HUT Ke-499 Jakarta, Setu Babakan Gelar Gebyar Seni Budaya

Sabtu, 20 Juni 2026 452

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks