Jokowi Minta Pejabat Jangan Sajikan Kegiatan Seremonial

Rabu, 12 Februari 2014 Reporter: Erna Martiyanti Editor: Agustian Anas 3579

pelantikan_es2_2014_erna.jpg

(Foto: doc)

Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo melantik sebanyak 26 pejabat eselon II di lingkungan Pemprov DKI Jakarta, Rabu (12/2). Orang nomor satu Pemprov DKI Jakarta ini meminta kepada pejabat untuk melayani masyarakat dengan baik dan tidak melakukan kegiatan yang bersifat seremonial saja.

"Kita ditunggu oleh masyarakat dalam segala hal. Oleh sebab itu dalam bekerja sehari-hari, saya hanya ingin jangan menyajikan hal yang basa basi, jangan menyajikan yang semu, seremonial," ujar Jokowi, saat memberikan pengarahan dalam acara pengambilan sumpah dan pelantikan pejabat eselon II, di Balaikota DKI Jakarta, Rabu (12/2).

Selain itu, mantan Walikota Surakarta itu juga meminta pejabat yang dilantik tidak menerapkan sistem kerja asal bapak senang (ABS). Sebab, dia akan memantau langsung kinerja anak buahnya apakah sesuai dengan laporan yang diterima atau tidak. Sehingga dirinya tidak akan percaya dengan laporan anak buahnya sebelum mengecek ke lapangan.

"Saya ngerti semuanya mana yang beneran serius, konkret, nyata kelihatan semua karena saya tiap hari ada di lapangan. Jangan melaporkan ke saya sudah beres, bagus, atau menyajikan seremoni yang baik, tapi nyatanya tidak ada isinya. Tapi mohon maaf kalau hal-hal itu dilakukan tanpa diiringi dengan kinerja yang baik, tidak mengikuti apa yang diinginkan masyarakat, Anda ditinggal oleh kereta," katanya.

Dikatakan Jokowi, blusukan yang dilakukannya setiap hari, adalah langkah untuk membuktikan laporan dari para bawahannya. Sebab dirinya tak mau dibohongi dengan laporan palsu. Tindakan tegas seperti itu dilakukan, karena dirinya ingin membangun sebuah nilai dan budaya kerja yang baik di DKI Jakarta. Karena itu, sistem kinerja dan birokrasi yang baik harus dibangun dengan optimal.

Begitu juga bagi pejabat yang tidak menjalankan perintah yang diinstruksikannya, maka dia akan mencatat rekam jejak dalam buku catatan evaluasi kinerja Jokowi. “Kalau saya kasih perintah, saya pasti akan ikuti prosesnya. Jangan sampai bapak dan ibu tidak mengerjakan perintah saya. Kalau tidak dilaksanakan kan saya catat, pengaduan masyarakat yang tidak ditindaklanjuti akan masuk dalam catatan saya,” ucapnya.

Jokowi berharap, seluruh pejabat yang dilantik tersebut berada dalam satu rel kereta yang selama ini dijalankannya. Karena pengabdian mereka ditunggu oleh masyarakat yang menginginkan perubahan di Jakarta. “Dengan pelantikan ini, saya harap kita semua berada di rel kereta yang selama ini saya sampaikan. Kita ini ditunggu masyarakat yang ingin Jakarta berubah,” katanya.

Pejabat yang dilantik diantaranya yakni Andi Baso Mappapoleonr sebagai Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Perindustrian dan Energi. Fatahillah sebagai Kepala Badan Kedatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) sebelumnya menjabat Walikota Jakarta Barat. Agus Suradika sebagai Kepala Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah sebelumnya menjadi Wakil Kepala Dinas Pendidikan.

Kemudian Agus Bambang sebagai Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Kehumasan menggantikan Sugiyanta. Nandar Sunandar sebagai Kepala Dinas Pertamanan dan Pemakaman sebelumnya menjabat sebagai Kepala Suku Dinas Pertamanan Jakarta Selatan. Muhammad Akbar sebagai Kepala Dinas Perhubungan menggantikan Udar Pristono. Mochammad Haris Pindratmo sebagai Kepala Dinas Perindustrian dan Energi menggantikan Andi Baso.

Selain itu, Masrokhan sebagai Kepala Dinas Sosial menggantikan Kian Kelana. Darjamuni sebagai Kepala Dinas Kelautan dan Pertanian menggantikan Ipih Ruyani. Lasro Marbun sebagai Kepala Dinas Pendidikan sebelumnya menjabat Kepala Biro Organisasi dan Tata Laksana (Ortala). Saptastri Ediningtyas sebagai Kepala Dinas Kebersihan menggantikan Unu Nurdin. Isnawa Adji sebagai Wakil Kepala Dinas Kebersihan sebelumnya menjabat sebagai Asisten Perekonomian di Jakarta Barat.

Kemudian Benyamin Bukit sebagai Wakil Kepala Dinas Perhubungan sebelumnya menjabat Kepala Suku Dinas Perhubungan Jakarta Utara. Istaryaningtyas sebagai Wakil Kepala Dinas Pendidikan menggantikan Agus Suradika. Agustino Darmawan sebagai Biro Umum. Denny Wahyu Haryanto sebagai Kepala Biro Ortala menggantikan Lasro Marbun. Rustam Effendi sebagai Wakil Walikota Jakarta Pusat, Tri Djoko Sri Margianto sebagai Wakil Walikota Jakarta Selatan, dan Ibnu Sabiin Hatta sebagai Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Seribu.

Pejabat lainnya, Junaedi sebagai Sekretaris Kota Jakarta Utara, Bayu Meghantara sebagai Sekretaris Kota Jakarta Pusat, Wahyu Haryadi sebagai Sekretaris Kota Jakarta Selatan, Nanang Hasani sebagai Deputi Gubernur Bidang Pengendalian Kependudukan, Usmayadi sebagai Asisten Deputi Gubernur Bidang Budaya, Ida Bagus Nyoman Banjar sebagai Direktur Utama RSUD Budhi Asih, dan Theodora Caroline Kawinda sebagai Direktur RSKD Duren Sawit.

Selain itu, Jokowi juga melantik Bonny Anang Dwijanto sebagai Kepala Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi DKI Jakarta menggantikan Mohammad Yusup.
BERITA TERKAIT
BERITA POPULER
IMG 20260202 WA0102

Lapak Bensin Eceran di Jl Hadiah Utama Ditertibkan

Senin, 02 Februari 2026 6021

Rano tinjau Jalan Rusak Thamrin jati

Rano Pastikan Perbaikan Jalan Rusak Terus Dilakukan

Selasa, 03 Februari 2026 984

Imlek glodok jati

Perayaan Imlek di Jakarta Bakal Lebih Semarak dan Berwarna

Selasa, 03 Februari 2026 812

IMG 20260203 191714

Pemprov DKI Gelar Tiga Sorti Operasi Modifikasi Cuaca Hari Ini

Selasa, 03 Februari 2026 794

Masa pembelajaran jarak jauh (PJJ) diperpanjang

Pramono Perpanjang Masa PJJ Sampai 1 Februari

Kamis, 29 Januari 2026 1336

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks