Ulama Diharapkan Bantu Jokowi Wujudkan Revolusi Mental

Rabu, 29 Oktober 2014 Reporter: Folmer Editor: Erikyanri Maulana 4213

Ulama Diharapkan Bantu Jokowi Wujudkan Revolusi Mental

(Foto: doc)

Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama kembali bersilaturahmi dengan ulama dan umaro di gedung Balaikota DKI Jakarta, Rabu (29/10). Pada kesempatan itu, Ahok, sapaan akrab Basuki berharap para alim ulama dan umaro membantu Presiden Joko Widodo untuk mewujudkan revolusi mental.

Sebab, mental itu dipengaruhi keyakinan dan budaya. Namun, seiring berjalannya waktu, banyak budaya yang tidak menggambarkan iman. Seperti misalnya masih saja ada warga yang membuang sampah sembarangan

"Sebab, mental itu dipengaruhi keyakinan dan budaya. Namun, seiring berjalannya waktu, banyak budaya yang tidak menggambarkan iman. Seperti misalnya masih saja ada warga yang membuang sampah sembarangan dan lainnya," ujar Ahok, Rabu (29/10).

Dikatakan Ahok, salah satu tujuan dirinya menjadi pejabat yakni untuk memenuhi otak, perut dan dompet warga. Namun, untuk mewujudkan impian tersebut, mantan Bupati Belitung Timur ini berkomitmen untuk bekerja keras dan tidak mencuri uang maupun bertindak yang bertentangan ajaran agama.

Basuki juga menuturkan bagaimana dirinya kerap menghadapai kampanye negatif dari lawan politiknya lantaran statusnya yang non muslim.

"Saya sudah kenyanglah dengan isu-isu yang dibuat seperti itu. Saya dilarang masuk masjid bahkan ke pelatarannya. Mau tausiyah pun dilarang karena saya dibilang kafir. Lalu bagaimana mungkin saya dapat hidayah, yang dengar tausiyah siang malam saja belum tentu dapat hidayah apalagi kalau saya dibatasi dan dilarang masuk masjid," tuturnya seraya disambut gelak tawa para alim ulama yang menghadiri acara silahturahmi tersebut.

Mantan Anggota Komisi II DPR ini juga mengenang bagaimana dirinya mendapat ajaran Islam saat duduk di bangku SD-SMP di kampung halamannya di Belitung.

Ia sering berinteraksi dengan para ulama dan bahkan mempelajari agama Islam yang dianggapnya agama yang sebenarnya mengajarkan kebaikan, bukan kekerasan.

BERITA TERKAIT
pawai obor istimewa

1.000 Warga Meriahkan Pawai Tahun Baru Islam

Sabtu, 25 Oktober 2014 4976

ahok ulama umaro

Ahok Janji Berangkatkan Penjaga Masjid Naik Haji

Kamis, 24 Juli 2014 8021

ulama dan umaro balaikota

Jokowi Minta Ulama Awasi Program DKI

Selasa, 13 Mei 2014 3945

BERITA POPULER
IMG 20260728 WA0142

85 Peserta Sekolah Lansia di Jakut Diwisuda

Selasa, 28 Juli 2026 9248

Pemkot Jaktim Fasilitasi Evy Tinggal di Rusun Pulo Gebang

Pemkot Jaktim Fasilitasi Evy Tinggal di Rusun Pulo Gebang

Jumat, 31 Juli 2026 3218

Operasi Lintas Jaya Jaktim nur

14 Kendaraan Kedapatan Parkir Liar di Jaktim Ditindak

Selasa, 28 Juli 2026 3637

MRT Jakarta Jalin Kerja Sama Peningkatan Layanan Pengumpulan Tarif Otomatis Fase 1 Lin Utara Selatan

MRT Jakarta Sepakati Kerja Sama Peningkatan Layanan Sistem Pengumpulan Tarif Otomatis

Rabu, 29 Juli 2026 1933

IMG 20260731 WA0041

Area Kumuh Sekitar Terminal Tanjung Priok Ditata Jadi Taman

Jumat, 31 Juli 2026 1504

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks