Ahok Copot Tiga PNS DKI

Jumat, 24 Oktober 2014 Reporter: Erna Martiyanti Editor: Agustian Anas 15925

imade karmayoga dok beritajakarta

(Foto: doc)

Sebanyak tiga pegawai negeri sipil (PNS) eselon IV di Unit Layanan Pengadaan Barang dan Jasa (ULP) DKI Jakarta dicopot dari jabatannya. Ketiganya terbukti melakukan tindakan indisipliner dengan meminta uang komisi atau sogokan untuk melancarkan proses lelang dari satuan kerja perangkat daerah (SKPD).

Mereka dimutasi karena masalah disiplin, indisipliner

Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, mengaku telah memecat tiga orang pegawai ULP. "Iya (benar dipecat), enggak tahu (mereka) ditaruh dimana (jabatan baru)," ‎tegas Basuki, di Balaikota, Kamis (23/10).

Pria yang akrab disapa Ahok itu mengatakan, tiga PNS itu telah meminta komisi kepada para SKPD DKI yang sedang melakukan lelang pengadaan barang dan jasa. Apabila SKPD tidak memenuhi permintaan pegawai itu, permohonan lelang tender tidak diproses. Sementara jika SKPD memenuhi permintaan pegawai ULP itu, permohonan lelang tender bakal dipercepat.

Ahok mengaku sejak awal tidak setuju dengan mekanisme pembentukan ULP DKI. Saat itu, BKD DKI Jakarta telah disarankan agar menyelenggarakan seleksi terbuka atau lelang jabatan bagi pegawai ULP DKI. Namun karena keterbatasan waktu, akhirnya pegawai ULP DKI diambil dari anggota ULP masing-masing SKPD. Hal itulah yang dianggap kurang baik, karena budaya lama masih tetap akan digunakan untuk proses lelang. Padahal Ahok tengah berusaha untuk melakukan reformasi birokrasi terhadap jajarannya.

"Mereka (SKPD) masing-masing kirim dua pegawainya jadi pegawai ULP. Kalau pegawainya masih ikut (budaya) lama, ya pasti berkas (lelang) ditahan-tahan," ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DKI Jakarta, I Made Karmayoga, membenarkan ada tiga PNS di ULP yang dicopot dari jabatannya. Mereka terbukti meminta komisi kepada SKPD untuk melancarkan proses lelang. "Mereka dimutasi karena masalah disiplin, indisipliner," kata Made.

Dikatakan Made, ketiga pegawai yang dicopot tersebut telah dimutasi ke jabatan lain, yakni di Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Damkar dan PB) DKI, Biro Umum, dan Dinas Perhubungan DKI Jakarta. Sayangnya Made enggan menyebutkan nama pegawai ULP yang telah dimutasi tersebut.

BERITA TERKAIT
Lurah Mulyadi

Lurah Tugu Utara Terancam Jadi Staf

Jumat, 19 September 2014 13060

jokowi_wawancara_balkot_wahyu_stok.jpg

Akhir Masa Jabatan, Jokowi Bakal Rombak Jajarannya

Selasa, 26 Agustus 2014 8494

Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama menjamin situasi di ibu kota teta

Basuki Janji Pejabat Nakal Langsung Dicopot

Senin, 18 Agustus 2014 7040

Plt Gubernur Basuki Tjahaja Purnama

Ahok Minta Kadis Tata Ruang Bersihkan Pejabat Nakal

Rabu, 13 Agustus 2014 6619

BERITA POPULER
Gub pramono Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu rezap

Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

Jumat, 30 Oktober 2026 7096

IMG 20261031 WA0044

Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

Sabtu, 31 Oktober 2026 4786

Mobil patah as budi

Petugas Dishub Evakuasi Mobil Patah As Roda di Cengkareng

Senin, 02 November 2026 1773

PJLP dki dok

Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

Jumat, 30 Oktober 2026 2432

Binamarga penertiban kabel udara sunter jakut jati

5,6 Kilometer Kabel Udara di Tanjung Priok Dipindah ke SJUT

Senin, 02 November 2026 961

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks