Pelantikan Presiden, Transjakarta Koridor I Dihentikan Sementara

Jumat, 17 Oktober 2014 Reporter: Erna Martiyanti Editor: Erikyanri Maulana 5494

transjakarta_medan-merdeka.jpg

(Foto: doc)

Unit Pengelola (UP) Transjakarta berencana menghentikan sementara operasional Transjakarta koridor I saat berlangsungnya Syukuran Rakyat yang digelar terkait pelantikan Jokowi-Jusuf Kalla sebagai Presiden dan Wakil Presiden RI periode 2014-2019.

Kami hentikan saja dahulu. Mau dialihkan juga tidak bisa

Pasalnya, kegiatan yang akan diisi kirab budaya tersebut akan mengambil rute sepanjang Jl Jenderal Sudirman hingga Jl MH Thamrin yang merupakan jalur utama bus Transjakarta koridor I jurusan Blok M-Kota.

Kepala UP Transjakarta, Pargaulan Butarbutar mengatakan, jika kirab budaya dimulai dari Jl Jenderal Sudirman, maka operasional koridor I Transjakarta akan dihentikan sementara. "Kami hentikan saja dahulu. Mau dialihkan juga tidak bisa," ujar Pargaulan, Jumat (17/10).

Namun, pihaknya hingga kini belum mendapatkan perintah pengalihan rute Transjakarta dari Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta. "Belum ada perintah (pengalihan rute) dari mana ke mana. Jadi kami alihkan secara situasional saja," katanya.

Selain koridor I, ditambahkan Pargaulan, koridor II (Harmoni-Pulogadung) juga bersinggungan dengan rencana rute kirab budaya tersebut. Namun, untuk koridor II, rute bisa dialihkan dari Harmoni melewati Jl Medan Merdeka Barat. "Karena Jalan Medan Merdeka Barat dipakai, maka rute beralih dari Harmoni langsung ke Jalan Juanda lalu ke Pasar Baru, Tugu Tani langsung ke Pulogadung," ucap Pargaulan.

Sementara itu, Kepala Dishub DKI Jakarta, Muhammad Akbar meminta massa yang mengikuti kirab budaya untuk tidak menggunakan jalur Transjakarta agar tidak mengganggu operasional bus tersebut. "Berdasarkan informasi akan ada arak-arakan di Jalan Sudirman dan Jalan Thamrin, paling ya sekitar koridor itu saja yang terpengaruh. Tapi sejauh ini kami berasumsi normal, tidak ada gangguan," katanya.

Akbar juga meminta para pengendara yang tidak memiliki kepentingan untuk tidak melintasi jalur kirab budaya karena khawatir terjebak macet. Kendati demikian kebijakan pengalihan arus atau penghentian operasional sementara melihat situasi di lapangan.

"Artinya menginformasikan ke masyarakat, bahwa Senin (20/10) akan ada keramaian di kawasan Sudirman-Thamrin sehingga kalau tidak perlu banget ke sana, ya sebaiknya menghindar," ucapnya.

Seperti diketahui, relawan Jokow-JK bakal menyelenggarakan pesta rakyat usai pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih pada Senin (20/10) mendatang.

Acara akan dipusatkan di kawasan silang Monas. Salah satu acara yang bakal digelar untuk merayakan pelantikan Jokowi-JK yakni kirab budaya atau pawai. Kirab dimulai pukul 12.00 dari Jl Jenderal Sudirman menuju Jl MH Thamrin, Jl Merdeka Barat dan berakhir di Monas.

BERITA TERKAIT
kereta kencana dok bjcom

Usai Dilantik, Jokowi Diarak Naik Kereta Kencana

Kamis, 16 Oktober 2014 5088

basuki t purnama rumah kita tebet

Pelantikan Jokowi, Ahok Minta PNS Tidak Bolos

Jumat, 17 Oktober 2014 4126

Distamkam Minta Jaminan Koordinator Syukuran Rakyat Tak Rusak Taman

Pesta Rakyat Jangan Sampai Merusak Taman

Kamis, 16 Oktober 2014 4872

pelantikan jokowi sebagai gubernur dki jakarta dok beritajakarta

Keppres Turun, Jokowi Siap Dilantik

Rabu, 15 Oktober 2014 4614

BERITA POPULER
Gub pramono Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu rezap

Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

Jumat, 30 Oktober 2026 7160

IMG 20261031 WA0044

Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

Sabtu, 31 Oktober 2026 4849

Mobil patah as budi

Petugas Dishub Evakuasi Mobil Patah As Roda di Cengkareng

Senin, 02 November 2026 3028

PJLP dki dok

Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

Jumat, 30 Oktober 2026 2579

Binamarga penertiban kabel udara sunter jakut jati

5,6 Kilometer Kabel Udara di Tanjung Priok Dipindah ke SJUT

Senin, 02 November 2026 1274

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks