Monyet Hasil Razia Bakal Dilepas di Pulau Seribu

Kamis, 06 Februari 2014 Reporter: Erna Martiyanti Editor: Lopi Kasim 6102

razia_topeng_monyet_budi3.jpg

(Foto: doc)

Sebanyak 67 ekor monyet hasil razia yang dilakukan Pemprov DKI beberapa waktu lalu telah dinyatakan sehat oleh Dinas Kelautan dan Pertanian (DKP) DKI Jakarta. Rencananya, puluhan monyet tersebut akan dilepasliarkan di Kepulauan Seribu. Pelepasan rencananya akan dilakukan saat curah hujan mulai berkurang.

Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo mengatakan, pihaknya sengaja memilih Kepulauan Seribu untuk melepas monyet-monyet tersebut. Sebab, pengelola Taman Margasatwa Ragunan (TMR) menolak untuk menampung hewan hasil razia itu lantaran menderita penyakit menular.

"Banyak lah tempatnya, di Pulau Seribu juga ada. Banyak lokasi yang bisa dipilih, tapi yang terlokalisir lah. Karena monyetnya sakit. Banyak penyakitnya, seperti hepatitis dan TBC. Jadi kalau TMR nggak mau ya sudah," ujar Jokowi, di Balaikota DKI Jakarta, Kamis (6/2).

Kepala Dinas Kelautan dan Peternakan DKI Jakarta, Ipih Ruyani menambahkan, dari total 83 ekor monyet hasil razia, sebanyak 67 ekor sudah dinyatakan sehat. Sehingga monyet tersebut siap untuk dilepaskan. Sementara sisanya yakni 16 ekor, masih menderita TBC, sehingga masih harus menjalani perawatan. "Monyet yang siap dilepaskan ada 67 ekor. Sisanya 16 ekor masih menderita TBC," kata Ipih.

Dikatakan Ipih, ada tiga pulau sebagai lokasi pelepasan puluhan monyet tersebut. Lokasinya, yakni di Pulau Tikus, Pulau Damar dan Pulau Bokor. "Nanti dilepasnya kalau kondisi cuaca sudah baik," kata Ipih. 

Seperti diketahui, pengelola TMR menolak menampung monyet-monyet hasil razia yang dilakukan Pemprov DKI Jakarta. Sebab, monyet jalanan tersebut mayoritas menderita penyakit menular seperti TBC dan hepatitis. Sehingga dikhawatirkan jika tetap ditampung di Ragunan bisa menularkan penyakit berbahaya tersebut.

 
BERITA TERKAIT
BERITA POPULER
IMG 20260202 WA0102

Lapak Bensin Eceran di Jl Hadiah Utama Ditertibkan

Senin, 02 Februari 2026 2601

Cuaca Hujan Jati jakarta bmkg

Hujan Merata Diprakirakan Basahi Jakarta Hari Ini

Senin, 02 Februari 2026 734

Cabai Pasar Induk Kramat Jati Otoy

BPS Catat DKI Alami Deflasi 0,23 Persen Selama Januari 2026

Senin, 02 Februari 2026 637

Kominfo Jakut Gandeng Jakut Hub Perkuat Literasi Digital Generasi Muda

Sudin Kominfotik Jakut Berkolaborasi Tingkatkan Literasi Digital

Selasa, 27 Januari 2026 1399

Masa pembelajaran jarak jauh (PJJ) diperpanjang

Pramono Perpanjang Masa PJJ Sampai 1 Februari

Kamis, 29 Januari 2026 1014

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks