Banjir Hasilkan 91.529 Ton Sampah

Senin, 03 Februari 2014 Reporter: Erna Martiyanti Editor: Dunih 3875

sampah_pasca_banjir_jakarta_dok.jpg

(Foto: doc)

Banjir yang melanda Jakarta menjadi pekerjaan rumah tersendiri bagi Dinas Kebersihan DKI Jakarta. Pasalnya, banjir di ibu kota selama 15 hari itu menghanyutkan 91.529 ton sampah. Sampah-sampah itu kemudian diangkut untuk dibuang ke Bantar Gebang, Bekasi, sejak tanggal 18 Januari hingga 1 Februari.

"Berdasarkan laporan kami selama 15 hari, total sampah yang diangkut akibat banjir mencapai 91.529 ton dengan 10.899 rit (perjalanan bolak-balik)," kata Unu Nurdin, Kepala Dinas Kebersihan DKI Jakarta, Senin (3/2).

Menurut Unu, jumlah tersebut terdiri dari sampah yang menyangkut di sungai-sungai sebanyak 5.698 ton dengan 459 rit. Semantara sebanyak 85.650 ton dengan 10.440 rit, merupakan sampah rutin selama banjir setiap harinya. "Sampah menumpuk juga di tempat-tempat pengungsian. Karena pengungsi makan menggunakan bungkus nasi," ujarnya.

Sampah banjir yang ada di badan sungai, paling banyak menumpuk di Jembatan Kalibata, Jembatan Kampung Melayu, Pintu Air Manggarai, Pintu Air Pluit dan Pintu Air Perintis Kemerdekaan, Pintu Air Karet, Jembatan Season City dan Teluk Gong. Di lokasi tersebut, telah disiapkan eskavator untuk mengangkut sampah, sehingga aliran air tidak terhambat.

"Sampah-sampah dikumpulkan dengan menggunakan eskavator, kemudian dimasukkan ke truk sampah dan dibawa ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA)," jelas Unu.

Dia mengungkapkan sampah-sampah akibat bencana banjir itu tergolong dalam kategori sampah berat, di antaranya kasur, bambu, kayu, lemari, kulkas, furniture dan perabot rumah tangga lainnya. "Selain jumlahnya yang banyak, sampah-sampah tersebut juga telah bercampur dengan air, sehingga jadi semakin berat dan menambah volume," ucapnya.

Puluhan ribu ton sampah tersebut, kemudian dibawa ke Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang, Bekasi. Karena jika tidak langsung dibuang, sampah akan menimbulkan bau tidak sedap. "Jadi, kita tidak tunggu-tunggu lagi. Sampah-sampah yang sudah dimasukkan ke dalam truk sampah langsung kita bawa ke Bantar Gebang supaya tidak ada penumpukan," tandasnya.

BERITA TERKAIT
BERITA POPULER
Program magang disnakertrans gery ist3

1.000 Lulusan SMA Sederajat Ikut Program Pemagangan di 67 Perusahaan

Senin, 04 Mei 2026 871

Gubernur pramono danatara psel rezap

Pemprov DKI-Danantara Sepakat Bangun PSEL

Senin, 04 Mei 2026 771

Dinkes mayday monas desi

Dinkes DKI Siagakan Posko Kesehatan di Peringatan May Day 2026

Jumat, 01 Mei 2026 1148

RZA 0510

Pramono Pastikan Pemprov Hadir Dukung Pembangunan Keluarga

Senin, 04 Mei 2026 591

IMG 20260430 WA0117

Transjakarta-Kemnaker Perkuat Ekosistem Ketenagakerjaan Sektor Transportasi Publik

Kamis, 30 April 2026 1077

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks