Kegiatan Edukasi dan Dialog Perpajakan Digelar di Jaktim

Rabu, 22 November 2017 Reporter: Suparni Editor: Andry 1937

Walikota Jaktim Membuka Edukasi dan Dialog Perpajakan Bagi Bendahara

(Foto: Suparni)

Wali Kota Jakarta Timur, Bambang Musyawardana membuka kegiatan edukasi dan dialog perpajakan di kantornya, Jl Dr Sumarno, Pulogebang, Cakung. Rencananya, kegiatan ini akan berlangsung hingga tiga hari ke depan.

Melalui kegiatan ini Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) diharapkan makin baik

"Melalui kegiatan ini Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) diharapkan makin baik dan berkualitas sesuai Standar Akuntansi Pemerintah (SAP)," ujar Bambang, Rabu (22/11).

Di tempat yang sama, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Pajak Jakarta Timur, Harta Indra Tarigan mengatakan, kegiatan ini diikuti ratusan bendahara dari sekolah, kelurahan, kecamatan hingga puskesmas.

"Kegiatan ini bertujuan agar para bendahara mendapat pengetahuan soal fungsi dan tugas mereka agar menjalankan kewajibannya secara benar," tandasnya.

BERITA TERKAIT

UPPRD Jaksel Pasang 19 Plang Penunggak Pajak

Sabtu, 28 Oktober 2017 3100

Empat Objek Penunggak PBB P2 di Cilincing Dipasangi Stiker

Empat Objek Penunggak PBB P2 di Cilincing Dipasangi Stiker

Selasa, 21 November 2017 1785

       18 WP PBB P2 di Taman Sari Dipasang Stiker Penunggak Pajak

18 Penunggak Pajak di Taman Sari Dipasang Stiker

Rabu, 15 November 2017 3329

BERITA POPULER
IMG 20260225 WA0053

Pengendara Diminta Tak Lintasi Jalan Kampung Kramat

Rabu, 25 Februari 2026 40356

IMG 20260221 WA0050

Warga RW 06 Pekayon Berbagi Takjil ke Pengendara

Sabtu, 21 Februari 2026 3696

Pelepasan jenazah Harianto Badjoeri tiyo

Kasatpol PP DKI Periode 2005-2010 Harianto Badjoeri Wafat

Senin, 23 Februari 2026 2073

IMG 20260221 WA0159

Wagub Bersilaturahmi dengan Warga di Masjid Lautze

Sabtu, 21 Februari 2026 2046

Pramudi Transjakarta ApelKeselamatan

Pramudi Transjakarta Ikuti Apel Keselamatan

Kamis, 26 Februari 2026 582

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks