Sudin Kesehatan Jaktim Sosialisasikan Penanganan Gizi Buruk

Kamis, 09 November 2017 Reporter: Suparni Editor: Andry 1950

Lintas Sektoral Diminta Bekerjasama Cegah Gizi Buruk

(Foto: Suparni)

Suku Dinas Kesehatan Jakarta Timur menggelar diseminasi informasi penanggulangan masalah gizi buruk di kantor wali kota setempat. Kegiatan tersebut diikuti 150 perwakilan mulai dari lurah, camat dan puskesmas.

Penanganannya perlu kerja sama lintas sektoral dan lintas program

"Penanganannya perlu kerja sama lintas sektoral dan lintas program. Karena penyebab gizi buruk itu multi faktor," ujar Dina Nurjanah, Kepala Seksi Kesehatan Masyarakat Suku Dinas Kesehatan Jakarta Timur, Kamis (9/11).

Ia megatakan, kerja sama lintas sektoral bisa melalui pendidikan gizi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga pola makan sehat hingga pelatihan kepada kelompok ibu menyusui.

"Dengan pendidikan gizi seimbang dan mengubah perilaku makan anak, mudah-mudahan dapat mencegah terjadinya gizi buruk," tandasnya.

BERITA TERKAIT
100 Balita Dapat Layanan Kesehatan Posyandu

Cegah Gizi Buruk, Layanan Posyandu Ditingkatkan

Jumat, 24 Juni 2016 3693

 Posyandu Serentak Digelar Di Pulau Panggang

Cegah Gizi Buruk Pemkab Gencarkan Posyandu

Senin, 25 Januari 2016 4020

Puskesmas Cipayung Miliki Ruang Penanganan Gizi Buruk

Puskesmas Cipayung Miliki Ruang Penanganan Gizi Buruk

Jumat, 31 Maret 2017 8960

BERITA POPULER
Kebakaran sunter agung anita

Kebakaran di Sunter Agung Berhasil Dipadamkan

Rabu, 13 Mei 2026 6388

LRT fase 1b gery ist

Ditarget Beroperasi Agustus 2026, Pramono Pastikan Keamanan Proyek LRT

Rabu, 13 Mei 2026 1132

183 Ekor Ikan Napoleon Dilepas di Perairan Pulau Panggang

183 Ekor Ikan Napoleon Dilepas di Perairan Pulau Panggang

Selasa, 12 Mei 2026 1387

Sapi Kurban dok

Pemprov DKI Pastikan Pelaksanaan Kurban Berjalan Tertib dan Higienis

Rabu, 13 Mei 2026 928

Monas dok2

Pramono: Jakarta Tetap Ibu Kota hingga Terbitnya Keppres

Rabu, 13 Mei 2026 791

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks