Kamis, 30 Januari 2014
Reporter: Erna Martiyanti
Editor: Dunih
2611
(Foto: doc)
Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo mengakui, pengelola Taman Margasatwa Ragunan (TMR) menolak menampung monyet-monyet hasil razia Pemprov DKI beberapa waktu lalu. Pasalnya, monyet yang semula digunakan untuk mengamen di jalanan tersebut mayoritas menderita penyakit. Sehingga rawan menularkan penyakit kepada hewan lain koleksi TMR.
"Semuanya sakit, ada yang hepatitis, ada yang TBC, kalau dicampur dengan hewan lain takut menular. Jadi pengelola menyampaikan jangan ditempatkan di Ragunan," ujarnya, Kamis (30/1).
Jokowi menyebutkan, monyet yang terjaring razia sebanyak 83 ekor. Saat ini monyet-monyet tersebut masih ditempatkan di Balai Kesehatan Hewan dan Ikan (BKHI) Ragunan. Diakui Jokowi, monyet-monyet hasil razia itu akan dirawat lebih dulu. Ia juga menolak memusnahkan puluhan monyet penyakitan tersebut. "Masa diselamatkan dari jalanan kok dibakar," ucapnya.
BERITA TERKAIT
BERITA POPULER
TPHP Cengkareng Dirancang Jadi Destinasi Wisata
Kamis, 17 September 2026
2978
Pendataan Awal Pengadaan Tanah MRT Thamrin-Kwitang Dimulai
Sabtu, 19 September 2026
1396
Pemprov DKI Ajak Warga Hemat Energi Lewat Aksi 60 Menit Hari Ini
Sabtu, 19 September 2026
535
17 Unit Pemadam Tangani Kebakaran di Permukiman Padat Jelambar
Senin, 14 September 2026
1295
Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing