Kamis, 30 Januari 2014
Reporter: Erna Martiyanti
Editor: Dunih
2531
(Foto: doc)
Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo mengakui, pengelola Taman Margasatwa Ragunan (TMR) menolak menampung monyet-monyet hasil razia Pemprov DKI beberapa waktu lalu. Pasalnya, monyet yang semula digunakan untuk mengamen di jalanan tersebut mayoritas menderita penyakit. Sehingga rawan menularkan penyakit kepada hewan lain koleksi TMR.
"Semuanya sakit, ada yang hepatitis, ada yang TBC, kalau dicampur dengan hewan lain takut menular. Jadi pengelola menyampaikan jangan ditempatkan di Ragunan," ujarnya, Kamis (30/1).
Jokowi menyebutkan, monyet yang terjaring razia sebanyak 83 ekor. Saat ini monyet-monyet tersebut masih ditempatkan di Balai Kesehatan Hewan dan Ikan (BKHI) Ragunan. Diakui Jokowi, monyet-monyet hasil razia itu akan dirawat lebih dulu. Ia juga menolak memusnahkan puluhan monyet penyakitan tersebut. "Masa diselamatkan dari jalanan kok dibakar," ucapnya.
BERITA TERKAIT
BERITA POPULER
Kebakaran di Sunter Agung Berhasil Dipadamkan
Rabu, 13 Mei 2026
6181
Ditarget Beroperasi Agustus 2026, Pramono Pastikan Keamanan Proyek LRT
Rabu, 13 Mei 2026
1068
183 Ekor Ikan Napoleon Dilepas di Perairan Pulau Panggang
Selasa, 12 Mei 2026
1342
Pramono: Jakarta Tetap Ibu Kota hingga Terbitnya Keppres
Rabu, 13 Mei 2026
770
Pramono Pastikan Harga Hewan Kurban Masih Terkendali