Kamis, 30 Januari 2014
Reporter: Erna Martiyanti
Editor: Dunih
2579
(Foto: doc)
Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo mengakui, pengelola Taman Margasatwa Ragunan (TMR) menolak menampung monyet-monyet hasil razia Pemprov DKI beberapa waktu lalu. Pasalnya, monyet yang semula digunakan untuk mengamen di jalanan tersebut mayoritas menderita penyakit. Sehingga rawan menularkan penyakit kepada hewan lain koleksi TMR.
"Semuanya sakit, ada yang hepatitis, ada yang TBC, kalau dicampur dengan hewan lain takut menular. Jadi pengelola menyampaikan jangan ditempatkan di Ragunan," ujarnya, Kamis (30/1).
Jokowi menyebutkan, monyet yang terjaring razia sebanyak 83 ekor. Saat ini monyet-monyet tersebut masih ditempatkan di Balai Kesehatan Hewan dan Ikan (BKHI) Ragunan. Diakui Jokowi, monyet-monyet hasil razia itu akan dirawat lebih dulu. Ia juga menolak memusnahkan puluhan monyet penyakitan tersebut. "Masa diselamatkan dari jalanan kok dibakar," ucapnya.
BERITA TERKAIT
BERITA POPULER
85 Peserta Sekolah Lansia di Jakut Diwisuda
Selasa, 28 Juli 2026
9272
Pemkot Jaktim Fasilitasi Evy Tinggal di Rusun Pulo Gebang
Jumat, 31 Juli 2026
3233
14 Kendaraan Kedapatan Parkir Liar di Jaktim Ditindak
Selasa, 28 Juli 2026
3658
MRT Jakarta Sepakati Kerja Sama Peningkatan Layanan Sistem Pengumpulan Tarif Otomatis
Rabu, 29 Juli 2026
1949
Area Kumuh Sekitar Terminal Tanjung Priok Ditata Jadi Taman