Kamis, 30 Januari 2014
Reporter: Erna Martiyanti
Editor: Dunih
2486
(Foto: doc)
Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo mengakui, pengelola Taman Margasatwa Ragunan (TMR) menolak menampung monyet-monyet hasil razia Pemprov DKI beberapa waktu lalu. Pasalnya, monyet yang semula digunakan untuk mengamen di jalanan tersebut mayoritas menderita penyakit. Sehingga rawan menularkan penyakit kepada hewan lain koleksi TMR.
"Semuanya sakit, ada yang hepatitis, ada yang TBC, kalau dicampur dengan hewan lain takut menular. Jadi pengelola menyampaikan jangan ditempatkan di Ragunan," ujarnya, Kamis (30/1).
Jokowi menyebutkan, monyet yang terjaring razia sebanyak 83 ekor. Saat ini monyet-monyet tersebut masih ditempatkan di Balai Kesehatan Hewan dan Ikan (BKHI) Ragunan. Diakui Jokowi, monyet-monyet hasil razia itu akan dirawat lebih dulu. Ia juga menolak memusnahkan puluhan monyet penyakitan tersebut. "Masa diselamatkan dari jalanan kok dibakar," ucapnya.
BERITA TERKAIT
BERITA POPULER
Lapak Bensin Eceran di Jl Hadiah Utama Ditertibkan
Senin, 02 Februari 2026
5995
Rano Pastikan Perbaikan Jalan Rusak Terus Dilakukan
Selasa, 03 Februari 2026
978
Perayaan Imlek di Jakarta Bakal Lebih Semarak dan Berwarna
Selasa, 03 Februari 2026
805
Pemprov DKI Gelar Tiga Sorti Operasi Modifikasi Cuaca Hari Ini