Puluhan Ribu Hewan Kurban Masuk Jakarta

Jumat, 19 September 2014 Reporter: Erna Martiyanti Editor: Dunih 3994

Perkiraan hewan kurban yang masuk ke DKI sebanyak 93.621 hewan.

(Foto: doc)

Jelang Hari Raya Idul Adha 1435 Hijriah sebanyak 93.621 hewan diperkirakan akan masuk ke Jakarta pada musim kurban tahun ini. Hewan kurban tersebut tersebar di 1.275 lokasi yang ada di lima wilayah ibu kota untuk memenuhi kebutuhan berkurban warga ibu kota yang meningkat 10-15 persen.

Masyarakat tidak perlu khawatir, karena pasokan hewan kurban cukup banyak

Kepala Dinas Kelautan dan Pertanian DKI Jakarta, Darjamuni mengatakan, dari 93.621 hewan kurban yang akan masuk ke ibu kota terdiri dari 3.557 sapi, 65.576 kambing, 4.190 domba, dan 295 kerbau. "Perkiraan hewan kurban yang masuk ke DKI sebanyak 93.621 hewan. Semuanya akan ditampung 1.275 lokasi penampungan," kata Darjamuni, Jumat (19/9).

Menurut Darjamuni, kebutuhan hewan kurban di Jakarta tahun ini meningkat hingga 10-15 persen. Sebab, semakin tahun minat masyarakat Jakarta juga terus meningkat. "Kita perkirakan kebutuhan hewan kurban tahun ini meningkat sampai 10-15 persen dari tahun lalu. Karena minat masyarakat untuk melakukan ibadah kurban cukup tinggi," ujarnya.

Hewan-hewan kurban yang masuk ke Jakarta, kata Darjamuni, berasal dari Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Lampung. Namun, pada saat hari pemotongan nanti, tidak semua hewan terpotong. Diperkirakan hanya sekitar 57 persen dari hewan yang masuk. Hal tersebut berdasarkan dari pengalaman tahun lalu, di mana hewan kurban yang terpotong yakni hanya 43.845 hewan.

"Masyarakat tidak perlu khawatir, karena pasokan hewan kurban cukup banyak," ucapnya.

Rencananya mulai H-12 hewan-hewan kurban yang masuk ke Jakarta akan diperiksa oleh petugas gabungan. Hal tersebut untuk memastikan kesehatan hewan yang akan dipotong pada Hari Raya Idul Adha 1435 Hijriah.

Selain pemeriksaan hewan kurban, pihaknya juga akan melihat kelengkapan administrasi hewan dari daerah asal seperti Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH). Jika ditemukan hewan yang tidak dilengkapi SKKH, akan dikembalikan ke tempat asal. Sementara bila ditemukan hewan yang berpenyakit, tidak boleh dijual dan harus dipisahkan dengan hewan yang sehat supaya tidak menular.

BERITA TERKAIT
tes kesehatan hewan kurban

Pemeriksaan Kesehatan Hewan Kurban Diperketat

Jumat, 12 September 2014 4217

Pedagang Hewan Qurban Kini Mulai Marak

Pedagang Hewan Kurban di Jaktim Mulai Marak

Selasa, 09 September 2014 5188

vaksinasi anjing jhon kaban

3.500 Hewan di Jaktim Akan Divaksinasi

Jumat, 05 September 2014 4971

Warga Serbu Daging Sapi Harga Murah

DKI Suplai Ribuan Kilogram Daging Bersubsidi

Jumat, 25 Juli 2014 4285

aging murah moan

Bazar Daging Murah Jakbar Ludes Terjual

Jumat, 25 Juli 2014 4127

BERITA POPULER
Gub pramono Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu rezap

Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

Jumat, 30 Oktober 2026 7115

IMG 20261031 WA0044

Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

Sabtu, 31 Oktober 2026 4805

Mobil patah as budi

Petugas Dishub Evakuasi Mobil Patah As Roda di Cengkareng

Senin, 02 November 2026 1906

PJLP dki dok

Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

Jumat, 30 Oktober 2026 2476

Binamarga penertiban kabel udara sunter jakut jati

5,6 Kilometer Kabel Udara di Tanjung Priok Dipindah ke SJUT

Senin, 02 November 2026 1019

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks