Proyek Jl Inspeksi Terhambat Bangunan Liar

Kamis, 18 September 2014 Reporter: Devi Lusianawati Editor: Widodo Bogiarto 5080

jalan inspeksi kali grogol

(Foto: Yopie Oscar)

Proyek pembangunan Jl Inspeksi Kali Grogol di Kelurahan Palmerah, Kecamatan Palmerah, Jakarta Barat hingga kini belum dapat terealisasi. Pasalnya di sepanjang bantaran Kali Grogol itu masih berdiri sedikitnya 200 bangunan yang belum dibongkar.

Kemarin warga meminta akan membongkar sendiri rumah mereka. Baru 113 rumah yang berhasil dibongkar, sementara di bantaran kali itu ada 300-an bangunan

Koordinator Waduk dan Kali Pemprov DKI Jakarta, Heryanto menjelaskan, di bantaran Kali Grogol tersebut berdiri lebih dari 300 bangunan liar. Mereka diketahui telah mendiami kawasan tersebut sejak puluhan tahun lalu. Dari jumlah itu, sebanyak 113 bangunan liar telah dibongkar paksa Pemkot Administrasi Jakarta Barat, Selasa (16/9) lalu.

Menurut Heryanto, pihaknya tidak membongkar seluruh bangunan lantaran warga berjanji untuk membongkar sendiri bangunannya. Namun sayangnya, hingga hari ini belum ada tanda-tanda warga akan membongkar sendiri bangunannya. Padahal proyek Jl Inspeksi Kali Grogol itu mendesak dilaksanaksan agar bisa mengurai kemacetan arus lalu lintas di kawasan tersebut.

"Kemarin warga meminta akan membongkar sendiri rumah mereka. Baru 113 rumah yang berhasil dibongkar, sementara di bantaran kali itu ada 300-an bangunan," kata Heryanto, Kamis (18/9).

Heryanto mengungkapkan, pihaknya telah menurunkan petugas pengawas untuk mengawasi pembongkaran yang dilakukan warga. "Kami berharap warga segera membongkar sendiri bangunannya agar proyek jalan ini segera terealisasi," ujarnya.

Sementara itu, Rozi (48), warga RT 015/08, Kelurahan Palmerah yang rumahnya telah dibongkar, menuntut penjelasan dari Pemkot Administrasi Jakarta Barat. Sebab bangunan rumahnya memiliki sertifikat yang sah dari Badan Pertanahan Nasional (BPN).

Rozi bersama ratusan kepala keluarga (KK) lainnya yang rumahnya telah dibongkar mengimbau Pemkot Administrasi Jakarta Barat memperhatikan nasibnya. "Sampai saat ini belum ada penjelasan dari pemerintah soal nasib kami. Tolong perhatikan masa depan anak-anak kami," tukas Rozi.

Sebelumnya, Walikota Jakarta Barat, Anas Efendi menegaskan, pembongkaran bangunan tersebut dilakukan untuk proyek pembangunan Jl Inspeksi Kali Grogol dengan lebar tujuh meter. Untuk warga yang rumahnya dibongkar dan memiliki sertifikat, kata Anas, dipersilakan mengajukan bukti kepemilikan tersebut ke pemerintah. 

"Untuk bangunan yang bersertifikat, tentunya akan kita tindak lanjuti, silahkan mengajukan," ujar Anas.

BERITA TERKAIT
bongkaran palmerah

109 Rumah di Bantaran Kali Grogol Dibongkar

Selasa, 16 September 2014 4889

Warga Tak Tahu Pembangunan Jl Inspeksi Kali Grogol

Warga Tak Tahu Pembangunan Jl Inspeksi Kali Grogol

Sabtu, 23 Agustus 2014 6058

Bantaran Kali Grogol Jadi Tempat PKL

Bantaran Kali Grogol Jadi Tempat PKL

Jumat, 11 Juli 2014 4058

tanggul_sunter_bayu.jpg

Tanggul Kali Grogol di Jl S Parman Ditinggikan

Senin, 10 Februari 2014 2871

BERITA POPULER
IMG 20260319 191414

PPSU Jelambar Bersih-bersih TPS Depo Kembar

Kamis, 19 Maret 2026 2308

IMG 20260319 WA0000

Kebakaran di SMAN 84 Hanguskan Ruang Perpustakaan

Kamis, 19 Maret 2026 2249

Mudik gratis pemprov rezap

Dukung Mudik Gratis, Bank Jakarta Sediakan 20 Bus Berbagai Tujuan

Selasa, 17 Maret 2026 1691

Car free night sarinah otoy

Pemprov DKI Gelar Car Free Night saat Malam Takbiran

Kamis, 19 Maret 2026 959

Pemprov dki kemenag jalan istiqlal folmer

DKI dan Kemenag RI Sepakati Kerja Sama Pemanfaatan Barang Milik Daerah

Senin, 16 Maret 2026 1344

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks