Proyek Jl Inspeksi Terhambat Bangunan Liar

Kamis, 18 September 2014 Reporter: Devi Lusianawati Editor: Widodo Bogiarto 5236

jalan inspeksi kali grogol

(Foto: Yopie Oscar)

Proyek pembangunan Jl Inspeksi Kali Grogol di Kelurahan Palmerah, Kecamatan Palmerah, Jakarta Barat hingga kini belum dapat terealisasi. Pasalnya di sepanjang bantaran Kali Grogol itu masih berdiri sedikitnya 200 bangunan yang belum dibongkar.

Kemarin warga meminta akan membongkar sendiri rumah mereka. Baru 113 rumah yang berhasil dibongkar, sementara di bantaran kali itu ada 300-an bangunan

Koordinator Waduk dan Kali Pemprov DKI Jakarta, Heryanto menjelaskan, di bantaran Kali Grogol tersebut berdiri lebih dari 300 bangunan liar. Mereka diketahui telah mendiami kawasan tersebut sejak puluhan tahun lalu. Dari jumlah itu, sebanyak 113 bangunan liar telah dibongkar paksa Pemkot Administrasi Jakarta Barat, Selasa (16/9) lalu.

Menurut Heryanto, pihaknya tidak membongkar seluruh bangunan lantaran warga berjanji untuk membongkar sendiri bangunannya. Namun sayangnya, hingga hari ini belum ada tanda-tanda warga akan membongkar sendiri bangunannya. Padahal proyek Jl Inspeksi Kali Grogol itu mendesak dilaksanaksan agar bisa mengurai kemacetan arus lalu lintas di kawasan tersebut.

"Kemarin warga meminta akan membongkar sendiri rumah mereka. Baru 113 rumah yang berhasil dibongkar, sementara di bantaran kali itu ada 300-an bangunan," kata Heryanto, Kamis (18/9).

Heryanto mengungkapkan, pihaknya telah menurunkan petugas pengawas untuk mengawasi pembongkaran yang dilakukan warga. "Kami berharap warga segera membongkar sendiri bangunannya agar proyek jalan ini segera terealisasi," ujarnya.

Sementara itu, Rozi (48), warga RT 015/08, Kelurahan Palmerah yang rumahnya telah dibongkar, menuntut penjelasan dari Pemkot Administrasi Jakarta Barat. Sebab bangunan rumahnya memiliki sertifikat yang sah dari Badan Pertanahan Nasional (BPN).

Rozi bersama ratusan kepala keluarga (KK) lainnya yang rumahnya telah dibongkar mengimbau Pemkot Administrasi Jakarta Barat memperhatikan nasibnya. "Sampai saat ini belum ada penjelasan dari pemerintah soal nasib kami. Tolong perhatikan masa depan anak-anak kami," tukas Rozi.

Sebelumnya, Walikota Jakarta Barat, Anas Efendi menegaskan, pembongkaran bangunan tersebut dilakukan untuk proyek pembangunan Jl Inspeksi Kali Grogol dengan lebar tujuh meter. Untuk warga yang rumahnya dibongkar dan memiliki sertifikat, kata Anas, dipersilakan mengajukan bukti kepemilikan tersebut ke pemerintah. 

"Untuk bangunan yang bersertifikat, tentunya akan kita tindak lanjuti, silahkan mengajukan," ujar Anas.

BERITA TERKAIT
bongkaran palmerah

109 Rumah di Bantaran Kali Grogol Dibongkar

Selasa, 16 September 2014 5087

Warga Tak Tahu Pembangunan Jl Inspeksi Kali Grogol

Warga Tak Tahu Pembangunan Jl Inspeksi Kali Grogol

Sabtu, 23 Agustus 2014 6267

Bantaran Kali Grogol Jadi Tempat PKL

Bantaran Kali Grogol Jadi Tempat PKL

Jumat, 11 Juli 2014 4240

tanggul_sunter_bayu.jpg

Tanggul Kali Grogol di Jl S Parman Ditinggikan

Senin, 10 Februari 2014 2973

BERITA POPULER
IMG 20260728 WA0142

85 Peserta Sekolah Lansia di Jakut Diwisuda

Selasa, 28 Juli 2026 9234

Pemkot Jaktim Fasilitasi Evy Tinggal di Rusun Pulo Gebang

Pemkot Jaktim Fasilitasi Evy Tinggal di Rusun Pulo Gebang

Jumat, 31 Juli 2026 3202

Operasi Lintas Jaya Jaktim nur

14 Kendaraan Kedapatan Parkir Liar di Jaktim Ditindak

Selasa, 28 Juli 2026 3625

MRT Jakarta Jalin Kerja Sama Peningkatan Layanan Pengumpulan Tarif Otomatis Fase 1 Lin Utara Selatan

MRT Jakarta Sepakati Kerja Sama Peningkatan Layanan Sistem Pengumpulan Tarif Otomatis

Rabu, 29 Juli 2026 1920

IMG 20260731 WA0041

Area Kumuh Sekitar Terminal Tanjung Priok Ditata Jadi Taman

Jumat, 31 Juli 2026 1485

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks