Proyek Jl Inspeksi Terhambat Bangunan Liar

Kamis, 18 September 2014 Reporter: Devi Lusianawati Editor: Widodo Bogiarto 5285

jalan inspeksi kali grogol

(Foto: Yopie Oscar)

Proyek pembangunan Jl Inspeksi Kali Grogol di Kelurahan Palmerah, Kecamatan Palmerah, Jakarta Barat hingga kini belum dapat terealisasi. Pasalnya di sepanjang bantaran Kali Grogol itu masih berdiri sedikitnya 200 bangunan yang belum dibongkar.

Kemarin warga meminta akan membongkar sendiri rumah mereka. Baru 113 rumah yang berhasil dibongkar, sementara di bantaran kali itu ada 300-an bangunan

Koordinator Waduk dan Kali Pemprov DKI Jakarta, Heryanto menjelaskan, di bantaran Kali Grogol tersebut berdiri lebih dari 300 bangunan liar. Mereka diketahui telah mendiami kawasan tersebut sejak puluhan tahun lalu. Dari jumlah itu, sebanyak 113 bangunan liar telah dibongkar paksa Pemkot Administrasi Jakarta Barat, Selasa (16/9) lalu.

Menurut Heryanto, pihaknya tidak membongkar seluruh bangunan lantaran warga berjanji untuk membongkar sendiri bangunannya. Namun sayangnya, hingga hari ini belum ada tanda-tanda warga akan membongkar sendiri bangunannya. Padahal proyek Jl Inspeksi Kali Grogol itu mendesak dilaksanaksan agar bisa mengurai kemacetan arus lalu lintas di kawasan tersebut.

"Kemarin warga meminta akan membongkar sendiri rumah mereka. Baru 113 rumah yang berhasil dibongkar, sementara di bantaran kali itu ada 300-an bangunan," kata Heryanto, Kamis (18/9).

Heryanto mengungkapkan, pihaknya telah menurunkan petugas pengawas untuk mengawasi pembongkaran yang dilakukan warga. "Kami berharap warga segera membongkar sendiri bangunannya agar proyek jalan ini segera terealisasi," ujarnya.

Sementara itu, Rozi (48), warga RT 015/08, Kelurahan Palmerah yang rumahnya telah dibongkar, menuntut penjelasan dari Pemkot Administrasi Jakarta Barat. Sebab bangunan rumahnya memiliki sertifikat yang sah dari Badan Pertanahan Nasional (BPN).

Rozi bersama ratusan kepala keluarga (KK) lainnya yang rumahnya telah dibongkar mengimbau Pemkot Administrasi Jakarta Barat memperhatikan nasibnya. "Sampai saat ini belum ada penjelasan dari pemerintah soal nasib kami. Tolong perhatikan masa depan anak-anak kami," tukas Rozi.

Sebelumnya, Walikota Jakarta Barat, Anas Efendi menegaskan, pembongkaran bangunan tersebut dilakukan untuk proyek pembangunan Jl Inspeksi Kali Grogol dengan lebar tujuh meter. Untuk warga yang rumahnya dibongkar dan memiliki sertifikat, kata Anas, dipersilakan mengajukan bukti kepemilikan tersebut ke pemerintah. 

"Untuk bangunan yang bersertifikat, tentunya akan kita tindak lanjuti, silahkan mengajukan," ujar Anas.

BERITA TERKAIT
bongkaran palmerah

109 Rumah di Bantaran Kali Grogol Dibongkar

Selasa, 16 September 2014 5149

Warga Tak Tahu Pembangunan Jl Inspeksi Kali Grogol

Warga Tak Tahu Pembangunan Jl Inspeksi Kali Grogol

Sabtu, 23 Agustus 2014 6322

Bantaran Kali Grogol Jadi Tempat PKL

Bantaran Kali Grogol Jadi Tempat PKL

Jumat, 11 Juli 2014 4296

tanggul_sunter_bayu.jpg

Tanggul Kali Grogol di Jl S Parman Ditinggikan

Senin, 10 Februari 2014 3001

BERITA POPULER
80790596

TPHP Cengkareng Dirancang Jadi Destinasi Wisata

Kamis, 17 September 2026 2950

Pendataan pengadaan tanah MRT kwitang fakhri

Pendataan Awal Pengadaan Tanah MRT Thamrin-Kwitang Dimulai

Sabtu, 19 September 2026 1321

Pemadaman lampu hemat energi dok

Pemprov DKI Ajak Warga Hemat Energi Lewat Aksi 60 Menit Hari Ini

Sabtu, 19 September 2026 514

Kebakaran j65 jelambar jakbar budi

17 Unit Pemadam Tangani Kebakaran di Permukiman Padat Jelambar

Senin, 14 September 2026 1292

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Senin, 14 September 2026 1098

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks