Banjir Lumpuhkan Sejumlah Jalan di Ibu Kota

Rabu, 29 Januari 2014 Reporter: Rio Sandiputra, Nurito, TP Moan Simanjuntak Editor: Dunih 3104

macet_banjir_nurito.jpg

(Foto: doc)

Hujan yang terjadi sejak semalam menyebabkan sejumlah jalan di ibu kota tergenang. Akibatnya, jalanan tidak bisa dilintasi, karena genangan cukup tinggi antara 10 hingga 100 sentimeter. Kondisi ini memicu kemacetan cukup parah, karena kendaraan banyak yang terjebak di genangan tersebut.

Di Jakarta Selatan sejumlah jalan yang tergenang terlihat di Jl Kapten Tendean dengan ketinggian hingga 60 sentimeter. Genangan yang diakibatkan luapan dari Kali Krukut ini, paling parah berada di jalur dari arah Mampang menuju Blok M. Sehingga kendaraan tidak bisa melewatinya.

Genangan juga terlihat di depan Kemchik Jl Kemang Raya hingga setinggi sekitar 70 sentimeter. Pemandangan serupa juga terlihat di Jl M Saidi Pesanggrahan dengan genangan setinggi 40 sentimeter, jalan di depan Pasar Jagal Mampang 60 sentimeter, Jl Bank 70 sentimeter, Jl Abdullah Syafei Tebet 80 sentimeter, Jl Bukit Duri 80 sentimeter, depan Balai Kartini Jl Gatot Subroto 40 sentimeter, depan Pasar Cipulir 50 sentimeter, dan putaran Polsek Pancoran 30 sentimeter.

"Kita sudah turunkan lebih dari 100 petugas dan dibantu tambahan dari Ditlantas Polda Metro Jaya untuk mengurai kemacetan imbas dari genangan ini," ujar AKBP Sutimin, Kasatlantas Polres Metro Jakarta Selatan, Rabu (29/1).

Sedangkan di Jakarta Timur genangan terlihat di Jl DI Panjaitan dengan tinggi genangan hingga 60 sentimeter. Kemudian di Flyover Cawang-Halim setinggi 60 sentimeter, di kolong interchange tol dalam kota dari arah Bekasi menuju Tanjung Priok genangan setinggi 50 sentimeter, dekat gerbang Tol Kebon Nanas genangan setinggi 50 sentimeter, tepatnya di jalur lambat.

Kepala Satwil Lantas Jakarta Timur, AKBP Supoyo mengatakan, contra flow diberlakukan lantaran jalan di kolong Flyover Halim tak bisa dilintasi kendaraan. Ia sendiri belum tahu sampai kapan sistem tersebut diberlakukan, mengingat saat ini masih digenangi air dan tak bisa dilintasi kendaraan.

"Jalan menuju flyover kita tutup dan lalulintas dilakukan sistem contra flow, berlaku bagi kendaraan dari arah Tanjung Priok menuju Cililitan. Kita kerahkan 175 anggota ke lapangan untuk mengurai kemacetan,” jelasnya.

Di Jakarta Barat genangan terdapat di KM 13, tepatnya dari mulai depan halte pabrik gelas setinggi sekitar 60 sentimeter. Kemudian di depan kantor Satpas SIM Polda Metro Jaya, Daan Mogot sekitar 50 sentimeter.

Selanjutnya seputar kawanan halte busway Transjakarta Indosiar juga tergenang setinggi sekitar 30 sentimeter. Sedangkan untuk sisi arah dari Grogol menuju Cengkareng relatif aman dari genangan. 

Wakasat Lantas Wilayah Jakarta Barat, Kompol Budiyono mengatakan, untuk mengurangi kemacetan pihaknya sudah menrjunkan belasan petugas.

Selain, itu genangan yang hampir sama juga terjadi di Jl S Parman, tepatnya di depan Mal Citraland dan Universitas Trisakti yang mencapai sekitar 60 sentimeter. Kemudian Jl Tanjung Duren Raya, tepatnya dari mulai depan Polsek Tanjung Duren menuju Pasar Kopro dan sebaliknya tergenang setinggi 40 sentimeter, Jl Kamal Raya hingga pertigaan Jl Kapuk Poglar tergenang setinggi 40-50 sentimeter.
BERITA TERKAIT
BERITA POPULER
IMG 20260202 WA0102

Lapak Bensin Eceran di Jl Hadiah Utama Ditertibkan

Senin, 02 Februari 2026 3584

Cuaca Hujan Jati jakarta bmkg

Hujan Merata Diprakirakan Basahi Jakarta Hari Ini

Senin, 02 Februari 2026 737

Cabai Pasar Induk Kramat Jati Otoy

BPS Catat DKI Alami Deflasi 0,23 Persen Selama Januari 2026

Senin, 02 Februari 2026 646

Kominfo Jakut Gandeng Jakut Hub Perkuat Literasi Digital Generasi Muda

Sudin Kominfotik Jakut Berkolaborasi Tingkatkan Literasi Digital

Selasa, 27 Januari 2026 1418

Masa pembelajaran jarak jauh (PJJ) diperpanjang

Pramono Perpanjang Masa PJJ Sampai 1 Februari

Kamis, 29 Januari 2026 1034

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks