Dishub Rekayasa Lalin di Sekitar Proyek Tol Depok-Antasari

Senin, 18 September 2017 Reporter: Erna Martiyanti Editor: Andry 4186

Pembangunan Tol Depok-Antasari Dishub Rekayasa Lalin

(Foto: Erna Martiyanti)

Dinas Perhubungan DKI (Dishub) Jakarta menyiapkan rekayasa lalu lintas (lalin) sehubungan adanya pembangunan Jalan Tol Depok-Antasari. Rekayasa dilakukan sesuai dengan tahapan pembangunan Simpang Susun Antasari.

Untuk kelancaran lalu lintas kawasan sekitar pembangunan akan dilakukan rekayasa lalu lintas

Kepala Dishub DKI Jakarta, Andri Yansyah mengatakan pekerjaan pembangunan Jalan Tol Depok-Antasari memasuki tahap konstruksi Simpang Susun yang berada di Jl Pangeran Antasari–Jl TB Simatupang.

"Untuk kelancaran lalu lintas kawasan sekitar pembangunan akan dilakukan rekayasa lalu lintas," ujarnya di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (18/9).

Andri menyebutkan, pada 23 September sampai Desember 2017 lalu lintas dari Jalan Antasari menuju Lebak Bulus yang semula melalui kolong di bawah Jalan Tol JORR dialihkan belok kiri melalui detour sisi timur berputar di U-turn simpang Cilandak. Kemudian Jalan Antasari sisi timur yang mengarah ke Lebak Bulus ditutup untuk pekerjaan tiang jembatan baru sisi Utara.

Berikutnya lalu lintas dari Lebak Bulus menuju Jalan Antasari dialihkan melalui detour sisi Barat (depan Alamanda Tower) dari jalan eksisting. Sementara Jalan Antasari sisi Barat (jalan eksisting) yang mengarah ke Blok M akan ditimbun sebagai jalan detour atau pengalihan ketika jembatan sisi Utara mengarah ke Kampung Rambutan dibongkar.

Ia melanjutkan, mulai 5 Oktober sampai Desember, lalu lintas dari Kampung Rambutan menuju Lebak Bulus yang semula menggunakan jembatan eksisting akan dialihkan melalui jembatan baru sisi Selatan. Sedangkan lalu lintas dari Kampung Rambutan yang akan kembali ke Kampung Rambutan masih dapat melewati U-turn timur di bawah jalan tol JORR.

"Jembatan eksisting sisi selatan yang mengarah ke Lebak Bulus dibongkar dikarenakan terkena pekerjaan Gate Tol dan jembatan pengganti di sisi selatan jembatan eksisting dapat dipergunakan pada tanggal 24 September 2017" tuturnya.

Pada 10 Oktober sampai Desember, sambung Andri, lalu lintas dari Lebak Bulus menuju Kampung Rambutan yang semula menggunakan jembatan eksisting sisi utara dialihkan melalui detour depan Alamanda Tower belok kanan jalan detour belok kiri di Jalan TB Simatupang untuk menuju Kampung Rambutan, belok kanan di bawah jalan tol JORR menuju Lebak Bulus.

Kemudian jembatan eksisiting sisi utara yang mengarah ke Kampung Rambutan dibongkar karena terkena pekerjaan Gate Tol dan jembatan pengganti dibangun di sisi utara dari jembatan eksisting.

"Setelah pekerjaan selesai, pengaturan arus lalu lintas kembali seperti semula," tuturnya.

Ia mengimbau kepada para pengguna jalan agar menghindari ruas jalan tersebut dan dapat menyesuaikan pengaturan lalu lintas yang ditetapkan. Selain itu juga mematuhi rambu–rambu lalu lintas, petunjuk petugas di lapangan serta mengutamakan keselamatan di jalan.

BERITA TERKAIT
Sudinhub Jaksel Bakal Rekayasa Lalin di Jalan Mampang

Sudinhub Jaksel Bakal Rekayasa Lalin di Jl Mampang Prapatan

Rabu, 13 September 2017 2458

Besok, Rekayasa Lalu Lintas Diberlakukan di Trafict Light Kalimalang

Besok, Rekayasa Lalin Diberlakukan di Traffic Light Kalimalang

Rabu, 06 September 2017 2979

Rekayasa Lalin Digelar di Jl Pegangsaan Dua

Rekayasa Lalin Digelar di Jl Pegangsaan Dua

Senin, 19 September 2016 6325

BERITA POPULER
IMG 20260202 WA0102

Lapak Bensin Eceran di Jl Hadiah Utama Ditertibkan

Senin, 02 Februari 2026 3960

Rano tinjau Jalan Rusak Thamrin jati

Rano Pastikan Perbaikan Jalan Rusak Terus Dilakukan

Selasa, 03 Februari 2026 486

Cuaca Hujan Jati jakarta bmkg

Hujan Merata Diprakirakan Basahi Jakarta Hari Ini

Senin, 02 Februari 2026 739

Cabai Pasar Induk Kramat Jati Otoy

BPS Catat DKI Alami Deflasi 0,23 Persen Selama Januari 2026

Senin, 02 Februari 2026 648

Masa pembelajaran jarak jauh (PJJ) diperpanjang

Pramono Perpanjang Masa PJJ Sampai 1 Februari

Kamis, 29 Januari 2026 1146

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks