Mantan Wartawan Babak Belur Dipukuli Pemotor

Kamis, 27 Maret 2014 Reporter: Nurito Editor: Lopi Kasim 3252

wartawan_dipikuli_babakbelur_nurito.jpg

(Foto: doc)

Naas dialami Suharto (60) warga RW 13 Cipinang Besar Utara. Mantan wartawan Poskota ini babak belur saat memisahkan dua pengendara motor yang berkelahi di Jl Raya Bekasi Timur, Jatinegara, Jakarta Timur, Kamis (27/3). Korban mengalami luka parah pada bagian wajahnya hingga harus menjalani operasi mata setelah dipukuli salah satu pengendara motor yang berkelahi. 

Informasi di lapangan, kejadian bermula saat dua pengendara sepeda motor berkelahi di Jl Raya Bekasi Timur, tepatnya di samping kantor Imigrasi Jakarta Timur. Pemicunya sepele, hanya karena bersenggolan saat melaju dari arah Pondok Kopi menuju Jatinegara. Keduanya pun duel hingga memicu kemacetan arus lalu lintas di kawasan tersebut.

Melihat kejadian itu, korban yang juga Koordinator Keamanan RW 13 Cipinang Besar Utara (Cibesut), mencoba melerai keributan yang terjadi. Sebab, aksi kedua pemotor itu justru mengganggu pengendara lainnya. Namun, hal tersebut malah memicu salah satu pengendara yang diketahui bernama Yasir (35) emosi. Kemudian Yasir memukuli korban hingga babak belur. Bahkan, mata sebelah kiri korban pecah, akibat terkena batu cincin yang dikenakan pelaku.

Saat ribut-ribut itulah, pengendara lainnya yang terlibat duel dengan pelaku justru kabur. Tinggalah Yasir dengan Suharto di lokasi kejadian. Warga sekitar yang melihat kejadian itupun geram. Alhasil, warga langsung menghakimi pelaku hingga babak belur. "Saya kan niatnya hanya memisahkan orang berkelahi. Karena memacetkan lalu lintas. Malah saya dipukuli sama salah satu pengendara motor yang berkelahi," ujar Suharto, Kamis (27/3).

Suharto akhirnya dilarikan ke RS Premier Jatinegara oleh warga sekitar. Di rumah sakit, korban mendapatkan 10 jahitan di pelipis kirinya. Namun menurut dokter, korban harus dioperasi karena di bagian matanya ada yang pecah. Sedangkan Yasir, pelaku penganiayaan itu diamankan pihak kepolisian dan digiring ke Mapolsek Jatinegara, untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Hingga saat ini, pelaku yang kesehariannya berjualan mainan anak-anak di Pasar Gembrong, Jatinegara masih menjalani pemeriksaan.

Kapolsek Jatinegara, Kompol Suminto mengatakan, saat ini pelaku sudah diamankan. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku akan dikenai Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan dengan ancaman hukumannya maksimal 7 tahun penjara. "Kami masih memeriksa pelakunya, kemungkinan akan ditahan. Pelaku dijerat Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan," tandasnya.
BERITA TERKAIT
BERITA POPULER
Gub pramono Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu rezap

Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

Jumat, 30 Oktober 2026 7121

IMG 20261031 WA0044

Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

Sabtu, 31 Oktober 2026 4811

Mobil patah as budi

Petugas Dishub Evakuasi Mobil Patah As Roda di Cengkareng

Senin, 02 November 2026 1932

PJLP dki dok

Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

Jumat, 30 Oktober 2026 2480

Binamarga penertiban kabel udara sunter jakut jati

5,6 Kilometer Kabel Udara di Tanjung Priok Dipindah ke SJUT

Senin, 02 November 2026 1037

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks