Mantan Wartawan Babak Belur Dipukuli Pemotor

Kamis, 27 Maret 2014 Reporter: Nurito Editor: Lopi Kasim 3096

wartawan_dipikuli_babakbelur_nurito.jpg

(Foto: doc)

Naas dialami Suharto (60) warga RW 13 Cipinang Besar Utara. Mantan wartawan Poskota ini babak belur saat memisahkan dua pengendara motor yang berkelahi di Jl Raya Bekasi Timur, Jatinegara, Jakarta Timur, Kamis (27/3). Korban mengalami luka parah pada bagian wajahnya hingga harus menjalani operasi mata setelah dipukuli salah satu pengendara motor yang berkelahi. 

Informasi di lapangan, kejadian bermula saat dua pengendara sepeda motor berkelahi di Jl Raya Bekasi Timur, tepatnya di samping kantor Imigrasi Jakarta Timur. Pemicunya sepele, hanya karena bersenggolan saat melaju dari arah Pondok Kopi menuju Jatinegara. Keduanya pun duel hingga memicu kemacetan arus lalu lintas di kawasan tersebut.

Melihat kejadian itu, korban yang juga Koordinator Keamanan RW 13 Cipinang Besar Utara (Cibesut), mencoba melerai keributan yang terjadi. Sebab, aksi kedua pemotor itu justru mengganggu pengendara lainnya. Namun, hal tersebut malah memicu salah satu pengendara yang diketahui bernama Yasir (35) emosi. Kemudian Yasir memukuli korban hingga babak belur. Bahkan, mata sebelah kiri korban pecah, akibat terkena batu cincin yang dikenakan pelaku.

Saat ribut-ribut itulah, pengendara lainnya yang terlibat duel dengan pelaku justru kabur. Tinggalah Yasir dengan Suharto di lokasi kejadian. Warga sekitar yang melihat kejadian itupun geram. Alhasil, warga langsung menghakimi pelaku hingga babak belur. "Saya kan niatnya hanya memisahkan orang berkelahi. Karena memacetkan lalu lintas. Malah saya dipukuli sama salah satu pengendara motor yang berkelahi," ujar Suharto, Kamis (27/3).

Suharto akhirnya dilarikan ke RS Premier Jatinegara oleh warga sekitar. Di rumah sakit, korban mendapatkan 10 jahitan di pelipis kirinya. Namun menurut dokter, korban harus dioperasi karena di bagian matanya ada yang pecah. Sedangkan Yasir, pelaku penganiayaan itu diamankan pihak kepolisian dan digiring ke Mapolsek Jatinegara, untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Hingga saat ini, pelaku yang kesehariannya berjualan mainan anak-anak di Pasar Gembrong, Jatinegara masih menjalani pemeriksaan.

Kapolsek Jatinegara, Kompol Suminto mengatakan, saat ini pelaku sudah diamankan. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku akan dikenai Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan dengan ancaman hukumannya maksimal 7 tahun penjara. "Kami masih memeriksa pelakunya, kemungkinan akan ditahan. Pelaku dijerat Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan," tandasnya.
BERITA TERKAIT
BERITA POPULER
Program magang disnakertrans gery ist3

1.000 Lulusan SMA Sederajat Ikut Program Pemagangan di 67 Perusahaan

Senin, 04 Mei 2026 876

Gubernur pramono danatara psel rezap

Pemprov DKI-Danantara Sepakat Bangun PSEL

Senin, 04 Mei 2026 792

Dinkes mayday monas desi

Dinkes DKI Siagakan Posko Kesehatan di Peringatan May Day 2026

Jumat, 01 Mei 2026 1156

RZA 0510

Pramono Pastikan Pemprov Hadir Dukung Pembangunan Keluarga

Senin, 04 Mei 2026 596

IMG 20260430 WA0117

Transjakarta-Kemnaker Perkuat Ekosistem Ketenagakerjaan Sektor Transportasi Publik

Kamis, 30 April 2026 1096

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks