3.810 Makam di Kapuk Teko Bakal Dipindahkan

Kamis, 27 Maret 2014 Reporter: TP Moan Simanjuntak Editor: Lopi Kasim 4948

apung.jpg

(Foto: doc)

Sebanyak 3.810 makam dari Tempat Pemakaman Umum (TPU) di Kapuk Teko atau Kampung Apung, tepatnya di RW 01, Kelurahan Kapuk, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat, yang sudah terendam selama 24 tahun akan dipindahkan ke TPU Tegal Alur. Pemindahan makam tersebut dilakukan untuk menindaklanjuti pengeringan air di Kampung Apung yang saat ini sedang dilakukan.

Kepala Sudin Pemakaman Jakarta Barat, M. Yuswardi mengatakan, pasca pengeringan Kampung Apung, yang diperkirakan akan selesai dikerjakan satu bulan ke depan, pihaknya akan memindahkan sebanyak 3.810 makam yang terendam air tersebut. Pihaknya sudah memiliki rencana untuk memindahkan seluruh makam tersebut ke TPU Tegal Alur.

"Pemilihan TPU Tegal Alur kami lakukan karena selain TPU tersebut lahannya masih tersedia, juga lokasinya tidak begitu jauh," ujar Yuswardi, Kamis (27/3).

Dikatakan Yuswardi, pihaknya hingga saat ini belum melakukan sosialisasi pada ahli waris makam. Sebab, saat ini masih dalam proses pengeringan. Namun, melihat kondisi makam TPU Kapuk Teko yang sudah terendam air dengan kedalamanan lebih dari dua meter selama 24 tahun, serta terkubur lumpur dan sampah, diyakini sudah tidak ada nisan sebagai tanda membuat pihaknya sulit mengindetifikasi makam.

“Memang sampai saat ini kami belum melakukan sosialisasi para para ahli waris teknis, serta upaya terbaik pemindahan makam. Tapi, melihat kondisi makam yang sudah terendam puluhan tahun akan sulit untuk diindentifikasi satu persatu, kiranya lebih mudah dikubur secara massal di TPU Tegal Alur,” ucap Yuswardi.

Untuk biaya pemindahan makam, lanjut Yuswardi, pihaknya sampai saat ini belum mengetahui, mengingat tidak adanya anggaran tahun 2014 yang disiapkan khusus untuk pemindahan makam tersebut.

Namun, tambah Yuswardi, melihat banyaknya makam yang akan dipindahkan hingga harus mengerahkan puluhan orang penggali kubur, biaya operasional kendaraan untuk mengangkut kerangka, membeli kain kafan, peti tempat kerangka dan lain sebagainya, bila dirinci untuk satu makam diperkirakan menelan biaya Rp 1 juta. Jadi, untuk 3.810 makam akan menelan biaya sekitar Rp 3 miliar lebih.

"Tapi besarnya biaya tersebut baru sebatas rincian. Sebab, untuk anggaran tahun 2014 ini kami tidak mengangarkan biaya untuk pemindahan makam tersebut. Namun, kalaupun terlaksana kami akan mengusulkan melalui Anggaran Belanja Tambahan (ABT)," tandas Yuswardi.
BERITA TERKAIT
BERITA POPULER
Program magang disnakertrans gery ist3

1.000 Lulusan SMA Sederajat Ikut Program Pemagangan di 67 Perusahaan

Senin, 04 Mei 2026 880

Gubernur pramono danatara psel rezap

Pemprov DKI-Danantara Sepakat Bangun PSEL

Senin, 04 Mei 2026 801

Dinkes mayday monas desi

Dinkes DKI Siagakan Posko Kesehatan di Peringatan May Day 2026

Jumat, 01 Mei 2026 1162

RZA 0510

Pramono Pastikan Pemprov Hadir Dukung Pembangunan Keluarga

Senin, 04 Mei 2026 599

IMG 20260430 WA0117

Transjakarta-Kemnaker Perkuat Ekosistem Ketenagakerjaan Sektor Transportasi Publik

Kamis, 30 April 2026 1105

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks