Sebanyak 3.810 makam dari Tempat Pemakaman Umum (TPU) di Kapuk Teko atau Kampung Apung, tepatnya di RW 01, Kelurahan Kapuk, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat, yang sudah terendam selama 24 tahun akan dipindahkan ke TPU Tegal Alur. Pemindahan makam tersebut dilakukan untuk menindaklanjuti pengeringan air di Kampung Apung yang saat ini sedang dilakukan.
Kepala Sudin Pemakaman Jakarta Barat, M. Yuswardi mengatakan, pasca pengeringan Kampung Apung, yang diperkirakan akan selesai dikerjakan satu bulan ke depan, pihaknya akan memindahkan sebanyak 3.810 makam yang terendam air tersebut. Pihaknya sudah memiliki rencana untuk memindahkan seluruh makam tersebut ke TPU Tegal Alur.
"Pemilihan TPU Tegal Alur kami lakukan karena selain TPU tersebut lahannya masih tersedia, juga lokasinya tidak begitu jauh," ujar Yuswardi, Kamis (27/3).
Dikatakan Yuswardi, pihaknya hingga saat ini belum melakukan sosialisasi pada ahli waris makam. Sebab, saat ini masih dalam proses pengeringan. Namun, melihat kondisi makam TPU Kapuk Teko yang sudah terendam air dengan kedalamanan lebih dari dua meter selama 24 tahun, serta terkubur lumpur dan sampah, diyakini sudah tidak ada nisan sebagai tanda membuat pihaknya sulit mengindetifikasi makam.
“Memang sampai saat ini kami belum melakukan sosialisasi para para ahli waris teknis, serta upaya terbaik pemindahan makam. Tapi, melihat kondisi makam yang sudah terendam puluhan tahun akan sulit untuk diindentifikasi satu persatu, kiranya lebih mudah dikubur secara massal di TPU Tegal Alur,” ucap Yuswardi.
Untuk biaya pemindahan makam, lanjut Yuswardi, pihaknya sampai saat ini belum mengetahui, mengingat tidak adanya anggaran tahun 2014 yang disiapkan khusus untuk pemindahan makam tersebut.
Namun, tambah Yuswardi, melihat banyaknya makam yang akan dipindahkan hingga harus mengerahkan puluhan orang penggali kubur, biaya operasional kendaraan untuk mengangkut kerangka, membeli kain kafan, peti tempat kerangka dan lain sebagainya, bila dirinci untuk satu makam diperkirakan menelan biaya Rp 1 juta. Jadi, untuk 3.810 makam akan menelan biaya sekitar Rp 3 miliar lebih.
"Tapi besarnya biaya tersebut baru sebatas rincian. Sebab, untuk anggaran tahun 2014 ini kami tidak mengangarkan biaya untuk pemindahan makam tersebut. Namun, kalaupun terlaksana kami akan mengusulkan melalui Anggaran Belanja Tambahan (ABT)," tandas Yuswardi.
BERITA TERKAIT
BERITA POPULER
Lapak Bensin Eceran di Jl Hadiah Utama Ditertibkan
Senin, 02 Februari 2026
2609
Hujan Merata Diprakirakan Basahi Jakarta Hari Ini
Senin, 02 Februari 2026
734
BPS Catat DKI Alami Deflasi 0,23 Persen Selama Januari 2026
Senin, 02 Februari 2026
637
Sudin Kominfotik Jakut Berkolaborasi Tingkatkan Literasi Digital