DKI Kembali Dapat Sumbangan Truk Sampah

Senin, 01 September 2014 Reporter: Erna Martiyanti Editor: Agustian Anas 6484

hibah truk sampah bank mandiri

(Foto: Wahyu Ginanjar Ramadhan)

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta kembali menerima sumbangan tiga unit truk sampah dari PT Bank Mandiri. Sumbangan tiga truk sampah bermerek Hino tersebut diserahkan secara simbolis oleh Dirut PT Bank Mandiri, Budi Gunadi Sadikin kepada Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaya Purnama, di Balaikota DKI Jakarta, Senin (1/9).

Kita semua menyadari sampah begitu banyak, tapi truknya tidak cukup. Kita putuskan tidak ada lagi swasta yang mengangkut sampah

Sumbangan ini bukan yang pertama kali diterima oleh Pemprov DKI Jakarta. Setidaknya, sudah ada 75 truk yang diterima Pemprov DKI dari berbagai perusahaan swasta dan pengusaha yang ada di ibu kota.

Pria yang akrab disapa Ahok ini mengatakan, saat ini jumlah truk sampah di ibu kota masih kurang. Idealnya, jumlah truk sampah di Jakarta mencapai 700 unit karena volume sampah di Jakarta mencapai 8.700 ton per hari. "Kita semua menyadari sampah begitu banyak, tapi truknya tidak cukup. Kita putuskan tidak ada lagi swasta yang mengangkut sampah. Sekarang, kita yang kelola sendiri," kata Basuki.

Selain itu, Pemprov DKI Jakarta sejak satu tahun terakhir telah memutuskan kontrak dengan swasta. Untuk memenuhi kebutuhan truk sampah, selain menggunakan dana dari APBD DKI, pihak swasta diminta untuk turut berkontribusi. "Target kita 700 unit untuk peremajaan truk-truk sampah yang sudah tidak layak," ujarnya.

Dikatakan Ahok, kondisi truk sampah saat ini sudah tidak layak. Selain itu, juga tidak memiliki penampung air licid (air bekas sampah) sehingga air justru menetes ke jalan. "Yang paling penting tuh tampungan buat air yang netes di jalan yang bikin bau itu. Itu juga yang dikeluhkan sama kota Bekasi karena bikin bau," ucapnya.

Ahok mendorong agar pengusaha di DKI Jakarta atau perusahaan swasta yang ingin berkontribusi untuk kebersihan ibu kota dapat membantu menyumbang truk sampah. "Ya, saya minta lah sama mereka (pengusaha) bantu saja satu atau dua truk buat gua," ujarnya.

Dirut PT Bank Mandiri, Budi Gunadi Sadikin mengatakan, pihaknya sengaja memberikan sumbangan tiga unit truk sampah karena ingin membantu Jakarta dalam soal kebersihan. Terlebih, Bank Mandiri juga memiliki banyak kantor cabang di ibu kota. "Kita ingin berpartisipasi dalam mengatasi sampah di Jakarta, karena kan kita juga cari makan di sini," ucapnya.

Budi mengatakan harga satu truk sampah ini bernilai Rp 300 juta rupiah sehingga 3 truk ini dibeli kurang dari Rp 1 miliar. Penyerahan tiga truk sampah ditandai dengan penandatanganan penyerahan aset oleh Kepala Badan Pemeriksa Keuangan Daerah (BPKD) Provinsi DKI Jakarta, Endang Widjajanti dan Corporate Secretary PT Bank Mandiri Persero Tb, Nixon LP Napitupulu.

 

Seperti diketahui, dari 801 truk sampah yang dimiliki saat ini, sebanyak 510 truk di antaranya tidak layak pakai. Sebelumnya, 67 persen pengangkutan sampah dilakukan perusahaan swasta. Namun per 31 Desember 2013, kontrak kerja sama dengan 24 perusahaan pengangkut sampah dihentikan.

BERITA TERKAIT
Buang Sampah Di TPS Ciracas Harus Bayar, Warga Buang Sampah di Jalan

Buang Sampah, Warga Harus Bayar Rp 150 Ribu

Rabu, 27 Agustus 2014 7530

hibah truk sampah

Lagi, DKI Terima Sumbangan 2 Truk Sampah

Senin, 14 Juli 2014 3826

Pengelolaan Sampah

Ahok Curiga Ada Permainan Penanganan Sampah

Senin, 14 Juli 2014 4360

Buang Sampah Di TPS Ciracas Harus Bayar, Warga Buang Sampah di Jalan

Buang Sampah, Warga Harus Bayar Rp 150 Ribu

Rabu, 27 Agustus 2014 7530

BERITA POPULER
Gub pramono Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu rezap

Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

Jumat, 30 Oktober 2026 7112

IMG 20261031 WA0044

Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

Sabtu, 31 Oktober 2026 4803

Mobil patah as budi

Petugas Dishub Evakuasi Mobil Patah As Roda di Cengkareng

Senin, 02 November 2026 1887

PJLP dki dok

Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

Jumat, 30 Oktober 2026 2472

Binamarga penertiban kabel udara sunter jakut jati

5,6 Kilometer Kabel Udara di Tanjung Priok Dipindah ke SJUT

Senin, 02 November 2026 1016

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks