Calhaj Asal DKI Tak Dapat Fasilitas Tambahan

Sabtu, 30 Agustus 2014 Reporter: Erna Martiyanti Editor: Erikyanri Maulana 4401

Jamaah Haji dan Umroh Diminta Waspadai Virus Ebola

(Foto: doc)

Tidak seperti tahun-tahun sebelumnya, calon jamaah haji (calhaj) asal DKI Jakarta tahun ini tidak akan mendapatkan fasilitas katering dan transposrtasi selama berada di Mekkah, Saudi Arabia. Hal ini dikarenakan tidak adanya surat balasan dari Kementerian Agama terkait permintaan fasilitas khusus tersebut. 

Iya tahun ini jamaah asal DKI tidak akan mendapatkan fasilitas tambahan

Padahal, Pemprov DKI telah mengalokasikan anggaran untuk fasilitas khusus bagi para jamaah haji asal DKI Jakarta.

Kepala Biro Pendidikan Mental dan Spiritual (Dikmental) DKI Jakarta, Budi Utomo membenarkan jika calhaj asal DKI Jakarta tidak akan mendapatkan kedua fasilitas tersebut. Sebelumnya, pemberian fasilitas tersebut sudah dilakukan sejak lima tahun terakhir. "Iya tahun ini jamaah asal DKI tidak akan mendapatkan fasilitas tambahan," ujar Budi, Sabtu (30/8).

Dikatakan Budi, pemberian kedua fasilitas tersebut sudah dianggarkan dalam APBD 2014 dan disetujui DPRD DKI Jakarta. Namun, saat APBD diserahkan ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), anggaran tersebut diberi catatan khusus.

Pihaknya, kata Budi, kemudian berkirim surat ke Kementerian Agama agar fasilitas khusus dapat tetap diberikan kepada para calon jamaah haji asal DKI Jakarta. "Karena tidak ada surat balasan, anggarannya kita kembalikan," katanya.

Menurut Budi, alasan Kementerian Agama tidak memberi izin fasilitas tambahan, dikarenakan jamaah haji telah mendapat semua fasilitas tersebut. Namun, fasilitas hanya akan diberikan saat jamaah di Madinah saja. Sementara saat di Mekkah, jamaah hanya akan diberikan uang tunai untuk membeli makan.

"Kalau kami kan menyediakan prasmanan. Jadi jamaah tidak perlu mencari makanan. Sementara yang dari Kementerian Agama hanya diberikan uang tunai, mereka cari sendiri makanannya," ucapnya.

DKI Jakarta sendiri tahun ini mendapatkan kuota jamaah haji sebanyak 5.668 orang dengan jumlah 13 kloter pemberangkatan. "Keberangkatan kloter pertama akan dilakukan pada tanggal 1 September 2014, melalui bandara Halim Perdanakusuma," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Jamaah Haji dan Umroh Diminta Waspadai Virus Ebola

Jamaah Haji DKI Diminta Waspadai Virus Ebola

Jumat, 15 Agustus 2014 8485

ahok ulama umaro

Ahok Janji Berangkatkan Penjaga Masjid Naik Haji

Kamis, 24 Juli 2014 7844

basuki ahok safari ramadhan

Ahok: Silaturahmi tak Hanya di Bulan Ramadhan Saja

Jumat, 11 Juli 2014 3588

BERITA POPULER
IMG 20260202 WA0102

Lapak Bensin Eceran di Jl Hadiah Utama Ditertibkan

Senin, 02 Februari 2026 3944

Rano tinjau Jalan Rusak Thamrin jati

Rano Pastikan Perbaikan Jalan Rusak Terus Dilakukan

Selasa, 03 Februari 2026 482

Cuaca Hujan Jati jakarta bmkg

Hujan Merata Diprakirakan Basahi Jakarta Hari Ini

Senin, 02 Februari 2026 739

Cabai Pasar Induk Kramat Jati Otoy

BPS Catat DKI Alami Deflasi 0,23 Persen Selama Januari 2026

Senin, 02 Februari 2026 648

Masa pembelajaran jarak jauh (PJJ) diperpanjang

Pramono Perpanjang Masa PJJ Sampai 1 Februari

Kamis, 29 Januari 2026 1146

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks