Jakmart Diminta Diperbanyak di Permukiman

Jumat, 19 Mei 2017 Reporter: Suriaman Panjaitan Editor: Toni Riyanto 2771

Jakmart Diminta Diperbanyak di Permukiman

(Foto: Punto Likmiardi)

Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat meminta, outlet Jakmart diperbanyak di wilayah-wilayah permukiman warga.

Saya minta, Jakmart juga bisa masuk ke kampung-kampung agar masyarakat bisa membeli berbagai kebutuhan dengan harga terjangkau

Dikatakan Djarot, semakin dekat dengan wilayah permukiman, maka masyarakat akan bisa merasakan langsung manfaatnya.

"Saya minta, Jakmart juga bisa masuk ke permukiman agar masyarakat bisa membeli berbagai kebutuhan dengan harga terjangkau," ujar Djarot, Jumat (19/5).

Ia menambahkan, Jakmart tidak akan melayani pembelian dalam jumlah besar karena bukan untuk perkulakan.

"Kebijakan ini untuk mencegah barang yang sudah dibeli kemudian dijual di tempat lain," tandasnya.

BERITA TERKAIT
       Plt Gubernur Resmikan Minimarket Jakmart di Pasar Rawa Bening

Plt Gubernur Resmikan Jakmart di Pasar Rawa Bening

Jumat, 19 Mei 2017 5641

Barang Yang Dijual Di Jakmart Sesuai HET

Plt Gubernur: Jakmart Buka Lapangan Kerja Baru

Jumat, 19 Mei 2017 12897

Pasar Jaya Targetkan 44 Jakmart Berdiri di 2017

Pasar Jaya Targetkan Buka 44 Jakmart Selama 2017

Kamis, 06 April 2017 10092

BERITA POPULER
895 Guru PPPK Jakut dan Kepulauan Seribu Perpanjang Kontrak Kerja

Kontrak Kerja 895 Guru PPPK di Jakut dan Kepulauan Seribu Diperpanjang

Senin, 28 September 2026 1372

PMI Jaksel CFD HI tiyo

Peserta HBKB Diedukasi Pencegahan DBD

Minggu, 27 September 2026 1386

Pedagang di Atas Trotoar Jalan Mangga Besar Raya Ditertibkan

Pedagang di Jalan Mangga Besar Raya Ditertibkan

Rabu, 30 September 2026 647

Hbkb rasuna said bilal

Uji Coba HBKB Dua Kali Sepekan Diminta Terbatas

Kamis, 24 September 2026 1355

Dany ramdany

Pemkot Jakpus Jamin Pengadaan Tanah Proyek MRT Thamrin - Kwitang Dilakukan Terbuka

Kamis, 24 September 2026 1223

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks