Kampung Deret di Johar Baru Terkendala Lahan

Kamis, 27 Maret 2014 Reporter: Lopi Kasim, Ari Cleofatra Fernandea Editor: Lopi Kasim 4101

kampung_deret_petogogan_stok.jpg

(Foto: doc)

Belum adanya kesepakatan dengan warga menjadi hambatan pembangunan kampung deret di wilayah Johar Baru, Jakarta Pusat. Warga dan Pemprov DKI Jakarta belum menemui kesepakatan mengenai lahan yang akan dibangun untuk kampung deret tersebut.

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, mengatakan, rancangan pembangunan program kampung deret yang kini tengah dijalankan Pemprov DKI terhambat oleh belum adanya kesepakatan warga mengenai luas lahan yang dikelola guna membangun kampung deret di Kecamatan Johar Baru. Pembangunan baru bisa direalisasikan jika ada kesepakatan bersama dari warganya terkait lahan.

"Mereka tidak rela. Alasan mereka tidak mau alih-alih adanya perbedaan luas area tanah yang akan diterima," ujar Basuki di Balaikota, Kamis, (27/3).

Mantan Bupati Belitung Timur ini menegaskan, adanya perbedaan area luas lahan terkait pembangunan kampung deret pada wilayah tersebut merupakan masalah teknis yang mau tidak mau harus terjadi. Pasalnya, pembangunan kampung deret mempertimbangkan aspek geodesi (bentuk, luas dan permukaan tanah).

"Ada keluhan warga mengenai lahan yang terpotong untuk keperluan pembangunan seperti tanah yang terpotong guna penyediaan ruas jalan, saluran air dan sanitasi dan lain-lain," ucapnya.

Untuk itu, kata Basuki, wilayah hasil dari pemekaran dari Kecamatan Cempaka Putih tersebut belum dapat dilaksanakan.

Dikatakan Basuki, luas lahan pemukiman yang sempit tetapi indah, nyaman serta tersertifikasi lebih baik dibandingkan dengan rumah yang mempunyai tanah luas akan tetapi tidak memiliki sertifikat. Basuki berharap agar warga bisa mencapai kata mufakat, agar pembangunan pun dapat berjalan lancar. "Mereka kukuh tidak rela. Padahal lebih baik kecil tapi mempunyai sertifikat," tandasnya.
BERITA TERKAIT
BERITA POPULER
IMG 20260202 WA0102

Lapak Bensin Eceran di Jl Hadiah Utama Ditertibkan

Senin, 02 Februari 2026 2224

Cuaca Hujan Jati jakarta bmkg

Hujan Merata Diprakirakan Basahi Jakarta Hari Ini

Senin, 02 Februari 2026 733

Cabai Pasar Induk Kramat Jati Otoy

BPS Catat DKI Alami Deflasi 0,23 Persen Selama Januari 2026

Senin, 02 Februari 2026 635

Kominfo Jakut Gandeng Jakut Hub Perkuat Literasi Digital Generasi Muda

Sudin Kominfotik Jakut Berkolaborasi Tingkatkan Literasi Digital

Selasa, 27 Januari 2026 1397

Masa pembelajaran jarak jauh (PJJ) diperpanjang

Pramono Perpanjang Masa PJJ Sampai 1 Februari

Kamis, 29 Januari 2026 1012

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks