Kamis, 27 Maret 2014
Reporter: Lopi Kasim, Ari Cleofatra Fernandea
Editor: Lopi Kasim
4309
(Foto: doc)
Belum adanya kesepakatan dengan warga menjadi hambatan pembangunan kampung deret di wilayah Johar Baru, Jakarta Pusat. Warga dan Pemprov DKI Jakarta belum menemui kesepakatan mengenai lahan yang akan dibangun untuk kampung deret tersebut.
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, mengatakan, rancangan pembangunan program kampung deret yang kini tengah dijalankan Pemprov DKI terhambat oleh belum adanya kesepakatan warga mengenai luas lahan yang dikelola guna membangun kampung deret di Kecamatan Johar Baru. Pembangunan baru bisa direalisasikan jika ada kesepakatan bersama dari warganya terkait lahan.
"Mereka tidak rela. Alasan mereka tidak mau alih-alih adanya perbedaan luas area tanah yang akan diterima," ujar Basuki di Balaikota, Kamis, (27/3).
Mantan Bupati Belitung Timur ini menegaskan, adanya perbedaan area luas lahan terkait pembangunan kampung deret pada wilayah tersebut merupakan masalah teknis yang mau tidak mau harus terjadi. Pasalnya, pembangunan kampung deret mempertimbangkan aspek geodesi (bentuk, luas dan permukaan tanah).
"Ada keluhan warga mengenai lahan yang terpotong untuk keperluan pembangunan seperti tanah yang terpotong guna penyediaan ruas jalan, saluran air dan sanitasi dan lain-lain," ucapnya.
Untuk itu, kata Basuki, wilayah hasil dari pemekaran dari Kecamatan Cempaka Putih tersebut belum dapat dilaksanakan.
Dikatakan Basuki, luas lahan pemukiman yang sempit tetapi indah, nyaman serta tersertifikasi lebih baik dibandingkan dengan rumah yang mempunyai tanah luas akan tetapi tidak memiliki sertifikat. Basuki berharap agar warga bisa mencapai kata mufakat, agar pembangunan pun dapat berjalan lancar. "Mereka kukuh tidak rela. Padahal lebih baik kecil tapi mempunyai sertifikat," tandasnya.
BERITA TERKAIT
BERITA POPULER
85 Peserta Sekolah Lansia di Jakut Diwisuda
Selasa, 28 Juli 2026
9222
Pemkot Jaktim Fasilitasi Evy Tinggal di Rusun Pulo Gebang
Jumat, 31 Juli 2026
3188
14 Kendaraan Kedapatan Parkir Liar di Jaktim Ditindak
Selasa, 28 Juli 2026
3613
Area Kumuh Sekitar Terminal Tanjung Priok Ditata Jadi Taman
Jumat, 31 Juli 2026
1476
MRT Jakarta Sepakati Kerja Sama Peningkatan Layanan Sistem Pengumpulan Tarif Otomatis